Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
TAMAT.
1
Suka
1,058
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Sebuah jari telunjuk yang tampak putih pucat dan dingin sedang menekan tombol keyboard dengan sekuat tenaga, menimbulkan suara keras dan jelas di ruang kamar yang sempit dan remang. Sebuah tanda titik di akhir kata TAMAT, dengan tegas menggambarkan perasaan penulis yang pada akhirnya mampu menuturkan kisah yang panjang penuh luka di dadanya.

Perasaan lega dan puas memenuhi hati S, seorang pria muda yang mengurung diri berhari-hari demi untuk menyelesaikan memoar yang ditulisnya. Kisah yang awalnya sulit tak menemukan akhir cerita karena rasa sesak dan perih, kini mampu S tutup dengan ucapan terimakasih karena sudah mampir membaca bersama hilangnya bisikan-bisikan di kepalanya.

Kisah yang ia tulis tidak biasa, ada kisah nyata yang menyakitkan penuh trauma di dalamnya. S kecil yang tersisihkan keluarga, dihabisi mental dan raganya oleh teman sebayanya, dan jiwa laki-lakinya hilang lenyap oleh seseorang yang selama ini ia percaya.

S menghembuskan nafas pelan, seakan sebuah beban berat telah lepas dari pundaknya, tubuhnya tidak sakit lagi. Ia berdiri dari kursi kebesarannya, bergerak beranjak ingin menyambut sang mentari yang hangat menyapa.

Tubuh S tiba-tiba membeku, namun terasa ringan seperti bulu. Matanya terbelalak terpaku, di sudut kamar yang kotor dan bau, tergeletak tubuh seseorang yang sudah terbujur kaku. 

Lantai merah penuh genangan darah, sebuah belati tergeletak membisu di sebelahnya. Goresan luka di tangan pria kaku itu, sama dengan goresan luka di tangan S. 

S menoleh pelan, menatap nanar pintu kamarnya yang digedor berkali-kali dari luar.

Terdengar sayup tangisan wanita, meraung-raung tanpa henti sambil memanggil namanya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
TAMAT.
Maryanti Oktaviani
Cerpen
Bronze
Proyek Memori: Subjek 27
Ron Nee Soo
Flash
Lemari Jam Tua
Anima Sincretica
Flash
Buku Hitam
Galdev
Flash
Pesan
Ujang Nurjaman
Cerpen
Pengertian yang Tak Mudah
Fazil Abdullah
Flash
Bronze
Chapter 13
Onet Adithia Rizlan
Novel
MEMORIES
Meria Agustiana
Cerpen
Bronze
ARSIPIR
glowedy
Cerpen
Bronze
Rakamandra
Fariduddin Aththar
Cerpen
Kelam
Rairaa
Flash
SOMNIA
Bie Farida
Flash
Siapa Pembunuh Nina?
M Fadly Hasibuan
Cerpen
Bronze
Kegelapan yang Meringkus Bulan
Aralya Seraquin
Flash
Misteri Doa Sebelum Belajar
Luca Scofish
Rekomendasi
Flash
TAMAT.
Maryanti Oktaviani
Flash
Saat Kelemahan Jadi Kemenangan
Maryanti Oktaviani
Flash
MAKANAN SULTAN
Maryanti Oktaviani
Flash
Kuyang
Maryanti Oktaviani