Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Religi
Baju Bonekaku
1
Suka
10
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Waktu itu aku menerima boneka dari Paman. Katanya hadiah ulang tahunku yang kesepuluh. Boneka itu berbentuk beruang tampak polos dan berwarna cokelat muda, dengan garis bibir yang tersenyum. Aku memeluknya, membawanya kemana-mana. Hingga akhirnya sebuah ide terlintas di pikiranku: Bagaimana jika aku dandani saja boneka ini? Pasti dia akan lebih cantik dan keren.

Hari pertama, aku mulai mendudukan dia di meja belajar, memintanya memaniku memecah itungan matematika dasar. Hari kedua, aku punya ide untuk menyelipkan pensil di tangannya yang berbulu. Lalu berikutnya, aku meminta nenek menjahitkan baju untuknya.

Waktu terus berlalu hingga sekarang aku sudah tujuh belas tahun. Boneka beruang manisku sudah cantik terhias, bajunya bagus, bulunya bersih, semuanya tampak sempurna.

Hingga semuanya berubah ketika ada kompetisi barang antik. Tanpa berpikir panjang, aku mendaftarkan boneka beruangku ke dalam kompetisi itu dengan harapan bahwa semua dandanan ku akan dinilai sempurna dan menjadi juaranya.

Hasil penilaian pun keluar, aku melihat urutan nomor satu, dua, dan seterusnya, aku mendaftarkan bonekaku dengan nama Berry the Best. Namun TIDAK ADA. Nihil. Aku membolak-balik daftar pemenang itu dengan frustasi. Berry the Bestku dia tidak ada dalam daftar ini. Aku segera pengajukan protes ke panitia dan akhirnya penjelasan jurilah yang membuatku kaget.

"Kompetisi ini dinilai dari kemurniannya. Semua peserta wajib mengembalikan boneka ke bentuk paling dasar saat pertama kali diproduksi. idak boleh ada atribut tambahan, tidak boleh ada modifikasi."

Apa? Aku keluar dari ruangan tak percaya. Usaha yang kubuat selama ini, semuanya sia-sia. Aku harus melepas kemeja mini yang dijahit oleh Nenek dengan sisa benang tenunya. Aku juga harus mencabut pensil kayu yang sudah bertahun-tahun kuselipkan di lengan berbulunya yang empuk itu. Semua hasil dandananku selama belasan tahun, yang kubangun dengan segenap hati ternyata hanyalah sebuah atribut yang harus dipelas seketika.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Flash
Baju Bonekaku
Nona Vian
Novel
KARYA-NYA KONTRIBUTOR NURANIKU: Edisi 2023
Nuraniku UNJ
Novel
Gold
Cinta yang Seharusnya
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Tabiat tentang Keturunan
rohmat yazid nashiruddin
Flash
Keyakinan
C R KHAN
Novel
Gold
Raya
Bentang Pustaka
Flash
Kepunahan si Bungsu
Musrifah Anjali
Flash
Libero
Yattis Ai
Novel
Gold
Ada Pelangi di Balik Hujan
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian
Anggrek Handayani
Novel
Bersua di Jannah-Nya
Rahmah Athaillah
Cerpen
Bronze
Lelaki Pembelah Bulan
Imajinasiku
Novel
FII AMANILLAH
Husnulispedia
Flash
Bronze
The Groom
Farida Zulkaidah Pane
Novel
Gold
150 Kisah Utsman ibn Affan
Mizan Publishing
Rekomendasi
Flash
Baju Bonekaku
Nona Vian
Novel
Tamu
Nona Vian
Flash
Bronze
Hilang
Nona Vian
Flash
Bicara Lewat Mata
Nona Vian
Flash
Tawa
Nona Vian
Flash
Superstar
Nona Vian
Flash
Dia yang Datang
Nona Vian
Flash
Bronze
Sibuk
Nona Vian