Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Mimpi Tanpa Usaha
0
Suka
1,628
Dibaca

Mimpi Tanpa Usaha

Adi adalah seorang pemuda berusia 28 tahun yang telah menganggur selama 6 tahun sejak lulus kuliah sarjana. Bukan karena sulit mencari pekerjaan, dan juga bukan karena ia memiliki warisan senilai lima ratus miliar rupiah. Ia menganggur karena satu alasan sederhana: malas.

Seharusnya, seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi memiliki kemampuan berpikir kritis, keterampilan yang berguna, serta rasa bangga atas perjuangan meraih gelar. Namun, bagi Adi, lima tahun lebih yang ia habiskan di bangku kuliah seolah tidak pernah berarti. Semua pengalaman, ilmu, dan pengorbanan kedua orang tuanya menguap begitu saja, bagaikan debu yang diterbangkan angin.

Kemalasan telah menggerogoti hatinya hingga ke akar. Ia tidak memiliki keinginan untuk bekerja, tetapi anehnya masih berharap suatu hari bisa menjadi sekaya Elon Musk. Imajinasinya tidak mengenal batas, tetapi semangat kerjanya bahkan tidak mencapai titik nol.

Apa yang membuat pemuda itu begitu yakin bahwa masa tuanya akan dipenuhi ketenangan? Apakah ia berpikir ayah dan ibunya akan hidup selamanya? Ataukah ia percaya dunia akan selalu berjalan seperti sekarang, tanpa pernah berubah?

Cara pandang hidupnya sangat sempit, bahkan terlalu sempit bagi seorang pemuda yang seharusnya telah memiliki lebih banyak pengalaman hidup.

Saat ini Adi masih tertidur lelap, padahal matahari telah berada tepat di atas kepala. Ia tetap enggan membuka mata. Baginya, tidur jauh lebih nyaman daripada menghadapi kenyataan.

Kemalasan seolah memeluknya erat, melindunginya dari kerja keras, tetapi pada saat yang sama menuntunnya perlahan menuju penderitaan dan kemiskinan. Hidup yang penuh kesulitan selalu berawal dari kebiasaan menunda dan keengganan untuk berusaha.

Teman-temannya mulai menjauh. Kedua orang tuanya hidup dalam kekecewaan dan kecemasan. Namun, kemalasan telah membutakan mata dan hatinya, membuatnya tidak lagi mampu melihat kenyataan yang perlahan menghancurkan hidupnya sendiri.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Mimpi Tanpa Usaha
Yitro
Flash
Yellow #3
Adel Romanza
Flash
Sayap sayap dari luka
Nunu nugraha
Flash
Monolog sunyi untuk mama
tita agnesti
Novel
Kita Dibesarkan untuk Kuat, Bukan Bahagia
Desto Prastowo
Flash
Bronze
Terombang di Palembang
Silvarani
Flash
Bronze
A Rose Bouquet in the Trash
Silvarani
Flash
Bronze
Parallel Myself in Kanagawa Morning
Silvarani
Flash
After Nine
Hans Wysiwyg
Flash
Belajar Berkata Tidak
Penulis N
Flash
JANGAN JADI GURU!
Hans Wysiwyg
Flash
Satu Persen Setiap Pagi
Penulis N
Flash
Musim Hazelnut
lidia afrianti
Cerpen
Roti Manis dan Kenangan Ibu
Hasbullah
Novel
Berdiri Di Ambang Dunia
Asep Saepuloh
Rekomendasi
Flash
Mimpi Tanpa Usaha
Yitro
Flash
Bronze
Penumpang Tak Terduga
Yitro
Flash
Google Membunuh Tidurku
Yitro
Flash
Bronze
PHP
Yitro
Flash
Bronze
Suntikan Penyesalan
Yitro
Flash
Suara Hati
Yitro
Flash
Langkah Pertama Menuju Kebebasan
Yitro