Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Tangan Kanan
0
Suka
3,524
Dibaca

Aku terlahir hanya dengan satu tangan. Orang-orang selalu memandangku dengan kasihan. Mungkin batin mereka berkata, dengan dua tangan saja hidup terasa berat apalagi hanya punya satu tangan. Siapa yang kuat coba?

Menjadi anak bertangan satu, aku tidak bisa melakukan apa yang dilakukan oleh saudara-saudaraku. Misalnya ketika masih kecil, aku tidak bisa berebutan mainan. Apapun mainan yang ku pegang pasti akan direbut dan aku hanya bisa menerimanya sebab ibu bilang, "Sudahlah kau main yang lain saja."

Pun begitu ketika aku remaja. Aku tidak bisa menerima banyak hadiah. Selalu diambil dan diambil terus oleh saudara-saudaraku. "Sudahlah kau satu saja cukup. Nggak boleh maruk!"

Hidup hanya dengan satu tangan membuatku kesusahan. Bahkan ketika aku sudah minggat dari rumah dan mendapat uang dari hasil keringatku sendiri, aku tetap saja tidak bisa menikmatinya. "Sudahlah kau kan belum berumah tangga perlu uang untuk apa? Kasian saudaramu itu nggak bisa beli susu buat anaknya."

Batas kesabaranku telah dikuras habis. Air mataku menetes tanpa aku perintah. Di sela isak tangisku, hatiku berbicara pada ibu, "Aku bukan Tuhan yang maha memberi, Bu. Tanganku ada dua tetapi mengapa ibu selalu mengambil satu dariku? Tidakkah Ibu peduli kepadaku?"

Aku pikir ibu akan meminta maaf lalu berhenti mengambil hakku. Tapi nyatanya ibu tetaplah pencuri. "Sudahlah kau sebagai kakak harus pengertian dengan adik-adikmu. Jika bukan kakaknya yang peduli siapa lagi?"

Lantas siapa yang peduli padaku, batinku yang tidak pernah bisa ku sampaikan pada ibu.

Aku takut. Sangat takut. Bagaimana jadinya jika aku terus melawan dan berakhir tangan kananku yang tersisa akan dicurinya lagi? Aku akan menjadi apa? Tengkorak yang tidak akan disirami kembang dan sebotol air sumur?

Sepertinya lebih baik begitu.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Tangan Kanan
Alifia Sastia
Flash
Gadis Seruling, Koin Perak, dan Penunggang Kuda
Wina Sari Ardini
Novel
Menikahi Nenek Moyang
Ari Keling
Komik
MALAIKAT DALAM BAYANGAN
Jeremia Arthur Fajar Hasian
Skrip Film
LISTEN (SCRIPT)
Ika Karisma
Flash
SALAH BELOK
Heri Winarko
Flash
Tuhan, Jadikan Hariku Senin Selalu
Jasma Ryadi
Cerpen
bocil stunting
Raja Alam Semesta
Cerpen
Cita-Cita Ayah
E. N. Mahera
Cerpen
Drama Tiga Babak
Tika Sofyan
Novel
Pada Serimbun Pohon
Aozora Rosyidi
Novel
Rumah di Tengah Hutan
KH_Marpa
Novel
Bronze
VALE N' TINO
Yant Kalulu
Novel
Bronze
Rumah sejati Ahmad Sadikin
Azis Sulaeman
Skrip Film
Orang-orang Bawah
Indah Zuhairani Siregar
Rekomendasi
Flash
Tangan Kanan
Alifia Sastia
Flash
Headset Kabel dan Lagu Jelek
Alifia Sastia
Flash
Jas Hujan
Alifia Sastia
Flash
Puber
Alifia Sastia
Flash
Warisan Turun Temurun
Alifia Sastia
Flash
Bronze
Saklar
Alifia Sastia
Flash
Orang Gila
Alifia Sastia
Flash
Jam Malam
Alifia Sastia
Flash
Surga di Telapak Kakiku
Alifia Sastia
Flash
Anak Durhaka
Alifia Sastia
Novel
Bronze
Hard for Me
Alifia Sastia
Skrip Film
Keluarga Tanpa Ibu (Script)
Alifia Sastia