Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Pemburu Capung
0
Suka
2,010
Dibaca

Seorang pria duduk di kursi kulit hitam. Di belakangnya, bendera tanpa negara—hanya lingkaran merah gelap, dengan gambar capung warna putih dipotong dengan garis hitam melintang –menyiratkan penebasan untuk semua harapan.

Tangan pria itu memegang foto lusuh. Seorang perempuan muda, rambut panjang, wajah ketakutan, berdiri di depan rumah tua.

"Temukan dia," katanya. "Aku takkan biarkan bunga itu tumbuh tanpa kendali."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Flash
Bronze
Illegal Login
Silvarani
Novel
Gold
HYPNOSIS FOR CAREER
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Berkeinginan Kuning Beringin
Silvarani
Novel
SEBAIKNYA KAMU LARI
ken fauzy
Flash
Antara Tradisi dan Ambisi di Lembah Kabut
Lukitokarya
Flash
Jika Aku
Dinda Kusuma Ati
Flash
Mystery Box
Dwi Kurnialis
Flash
Pantang menyerah
Hendry
Flash
Rumina dan Dunia yang Membisu
Hans Wysiwyg
Flash
Alone
AliyatulMafrudzoh
Flash
Kicau
Seto Yuma
Skrip Film
LOCKDOWN
Cassandra Reina
Flash
Bronze
KERIBUTAN KECIL
N Shalihin Damiri
Flash
Bronze
Balada Sedih
Rere Valencia
Rekomendasi
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Flash
Mei
Indra Afriza Arsad
Flash
Tanggal Lima
Indra Afriza Arsad
Flash
Jarak
Indra Afriza Arsad
Flash
Topeng
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad
Flash
N-P-D
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Hujan Pertama Di Musim Semi (Buku I: Bramanta)
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Flash
Perkenalkan Martil
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Penjaga Suara Yang Hilang
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Sakanpari: Tempat Kita Pernah Ada
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Kopitaloka: Rumah Yang Kebetulan Menjual Kopi
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Satu Pagi Di Kopitaloka
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Selembar Puisi Di Musim Hujan
Indra Afriza Arsad