Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Biarkan Doa Kita Bertemu Di Langit yang Sama
0
Suka
320
Dibaca

Untukmu,yang kusebut sebagai cerita dalam perjalanan hidup.

yang pernah mendoakanku agar segala doa yang kurapalkan diwujudkan Tuhan, seperti Tuhan selalu mengabulkan segala doamu.

yang selalu kusebut diam-diam di tengah kesunyian malam.

Maaf, jika rinduku terlalu gaduh mengetuk pintu langit untuk menyampaikan kepadamu yang sedang tenang menikmati secangkir kopi di pagi hari, atau menikmati senja yang sesaat akan bergulir menyapa gemintang.

Maaf, jika namamu masih sesekali terselip di antara doa-doa yang seharusnya hanya berisi tentang diriku dan segala harapan yang sedang kuperjuangkan. Sebab sampai hari ini, aku masih belum menemukan cara untuk benar-benar memisahkanmu dari bagian hidup yang pernah aku lalui bersamamu.

Maaf, jika suaramu sekali waktu masih berputar dalam memori menghadirkan rangkaian kalimat yang pernah membuat hidupku terasa benar-benar bermakna.

Tenanglah.

Aku tidak sedang meminta Tuhan agar waktu diputar ke masa lalu, saat segala tentang kita masih terasa sangat menyenangkan. Aku juga tidak meminta agar namaku masih tinggal dalam ingatanmu, atau menjadi bagian dari hal-hal yang diam-diam kau rindukan. 

Tidak.

Aku hanya sedang belajar menerima bahwa beberapa orang memang diciptakan untuk singgah, bukan menetap. Diciptakan untuk mengajarkan banyak hal, lalu pergi meninggalkan pelajaran yang tak pernah selesai dikenang.

Dan kau adalah salah satunya.

Kau hadir membawa banyak cerita. Mengajarkanku tentang bahagia yang sederhana, tentang kehilangan yang tak pernah kuinginkan, dan tentang ikhlas yang ternyata jauh lebih sulit daripada sekadar mengucapkannya.

Jika suatu hari nanti Tuhan mempertemukan kita kembali, semoga saat itu aku sudah tidak lagi membawa rindu yang berlarian ke mana-mana setiap kali mendengar namamu disebut.

Semoga saat itu aku hanya tersenyum, lalu berkata dalam hati,

"Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan yang pernah begitu berarti. Terima kasih karena kamu baik-baik saja, dan selalu hidup bahagia."

Sebab pada akhirnya, tidak semua yang kita cintai ditakdirkan untuk tinggal.

Namun beberapa di antaranya akan selalu hidup, sebagai doa yang diam-diam kita langitkan, dan sebagai kenangan yang tak pernah benar-benar ingin kita lupakan.

Untukmu,

Tetaplah di sana, dan biarkan do`a-do`a kita saling menyapa di langit yang sama.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Marriage Without Love
itssiju
Flash
Ayah
Nellamuni
Flash
Biarkan Doa Kita Bertemu Di Langit yang Sama
Rahmi Azzura
Novel
Hello Autumn
Diey Zahirah
Novel
Gold
PCPK Art Academy
Noura Publishing
Cerpen
Bronze
Alasan yang Tak Pernah Hilang
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
Bronze
Antagonis Touch
Redfile
Novel
Biduk Retak
Sriasih (Asih Rehey)
Novel
Pejuang Rindu
Nurusifah Fauziah
Flash
Bronze
Kiat Sukses Wawancara Kerja
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
KOPI TERAKHIR BAPAK
Emma Kulzum
Skrip Film
Memilih diam dalam cinta
Fadil al fausan
Cerpen
Hadiah Terindah
pena aksara
Cerpen
NENEK BERWAJAH KAKEK
Meliana
Novel
SEMANGKUK BUBUR
dede sulfarihah
Rekomendasi
Flash
Biarkan Doa Kita Bertemu Di Langit yang Sama
Rahmi Azzura
Flash
Janji Di Semangkuk Bakso
Rahmi Azzura
Flash
Sejak Kau Tak Ada
Rahmi Azzura
Flash
Rumah Ilusi
Rahmi Azzura
Novel
Bronze
Deep Love; Berhenti Pada Satu Nama
Rahmi Azzura
Flash
Ramadhan Kedua Tanpa Ibu
Rahmi Azzura
Flash
Tetaplah Melangkah
Rahmi Azzura
Flash
Titik Kesia-Siaan
Rahmi Azzura
Flash
Rumah Tanpa Pelukan
Rahmi Azzura
Flash
Ombak Luka yang Tak Surut
Rahmi Azzura
Flash
Senja yang Sama
Rahmi Azzura
Flash
Di Antara Altar dan Mimbar
Rahmi Azzura
Flash
Bronze
Pamit
Rahmi Azzura
Cerpen
After 1550 days
Rahmi Azzura
Cerpen
Pelukan Yang Tertunda
Rahmi Azzura