Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Pemburu Capung
0
Suka
1,619
Dibaca

Seorang pria duduk di kursi kulit hitam. Di belakangnya, bendera tanpa negara—hanya lingkaran merah gelap, dengan gambar capung warna putih dipotong dengan garis hitam melintang –menyiratkan penebasan untuk semua harapan.

Tangan pria itu memegang foto lusuh. Seorang perempuan muda, rambut panjang, wajah ketakutan, berdiri di depan rumah tua.

"Temukan dia," katanya. "Aku takkan biarkan bunga itu tumbuh tanpa kendali."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Flash
Bronze
Tak Akan Pernah Terlupakan
silvi budiyanti
Flash
Selamatkan Rabit
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Regulator Gas Elpiji
Ron Nee Soo
Novel
Bronze
belati dan verisai
SAKSI PENA
Novel
The Silent Librarian
Muhammad Amin Hambali
Flash
Jika Aku
Dinda Kusuma Ati
Flash
Berburu Ropen
Vitri Dwi Mantik
Flash
Bronze
Kopi Bintang
Silvarani
Flash
Bronze
Gandewa
Ravistara
Flash
Cahaya memudar di lantai
Lukitokarya
Novel
Bronze
CINTA MENEMBUS BATAS
Pina Ope Nope
Novel
Speed Flower Crash
zanu ariska wakhida ainia
Novel
Babad Tanah Majapahit
Ma'arif
Novel
Bhairava
Ghozy Ihsasul Huda
Rekomendasi
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Selembar Puisi Di Musim Hujan
Indra Afriza Arsad
Flash
Tanggal Lima
Indra Afriza Arsad
Flash
Jarak
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Sakanpari: Tempat Kita Pernah Ada
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Kopitaloka: Rumah Yang Kebetulan Menjual Kopi
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Hujan Pertama Di Musim Semi (Buku I: Bramanta)
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Penjaga Suara Yang Hilang
Indra Afriza Arsad
Flash
N-P-D
Indra Afriza Arsad
Flash
Topeng
Indra Afriza Arsad
Flash
Mei
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Satu Pagi Di Kopitaloka
Indra Afriza Arsad
Flash
Perkenalkan Martil
Indra Afriza Arsad