Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Biarkan Doa Kita Bertemu Di Langit yang Sama
0
Suka
190
Dibaca

Untukmu,yang kusebut sebagai cerita dalam perjalanan hidup.

yang pernah mendoakanku agar segala doa yang kurapalkan diwujudkan Tuhan, seperti Tuhan selalu mengabulkan segala doamu.

yang selalu kusebut diam-diam di tengah kesunyian malam.

Maaf, jika rinduku terlalu gaduh mengetuk pintu langit untuk menyampaikan kepadamu yang sedang tenang menikmati secangkir kopi di pagi hari, atau menikmati senja yang sesaat akan bergulir menyapa gemintang.

Maaf, jika namamu masih sesekali terselip di antara doa-doa yang seharusnya hanya berisi tentang diriku dan segala harapan yang sedang kuperjuangkan. Sebab sampai hari ini, aku masih belum menemukan cara untuk benar-benar memisahkanmu dari bagian hidup yang pernah aku lalui bersamamu.

Maaf, jika suaramu sekali waktu masih berputar dalam memori menghadirkan rangkaian kalimat yang pernah membuat hidupku terasa benar-benar bermakna.

Tenanglah.

Aku tidak sedang meminta Tuhan agar waktu diputar ke masa lalu, saat segala tentang kita masih terasa sangat menyenangkan. Aku juga tidak meminta agar namaku masih tinggal dalam ingatanmu, atau menjadi bagian dari hal-hal yang diam-diam kau rindukan. 

Tidak.

Aku hanya sedang belajar menerima bahwa beberapa orang memang diciptakan untuk singgah, bukan menetap. Diciptakan untuk mengajarkan banyak hal, lalu pergi meninggalkan pelajaran yang tak pernah selesai dikenang.

Dan kau adalah salah satunya.

Kau hadir membawa banyak cerita. Mengajarkanku tentang bahagia yang sederhana, tentang kehilangan yang tak pernah kuinginkan, dan tentang ikhlas yang ternyata jauh lebih sulit daripada sekadar mengucapkannya.

Jika suatu hari nanti Tuhan mempertemukan kita kembali, semoga saat itu aku sudah tidak lagi membawa rindu yang berlarian ke mana-mana setiap kali mendengar namamu disebut.

Semoga saat itu aku hanya tersenyum, lalu berkata dalam hati,

"Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan yang pernah begitu berarti. Terima kasih karena kamu baik-baik saja, dan selalu hidup bahagia."

Sebab pada akhirnya, tidak semua yang kita cintai ditakdirkan untuk tinggal.

Namun beberapa di antaranya akan selalu hidup, sebagai doa yang diam-diam kita langitkan, dan sebagai kenangan yang tak pernah benar-benar ingin kita lupakan.

Untukmu,

Tetaplah di sana, dan biarkan do`a-do`a kita saling menyapa di langit yang sama.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
AKU DIANTARA KALIAN
mahes.varaa
Flash
Biarkan Doa Kita Bertemu Di Langit yang Sama
Rahmi Azzura
Novel
Balada Mahasiswa: FRNDS
Gie Salindri
Novel
Bronze
Dan Rasanya Cuma Kosong
alyaandita
Novel
Bronze
Tak Pernah Ada 1999
Maveera
Flash
SURGA UNTUK ANAKKU
Embart nugroho
Flash
Bronze
Julia Mencari Popi
Afri Meldam
Cerpen
Terlalu Bodoh Untuk Jadi Kenyataan
Kosong/Satu
Novel
DATANG UNTUK PERGI
judea
Novel
Lelaki Pemuas Nafsu
Legunmanyars
Flash
MARIA?
Zii
Flash
Retak
Reveniella
Novel
Bronze
kosong
ayi-r
Cerpen
Aspal Panjang (3)
Raja Alam Semesta
Cerpen
Cerita yang Belum Disampaikan
Amanda Chrysilla
Rekomendasi
Flash
Biarkan Doa Kita Bertemu Di Langit yang Sama
Rahmi Azzura
Cerpen
After 1550 days
Rahmi Azzura
Flash
Janji Di Semangkuk Bakso
Rahmi Azzura
Flash
Di Antara Altar dan Mimbar
Rahmi Azzura
Flash
Tetaplah Melangkah
Rahmi Azzura
Novel
Bronze
Deep Love; Berhenti Pada Satu Nama
Rahmi Azzura
Flash
Senja yang Sama
Rahmi Azzura
Flash
Ombak Luka yang Tak Surut
Rahmi Azzura
Flash
Sejak Kau Tak Ada
Rahmi Azzura
Flash
Bronze
Pamit
Rahmi Azzura
Cerpen
Pertemuan Terakhir
Rahmi Azzura
Flash
Rumah Ilusi
Rahmi Azzura
Flash
Titik Kesia-Siaan
Rahmi Azzura
Flash
Ramadhan Kedua Tanpa Ibu
Rahmi Azzura
Flash
Rumah Tanpa Pelukan
Rahmi Azzura