Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Cerita Semalam
2
Suka
203
Dibaca

"Aku suka semua yang kamu lakukan semalam. Mau lagi besok, sayang, ya."

Hans yang sedang menuangkan teh hangat menoleh sambil tersenyum. "Memangnya kamu sampai segitunya. Sampai kebawa perasaan?" lanjutnya menggoda.

Riela mengangguk cepat. "Kamu enggak lihat aku sampai merem waktu menikmati semuanya?"

"Iya, aku tau."

"Makanya, besok malam aku mau lagi. Seperti tadi malam, ya."

Hans menggeleng lembut menahan tawanya. "Iyaaa, memangnya kamu baru sadar kalau Apple Pie buatanku seenak itu?"

"Iyaa... aku baru sadar semalam."

Riela menyandarkan dagu di meja, tatapan mata almondnya yang lembut tidak lepas memandangi laki-laki di hadapannya.

"Bukan masalah kamu lulusan Cordon Bleu France, sayang," katanya pelan. "Tapi aku tau kamu buat semua ini dengan hatimu. Dengan semua rasa sayang kamu ke aku."

Seketika senyum Hans berubah lebih lembut.

"Ya,semua cinta aku cuma buat kamu. Termasuk tiap kali aku memasakkan apa pun untukmu."

"Iiih... so sweet."

Mereka berdua tertawa lepas.

***

Malam itu terasa hangat, tempias gerimis masih tersisa di jendela kaca di sisi pantry tempat mereka berdua menikmati malam.

Di atas meja hanya tersisa dua cangkir teh dan sisa potongan pie yang mereka makan berdua.

Tapi untuk Riela, malam itu terasa istimewa karena cara Hans menunjukkan cintanya. Ketika diam-diam menggeser kursi mendekatinya, menyodorkan teh yang sudah dipastikan hangatnya pas seperti kesukaannya. Dan cara ia memandangnya seolah tidak ada perempuan lain di dunia ini selain dirinya.

"Apa?" tanya Riela ketika menyadari Hans terus menatapnya.

"Aku lagi mikir."

"Mikir apa?"

"Mikir kalau ternyata aku beruntung banget."

Riela tertawa tersipu. "Kok bisa?"

"Soalnya dari jutaan orang di dunia, yang pulang ke rumah dan makan masakanku setiap hari itu kamu."

"Romantis banget."

"Aku serius."

Hans meraih tangan Riela di atas meja.

"Aku enggak pernah bosan melihat kamu menikmati apa yang aku buat."

"Cuma karena aku makan kue?"

"Bukan."

"Lalu?"

"Karena setiap kali kamu tersenyum, rasanya semua capekku hilang."

Riela terdiam, matanya tiba-tiba menghangat.

Kadang cinta yang hangat datang hanya dari tatapan mata yang teduh, dan kehadiran seseorang di saat yang tepat ketika kamu menginginkannya. Seseorang yang memasak makanan favoritmu.

Seseorang yang menghabiskan waktu berjam-jam di dapur hanya untuk melihatmu tersenyum.

Hans menarik tangan Riela, dan mengecup punggung tangannya lembut.

"Aku punya rahasia."

"Apa?"

"Kue Apple pia semalam sebenarnya enggak seenak itu."

"Lho?"

"Yang bikin rasanya jadi istimewa karena aku bikin sambil mikirin kamu."

Riela langsung menahan tawa.

"Dasar."

"Aku serius."

"Berarti kalau lagi kangen aku, masakanmu makin enak dong?"

"Jauh lebih enak."

"Kalau lagi cinta banget?"

"Jangan ditanya."

Mereka tertawa bersama.

Riela memandangi laki-laki yang dicintainya itu, dan dalam benaknya ia hanya ingin malam-malam seperti ini bisa selalu mereka nikmati berdua. Bersama seseorang yang selalu memilihnya setiap hari.

Kata ibu Riela, ketika seorang perempuan mengatakan," aku bisa melakukannya semua sendiri," akan menjadi lengkap ketika bertemu seorang laki-laki yang mengatakan," aku tau, tapi aku selalu disini untukmu."

Seseorang yang melengkapi, dan selalu ada disisinya.

Ia menggenggam tangan Hans lebih erat.

"Sayang."

"Hm?"

"Besok malam aku mau lagi."

"Kue apple pie?"

Riela menggeleng.

"Lalu?"

"Malam seperti ini."

Hans lalu mendekatkan keningnya ke kening Alana.

"Itu mudah sayang."

"Kenapa?"

"Karena selama kamu masih di sini, aku akan selalu membuat malam-malam seperti ini untukmu."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Truth and Dare
Ni Luh Putu Anggreni
Flash
Cerita Semalam
Hans Wysiwyg
Novel
Sajak Derai Ombak
Bernika Irnadianis Ifada
Novel
DI BALIK DINDING RUMAH TUA GRISSE
Tias Yuliana
Novel
Laut
AkuOsa
Novel
Kisah SMA Ku
Mulyana
Novel
Elang Angkasa: Perang Tahta
Kingdenie
Flash
Pemenang Kedua
Hans Wysiwyg
Cerpen
17 Tahun Budak Cinta II
Tourtaleslights
Novel
Bronze
The final road?
Devi amara
Novel
Gold
First Couple In Love
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Sembilan Nyawa
Silvarani
Novel
Gold
The Heir
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
DEVAZURA
Wulan Apriani Widodo
Novel
The Unexpected
Nurul Elmi
Rekomendasi
Flash
Cerita Semalam
Hans Wysiwyg
Flash
Pemenang Kedua
Hans Wysiwyg
Flash
Pensil Untuk Lira
Hans Wysiwyg
Flash
Boba
Hans Wysiwyg
Cerpen
Terjebak Rasa
Hans Wysiwyg
Flash
Setoples Bintang Kecil
Hans Wysiwyg
Flash
ONLY-- Sometime Truth is Cruel
Hans Wysiwyg
Flash
SUPERMAN IN-KUMBEN
Hans Wysiwyg
Flash
Aruna dan Robin
Hans Wysiwyg
Flash
Sedia Aku Sebelum Hujan
Hans Wysiwyg
Novel
DI BAWAH LANGIT YANG TERLUKA Beneath The Wounded Sky
Hans Wysiwyg
Cerpen
Mencintai Dalam Sunyi
Hans Wysiwyg
Flash
Sebuah Pohon Sebuah Hidup
Hans Wysiwyg
Flash
Teman Kamar Baru
Hans Wysiwyg
Flash
Hari Ini Bapak Menyemir Sepatuku
Hans Wysiwyg