Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
Sholat Jumat
2
Suka
211
Dibaca

Hari ini aku dan Apin salat Jumat bersama di Masjid Al-Amin yang terletak di dekat rumahku. Ini pertama kalinya dia salat di sini, karena setelah ini kami berencana mengerjakan tugas kelompok seni budaya di rumahku.

“Besar juga rupanya ya, mesjidnya,” serunya takjub. “Banyak yang salat jumat harini.”

“Disini emang gitu, ramai jamaahnya.” Aku melepas sendalku dan duduk sambil mendengar khutbah. 

Selesai salat, semua jamaah keluar bersama-sama, termasuk aku dan Apin. Aku memakai sendalku dan mengajak Apin untuk segera bergegas, karena di depan ada orang yang memberi makanan. Itu memang fenomena biasa. Orang-orang selalu menyebutnya “Jumaat Berkah”.

“Ayokla … apalagi? Sempat habis itu diserbu orang.” Aku menarik tangan Apin yang sibuk celingak-celinguk mencari sesuatu. 

“Alahmak … ilang selop ku Sin!”

Mendengar itu aku langsung ke samping mesjid. Ku pegang sendal untuk mengambil air wudhu dan meminta ijin pinjam pada marbot. 

“Pakek ini ajala kau Pin.”

“Aih … ini selop pun udah kayak bekas digigit setan,”

“Bersyukurlah masih ada yang bisa kau pakek! Aku pernah pulang pakek kotak indomie,”

Kami berdua saling bertatapan lalu tertawa bersama. Aku dan Apin terburu-buru berlari ke gerbang depan demi mengejar pembagian makanan. Sambil menenteng nasi bungkus di tangan kanan, Apin berhenti dan menepuk pundak ku. 

“Kenapa?” tanyaku penasaran.

Dia seakan-akan mencoba mengingat sesuatu. Lalu kemudian menggeleng kepalanya. Setelah itu tersenyum sendiri seperti orang gila.

“Enggak … nggak mungkin …” 

“Apanya yang nggak mungkin paok?” Sambil mengerutkan alisku karena penasaran. “Udah gilak kau ku rasa!”

Sampai didepan rumahku, mulut Apin menganga karena schock. Ternyata sendalnya terjejer rapi di depan pintu. Ayahku yang berdiri disitu sibuk mencari sesuatu. 

“Ayah nyari apa?” Tanya ku penasaran.

“Nyari selop. Tadi seingat ayah tarok di sini. Kok bisa nggak ada ya,”

Aku dan Apin saling bertatapan lagi, sambil menelan ludah bersamaan.

NB : Selop = Sendal

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
Sholat Jumat
Icha Sinaga
Flash
Bronze
Generasi Keempat Tukang Sapu Rumah Sakit Jiwa
Silvarani
Flash
Bronze
Hantu galau
penulis kacangan
Flash
Bronze
Aku lupa besok senin, selasa, rabu, kamis, jumaat, sabtu atau minggu
Okhie vellino erianto
Cerpen
Mengejar Celana Dalam
cahyo laras
Flash
Bronze
Gimana? Okay, Kan?
Rere Valencia
Flash
Kutukupret
Aston V. Simbolon
Flash
Bronze
Ani-Ani Potong Padi
Silvarani
Flash
Batik Ranger
Molena Banana
Komik
Lovaiii
Ai Nur Asiah
Flash
Ipar Adalah Marmut
Alviandromeda | DigitAlv
Flash
Bronze
Airmata Derita
Rere Valencia
Flash
Bronze
An-Je-Lo (Antar Jemput Lontong Sate)
Sunarti
Flash
Bronze
Pesta Pernikahan
Afri Meldam
Cerpen
Nyobain ilmu Pelet
cahyo laras
Rekomendasi
Flash
Sholat Jumat
Icha Sinaga
Flash
Pencuri apes
Icha Sinaga
Cerpen
MATA DARI IBU
Icha Sinaga
Cerpen
IBU MELAHIRKAN TUAN
Icha Sinaga