Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Cerita Semalam
2
Suka
3,592
Dibaca

"Aku suka semua yang kamu lakukan semalam. Mau lagi besok, sayang, ya."

Hans yang sedang menuangkan teh hangat menoleh sambil tersenyum. "Memangnya kamu sampai segitunya. Sampai kebawa perasaan?" lanjutnya menggoda.

Riela mengangguk cepat. "Kamu enggak lihat aku sampai merem waktu menikmati semuanya?"

"Iya, aku tau."

"Makanya, besok malam aku mau lagi. Seperti tadi malam, ya."

Hans menggeleng lembut menahan tawanya. "Iyaaa, memangnya kamu baru sadar kalau Apple Pie buatanku seenak itu?"

"Iyaa... aku baru sadar semalam."

Riela menyandarkan dagu di meja, tatapan mata almondnya yang lembut tidak lepas memandangi laki-laki di hadapannya.

"Bukan masalah kamu lulusan Cordon Bleu France, sayang," katanya pelan. "Tapi aku tau kamu buat semua ini dengan hatimu. Dengan semua rasa sayang kamu ke aku."

Seketika senyum Hans berubah lebih lembut.

"Ya,semua cinta aku cuma buat kamu. Termasuk tiap kali aku memasakkan apa pun untukmu."

"Iiih... so sweet."

Mereka berdua tertawa lepas.

***

Malam itu terasa hangat, tempias gerimis masih tersisa di jendela kaca di sisi pantry tempat mereka berdua menikmati malam.

Di atas meja hanya tersisa dua cangkir teh dan sisa potongan pie yang mereka makan berdua.

Tapi untuk Riela, malam itu terasa istimewa karena cara Hans menunjukkan cintanya. Ketika diam-diam menggeser kursi mendekatinya, menyodorkan teh yang sudah dipastikan hangatnya pas seperti kesukaannya. Dan cara ia memandangnya seolah tidak ada perempuan lain di dunia ini selain dirinya.

"Apa?" tanya Riela ketika menyadari Hans terus menatapnya.

"Aku lagi mikir."

"Mikir apa?"

"Mikir kalau ternyata aku beruntung banget."

Riela tertawa tersipu. "Kok bisa?"

"Soalnya dari jutaan orang di dunia, yang pulang ke rumah dan makan masakanku setiap hari itu kamu."

"Romantis banget."

"Aku serius."

Hans meraih tangan Riela di atas meja.

"Aku enggak pernah bosan melihat kamu menikmati apa yang aku buat."

"Cuma karena aku makan kue?"

"Bukan."

"Lalu?"

"Karena setiap kali kamu tersenyum, rasanya semua capekku hilang."

Riela terdiam, matanya tiba-tiba menghangat.

Kadang cinta yang hangat datang hanya dari tatapan mata yang teduh, dan kehadiran seseorang di saat yang tepat ketika kamu menginginkannya. Seseorang yang memasak makanan favoritmu.

Seseorang yang menghabiskan waktu berjam-jam di dapur hanya untuk melihatmu tersenyum.

Hans menarik tangan Riela, dan mengecup punggung tangannya lembut.

"Aku punya rahasia."

"Apa?"

"Kue Apple pia semalam sebenarnya enggak seenak itu."

"Lho?"

"Yang bikin rasanya jadi istimewa karena aku bikin sambil mikirin kamu."

Riela langsung menahan tawa.

"Dasar."

"Aku serius."

"Berarti kalau lagi kangen aku, masakanmu makin enak dong?"

"Jauh lebih enak."

"Kalau lagi cinta banget?"

"Jangan ditanya."

Mereka tertawa bersama.

Riela memandangi laki-laki yang dicintainya itu, dan dalam benaknya ia hanya ingin malam-malam seperti ini bisa selalu mereka nikmati berdua. Bersama seseorang yang selalu memilihnya setiap hari.

Kata ibu Riela, ketika seorang perempuan mengatakan," aku bisa melakukannya semua sendiri," akan menjadi lengkap ketika bertemu seorang laki-laki yang mengatakan," aku tau, tapi aku selalu disini untukmu."

Seseorang yang melengkapi, dan selalu ada disisinya.

Ia menggenggam tangan Hans lebih erat.

"Sayang."

"Hm?"

"Besok malam aku mau lagi."

"Kue apple pie?"

Riela menggeleng.

"Lalu?"

"Malam seperti ini."

Hans lalu mendekatkan keningnya ke kening Alana.

"Itu mudah sayang."

"Kenapa?"

"Karena selama kamu masih di sini, aku akan selalu membuat malam-malam seperti ini untukmu."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Gold
Shana
Bentang Pustaka
Flash
Cerita Semalam
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Janji Menatap Langit
Nuel Lubis
Novel
Kembali untuk Berubah
Minerva Rosaline
Novel
Stupid Cupid
RevelRebel
Novel
Ikaga desu-ka, one-san?
Cana Nurul Aini
Novel
Tampan tapi gendut anak konglomerat
SAKSI PENA
Cerpen
Angkot Punya Cerita
Brigita Tampubolon
Cerpen
Perempuan dalam Rangkulan Hujan
Sofiza
Cerpen
Bronze
Aisah
Imajinasiku
Novel
Bronze
Fat, Hope, Love
Lily Zhang
Novel
Cita-Cita Ayah
E. N. Mahera
Cerpen
Bronze
Menghuni Ruang Kosong
rizki amalia
Flash
Heaven Can Wait
Hans Wysiwyg
Novel
Bronze
Cinta yang Tepat, Datang Terlambat
Galih Aditya
Rekomendasi
Flash
Cerita Semalam
Hans Wysiwyg
Flash
Heaven Can Wait
Hans Wysiwyg
Flash
RUMAH BERTABUR BAN
Hans Wysiwyg
Cerpen
Flying Over a Hundred Miles
Hans Wysiwyg
Flash
Pengawal Pribadi
Hans Wysiwyg
Cerpen
KANNA
Hans Wysiwyg
Flash
Most Wanted Person!
Hans Wysiwyg
Flash
Sebelas-Duabelas
Hans Wysiwyg
Flash
Setoples Bintang Kecil
Hans Wysiwyg
Cerpen
Mencintai Dalam Sunyi
Hans Wysiwyg
Flash
Uang Panas
Hans Wysiwyg
Flash
Kota Sunyi Di Malam Hari
Hans Wysiwyg
Flash
SAM DAN MESIN UANGNYA
Hans Wysiwyg
Cerpen
Maybe Someday
Hans Wysiwyg
Cerpen
When I Was Your Man
Hans Wysiwyg