Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Mimpi Tanpa Usaha
0
Suka
29
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Mimpi Tanpa Usaha

Adi adalah seorang pemuda berusia 28 tahun yang telah menganggur selama 6 tahun sejak lulus kuliah sarjana. Bukan karena sulit mencari pekerjaan, dan juga bukan karena ia memiliki warisan senilai lima ratus miliar rupiah. Ia menganggur karena satu alasan sederhana: malas.

Seharusnya, seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi memiliki kemampuan berpikir kritis, keterampilan yang berguna, serta rasa bangga atas perjuangan meraih gelar. Namun, bagi Adi, lima tahun lebih yang ia habiskan di bangku kuliah seolah tidak pernah berarti. Semua pengalaman, ilmu, dan pengorbanan kedua orang tuanya menguap begitu saja, bagaikan debu yang diterbangkan angin.

Kemalasan telah menggerogoti hatinya hingga ke akar. Ia tidak memiliki keinginan untuk bekerja, tetapi anehnya masih berharap suatu hari bisa menjadi sekaya Elon Musk. Imajinasinya tidak mengenal batas, tetapi semangat kerjanya bahkan tidak mencapai titik nol.

Apa yang membuat pemuda itu begitu yakin bahwa masa tuanya akan dipenuhi ketenangan? Apakah ia berpikir ayah dan ibunya akan hidup selamanya? Ataukah ia percaya dunia akan selalu berjalan seperti sekarang, tanpa pernah berubah?

Cara pandang hidupnya sangat sempit, bahkan terlalu sempit bagi seorang pemuda yang seharusnya telah memiliki lebih banyak pengalaman hidup.

Saat ini Adi masih tertidur lelap, padahal matahari telah berada tepat di atas kepala. Ia tetap enggan membuka mata. Baginya, tidur jauh lebih nyaman daripada menghadapi kenyataan.

Kemalasan seolah memeluknya erat, melindunginya dari kerja keras, tetapi pada saat yang sama menuntunnya perlahan menuju penderitaan dan kemiskinan. Hidup yang penuh kesulitan selalu berawal dari kebiasaan menunda dan keengganan untuk berusaha.

Teman-temannya mulai menjauh. Kedua orang tuanya hidup dalam kekecewaan dan kecemasan. Namun, kemalasan telah membutakan mata dan hatinya, membuatnya tidak lagi mampu melihat kenyataan yang perlahan menghancurkan hidupnya sendiri.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Mimpi Tanpa Usaha
Yitro
Novel
Bronze
Yang Terpilih
Kemala88
Novel
Bilang, Ibu Gak Ada di Rumah
Naufal Abdillah
Flash
Langkah Pertama
Penulis N
Novel
Janji di Bawah Langit yang Sama
Ezra Jo
Cerpen
Bronze
Merajut Diri
INeeTha
Novel
Teman dari Luka yang Sama
aether.writes
Flash
Bronze
Ke Mana Aja, Lo?
Galih Priatna
Cerpen
Springfield dan Kami
muhaibra
Flash
After Taste
Adam Nazar Yasin
Flash
Bronze
Jangan Jatuh Cinta di Titik Amplitudo!
Silvarani
Novel
Bronze
Kamuflase Cinta
Lestari Senja
Flash
Bronze
Aku Hampir Menyerah
Awan ElBiru
Cerpen
Dari Lelah Menuju Lega
Penulis N
Cerpen
Alasan Orang Indonesia Beremigrasi Keluar Negeri
Yovinus
Rekomendasi
Flash
Mimpi Tanpa Usaha
Yitro
Flash
Bronze
Penumpang Tak Terduga
Yitro
Flash
Bronze
PHP
Yitro
Flash
Bronze
Suntikan Penyesalan
Yitro
Flash
Google Membunuh Tidurku
Yitro
Flash
Suara Hati
Yitro
Flash
Langkah Pertama Menuju Kebebasan
Yitro