Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Cerita Semalam
3
Suka
4,304
Dibaca

"Aku suka semua yang kamu lakukan semalam. Mau lagi besok, sayang, ya."

Hans yang sedang menuangkan teh hangat menoleh sambil tersenyum. "Memangnya kamu sampai segitunya. Sampai kebawa perasaan?" lanjutnya menggoda.

Riela mengangguk cepat. "Kamu enggak lihat aku sampai merem waktu menikmati semuanya?"

"Iya, aku tau."

"Makanya, besok malam aku mau lagi. Seperti tadi malam, ya."

Hans menggeleng lembut menahan tawanya. "Iyaaa, memangnya kamu baru sadar kalau Apple Pie buatanku seenak itu?"

"Iyaa... aku baru sadar semalam."

Riela menyandarkan dagu di meja, tatapan mata almondnya yang lembut tidak lepas memandangi laki-laki di hadapannya.

"Bukan masalah kamu lulusan Cordon Bleu France, sayang," katanya pelan. "Tapi aku tau kamu buat semua ini dengan hatimu. Dengan semua rasa sayang kamu ke aku."

Seketika senyum Hans berubah lebih lembut.

"Ya,semua cinta aku cuma buat kamu. Termasuk tiap kali aku memasakkan apa pun untukmu."

"Iiih... so sweet."

Mereka berdua tertawa lepas.

***

Malam itu terasa hangat, tempias gerimis masih tersisa di jendela kaca di sisi pantry tempat mereka berdua menikmati malam.

Di atas meja hanya tersisa dua cangkir teh dan sisa potongan pie yang mereka makan berdua.

Tapi untuk Riela, malam itu terasa istimewa karena cara Hans menunjukkan cintanya. Ketika diam-diam menggeser kursi mendekatinya, menyodorkan teh yang sudah dipastikan hangatnya pas seperti kesukaannya. Dan cara ia memandangnya seolah tidak ada perempuan lain di dunia ini selain dirinya.

"Apa?" tanya Riela ketika menyadari Hans terus menatapnya.

"Aku lagi mikir."

"Mikir apa?"

"Mikir kalau ternyata aku beruntung banget."

Riela tertawa tersipu. "Kok bisa?"

"Soalnya dari jutaan orang di dunia, yang pulang ke rumah dan makan masakanku setiap hari itu kamu."

"Romantis banget."

"Aku serius."

Hans meraih tangan Riela di atas meja.

"Aku enggak pernah bosan melihat kamu menikmati apa yang aku buat."

"Cuma karena aku makan kue?"

"Bukan."

"Lalu?"

"Karena setiap kali kamu tersenyum, rasanya semua capekku hilang."

Riela terdiam, matanya tiba-tiba menghangat.

Kadang cinta yang hangat datang hanya dari tatapan mata yang teduh, dan kehadiran seseorang di saat yang tepat ketika kamu menginginkannya. Seseorang yang memasak makanan favoritmu.

Seseorang yang menghabiskan waktu berjam-jam di dapur hanya untuk melihatmu tersenyum.

Hans menarik tangan Riela, dan mengecup punggung tangannya lembut.

"Aku punya rahasia."

"Apa?"

"Kue Apple pia semalam sebenarnya enggak seenak itu."

"Lho?"

"Yang bikin rasanya jadi istimewa karena aku bikin sambil mikirin kamu."

Riela langsung menahan tawa.

"Dasar."

"Aku serius."

"Berarti kalau lagi kangen aku, masakanmu makin enak dong?"

"Jauh lebih enak."

"Kalau lagi cinta banget?"

"Jangan ditanya."

Mereka tertawa bersama.

Riela memandangi laki-laki yang dicintainya itu, dan dalam benaknya ia hanya ingin malam-malam seperti ini bisa selalu mereka nikmati berdua. Bersama seseorang yang selalu memilihnya setiap hari.

Kata ibu Riela, ketika seorang perempuan mengatakan," aku bisa melakukannya semua sendiri," akan menjadi lengkap ketika bertemu seorang laki-laki yang mengatakan," aku tau, tapi aku selalu disini untukmu."

Seseorang yang melengkapi, dan selalu ada disisinya.

Ia menggenggam tangan Hans lebih erat.

"Sayang."

"Hm?"

"Besok malam aku mau lagi."

"Kue apple pie?"

Riela menggeleng.

"Lalu?"

"Malam seperti ini."

Hans lalu mendekatkan keningnya ke kening Alana.

"Itu mudah sayang."

"Kenapa?"

"Karena selama kamu masih di sini, aku akan selalu membuat malam-malam seperti ini untukmu."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Cerita Semalam
Hans Wysiwyg
Flash
Pemilik Suara Merdu
Agnes Dzahniyah
Cerpen
Gadis di Bus Kota
Noer Eka
Flash
Will I Ever Have Those Chances?
Farah
Novel
Bronze
Chemistry - Garis Kebahagiaan
Rizall_MK
Novel
Bronze
Another Cinderella Story
Mustika Nur Amalia
Novel
INERSIA
cahyo laras
Novel
Pengagum Rahasia
Rosiana Quraisin
Flash
Empati Sederhana
Art Fadilah
Cerpen
Bronze
Membangunkan Matahari
Nuel Lubis
Novel
Arfen Untuk Thifa
Rini IR
Novel
Sepertiga Waktu Dalam Rasa Rindu
Alfan Hasanah
Flash
Bronze
Tipu Daya Lelaki yang Sudah Berumur
Ron Nee Soo
Cerpen
Buku Berbeda
Lisnawati
Novel
Abi
Bian stamo
Rekomendasi
Flash
Cerita Semalam
Hans Wysiwyg
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Flash
Boba
Hans Wysiwyg
Cerpen
KOTAK MERAH
Hans Wysiwyg
Flash
RUMAH SUNYI TANPA AKU
Hans Wysiwyg
Cerpen
Ketika Namaku Tak Lagi Kau Sebut
Hans Wysiwyg
Flash
Bapak Rumahan
Hans Wysiwyg
Flash
Sebuah Pohon Sebuah Hidup
Hans Wysiwyg
Flash
Kesempatan Kedua
Hans Wysiwyg
Cerpen
Janji Desember
Hans Wysiwyg
Flash
Luruh Bersama Angin
Hans Wysiwyg
Cerpen
Dua Ruang Rahasia
Hans Wysiwyg
Cerpen
Ayah, Aku Pulang
Hans Wysiwyg
Flash
Tertawan Hati
Hans Wysiwyg
Flash
Sedia Aku Sebelum Hujan
Hans Wysiwyg