Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
"Aku ingin bercerita padamu tentang ketidakpuasan. Di sini aku menulis untuk kau baca dari jarak sejuta angkasa."
Bintang-bintang sedang berbaris bersama senda gurau kutilang. Ia melihat bulan-bulan memanjangkan tangannya untuk mencipta segala sesuatu yang disebut sebagai cita-cita. "Bagimu dan aku, adalah kita".
Ada sebuah masa ketika segala hal yang dinantikan daun adalah percepatan jatuhnya ke tanah. Tidak perlu menunggu tubuhnya kemuning, agar aroma rumput yang tersiram hujan semalam bisa berbaur dengan tubuhnya yang lunglai. Sebab, ia tidak selalu ingin menjadi bagian dari tubuh pohon. Kesejatian baginya adalah bertemu segala bercak yang hanya akan bisa ditemui pada tanah becek. "Bagimu dan aku, adalah kita".
Ombak hanya bergerak sebab ia ingin mencumbu bibir pantai. Ia tak semata-mata sebagai laut yang luas. Kadang, ia hanya menanti kapan rotasi bumi akan mengembalikannya ke butiran pasir putih di utara bumi. Gerakannya yang membentur terumbu karang harus menghanyutkannya ke berbagai posisi di celah-celah bumi. Namun, hanya di pantai utara itulah ia ingin sekali membiarkan dirinya lesap, jika bisa tak perlu keluasan laut menariknya kembali. "Bagimu dan aku, adalah kita".
Kau pernah berkata bahwa aku adalah kutub negatif dan kau adalah kutub positif. Saat itu, kita sedang berbicara tentang bebatuan yang kulempar di sembarang meja. Orang-orang membalasku dengan melempar amarah. Kau tak ikut melemparkan cerca. Lebih dari itu, kau melihat, ternyata di balik setiap bebatuan itu ada sinar-sinar keemasan yang berkelip. Bahwa, aku adalah pemantik yang menyalakan api dan kau siap menjadi angin yang siap mengobarkanku atau meredamku.
Kepiting rajungan di selatan akan melihat kita sambil menggemeretakkan capit-capitnya. Ia lupa bahwa ada kelapa yang harus ia bongkar sebelum bergelak tawa. Angin-angin malam di gunung akan lupa bahwa ada pepohonan yang tak lagi kepanasan dan ia akan tetap terus bertiup dengan kencang. Mereka meneriakkan apa yang sering kita katakan, "Bagimu dan aku, adalah kita."