Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Raga Milik Bumi
0
Suka
109
Dibaca

Tampaknya Bumi adalah satu-satunya yang beruntung. Ia bisa mendekapmu selamanya. Ragamu telah hilang tanpa sisa, sementara kenangan-kenangan itu tinggal bersamaku.

Benarkah kamu yang datang ke mimpiku? Ataukah hanya rinduku yang menjelma wajahmu?

Bagaimana kabarmu di sana? Kita sudah lama tidak berjumpa. Bahagiakah kau? Masih adakah sedikit rindu yang kau simpan untuk kami?

Kepergianmu tidak mengubah apa pun. Barang-barang yang kau tinggalkan masih berada di tempatnya. Kamarmu masih sama seperti terakhir kali kau tinggalkan. Kami masih menunggumu pulang, meski kini hanya melalui mimpi.

Aku tahu kehilangan adalah bagian dari hidup. Namun tak ada yang pernah mengatakan bahwa rasanya akan seberat ini. Di setiap sudut tempat yang kukunjungi, selalu ada jejakmu yang tertinggal.

Akankah kita bertemu lagi sebagai kita yang saling mengenal? Ataukah kita hanya akan menjadi asing yang berpapasan di kehidupan yang baru?

Kehilanganmu membuatku bertanya-tanya. Mungkin orang-orang yang kutemui hari ini adalah mereka yang pernah kukenal entah di kehidupan mana.

Dan mungkin, pertemuan-pertemuan itu adalah jawaban dari doa-doaku yang telah lama terlupa.

***

Meski kita dipisahkan oleh jarak yang paling jauh, aku tetap di sini menunggumu.

Aku baik-baik saja. Aku bahagia.

Aku telah banyak berjumpa dengan orang-orang yang pernah kita kenal. Mendengar cerita tentangmu, melihat bagaimana mereka masih mengingatmu dengan penuh kasih.

Sama seperti kamu yang menantiku pulang, kini aku pun menantikan saat ketika kita dapat bertemu kembali.

Kelak, ketika waktunya tiba, aku akan menyambutmu sebagaimana kamu pernah menyambut kepulanganku.

Maka hiduplah dengan bahagia. Tertawalah lebih sering. Cintailah orang-orang yang masih ada di sisimu.

Jangan biarkan kesedihan membuatmu berhenti berjalan.

Relakan aku karena kamu tidak pernah kehilanganku.

Aku hidup dalam setiap kenangan yang kau jaga, dalam doa-doa yang kau panjatkan, dan dalam cintamu yang tidak pernah benar-benar pergi.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Raga Milik Bumi
Sekar Kinanthi
Novel
Janji Allah~Novel~
Herman Siem
Flash
Heaven
Mahmud
Flash
SI JOMBLO PUNYA SUARA
Mega Puji Indrawati
Novel
Gold
KKPK Kembaran Mama
Mizan Publishing
Novel
PRESISI
i_naaff
Novel
Rara
Hai Ra
Novel
Bronze
Lebih Terang dari Cahaya
Yuditeha
Novel
Resonansi
Lana
Flash
One Day
Azmi1410
Novel
Popisdead
D. Hardi
Novel
Bronze
Menjelang Magrib
Heri Winarko
Flash
Isi Kepala : Tentang Petrichor
Kal Q Fawzie
Novel
Gold
Let's Break Up
Bentang Pustaka
Cerpen
Jembatan Yang Kokoh
Itata
Rekomendasi
Flash
Raga Milik Bumi
Sekar Kinanthi
Flash
Benang Merah
Sekar Kinanthi
Flash
Ternyata, Aku Cuma Punya Tuhan
Sekar Kinanthi
Flash
Di Balik Kamera
Sekar Kinanthi
Cerpen
Garis Luka: Prequel Ketika Langit Salah Dengar
Sekar Kinanthi
Flash
Teduh yang Tak Pernah Kupilih
Sekar Kinanthi
Cerpen
Luna: Bayangan yang Kembali (Prequel Luna: Jiwa yang Hilang)
Sekar Kinanthi
Flash
Jebakan Cinta Sang Pewaris
Sekar Kinanthi
Flash
Rumah yang Retak
Sekar Kinanthi
Cerpen
Bunga (di Retakan Dinding)
Sekar Kinanthi
Cerpen
Halaman Pertama: Prequel Halaman Terakhir
Sekar Kinanthi
Flash
If I Saw You In Heaven
Sekar Kinanthi
Flash
Jika Hidup adalah Cerita, Siapa Pembacanya?
Sekar Kinanthi
Cerpen
The Unseen Hand: Prolog
Sekar Kinanthi
Flash
Keluargaku di Garis Takdir Lain
Sekar Kinanthi