Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Sisa - Sebelum Hujan Turun
0
Suka
3,159
Dibaca

Hana menyesap kopinya lagi, lidahnya menikmati setiap tetes yang memberikan ketenangan dalam dirinya. Di sampingnya, jendela besar memperlihatkan pemandangan langsung ke jalanan yang padat. Matahari masih ada di atas kepala, tapi awan-awan hitam bergerumul di tempat yang sama, angin mulai menerbangkan daun-daun kering yang dipaksa jatuh dari tangkainya.

“Hei Han.” Sebuah suara yang sangat dikenal Hana membuatnya beralih, laki-laki itu ada di sana, dengan senyumannya yang biasa, dengan pelukan buku yang tak pernah Hana lihat.

Hana manarik bibirnya, “Hei.” Suaranya bergetar,

Mata Hana melihat jauh ke belakang sosok di depannya, beralih dari satu orang ke yang lainnya sebelum akhirnya berhenti saat melihat seorang gadis yang membawa dua gelas minuman di tangannya.

“Kenapa enggak bilang kalo lagi di sini?” Suara yang terlalu ringan itu mengejeknya, seperti biasa. Dengan cepat laki-laki itu duduk di depannya, mengambil posisi nyaman sebelum kembali melihat Hana yang masih bergeming di tempatnya,

Hana menatap cangkir kopinya yang tersisa setengah, mengelus ringan pinggiran cangkir yang tampak merah karena lipstiknya, “Mau ngapain emangnya?” dengusnya,

“Kan bisa bareng.”

Hana mendengus pelan saat mendengar jawaban itu, “Ngapain? Nyuruh aku jadi obat nyamuk?”

Jempolnya menekan sisi cangkirnya yang sama sekali lagi, meski tak terlihat lagi noda lipstiknya, tapi nodanya seperti masih tertinggal di sana. Tak seperti laki-laki itu yang kini mulai terkekeh pelan, “Cepet cari pasangan sendiri sana.” Ucapnya ringan, sedangkan Hana menahan napasnya sendiri, mencoba menahan panas di matanya.

“Konyol,” bisiknya ke diri sendiri, Hana menunduk menatap pinggiran cangkirnya yang telah bersih.

“Hujan.”

Hana melihat ke jendela di sampingnya, menatap hujan yang turun perlahan kemudian menderas. Hana tersenyum kecil kali ini, “Mmm.” Angguknya samar. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Yang Tidak Kita Pilih
Dwitia Yanuanti
Flash
Sisa - Sebelum Hujan Turun
Ayuningti
Novel
Bronze
Winter Forest
SunJe
Novel
Bronze
Menolak Takdir
Kinanthi (Nanik W)
Novel
Gold
Arjuna dan Kirana
Mizan Publishing
Novel
Bronze
DianTara
Viky Aulia Safitri
Novel
Bronze
Antara Darah Dan Hati 2: Dream Reality Seri 4
Fahlevi Anggara Fajrin
Skrip Film
PRIVATE EDITOR
Esteh.maniez
Flash
Bronze
Pengantin Baru
Silvarani
Cerpen
Cipokan Pertama
E. N. Mahera
Novel
you were never mine
Erika Angelina
Novel
AS NIGHT FALL BY
Arisyifa Siregar
Flash
Mahar Uang Digital
Dirman Rohani
Cerpen
Bronze
Pelangi di Tengah Hujan
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
MAHAJANA (sebuah novel filsafat)
Lutva Nanda Bayu Setyawan
Rekomendasi
Flash
Sisa - Sebelum Hujan Turun
Ayuningti
Flash
Sisa - Suapan Terakhir
Ayuningti
Flash
DATK- Ter Tidur 2.0
Ayuningti
Flash
DATK- Ter Tidur
Ayuningti
Flash
SISA - Patah
Ayuningti
Flash
SISA- Hujan
Ayuningti
Flash
DATK- Halaman 20
Ayuningti
Flash
DATK- Bukan Titik 2.0
Ayuningti
Flash
DATK- Berisik
Ayuningti
Flash
SISA - Hilang
Ayuningti
Flash
SISA- Rasa Baru
Ayuningti
Flash
SISA- Bertemu Kembali
Ayuningti
Novel
Di Ujung Garis Batas
Ayuningti
Flash
DATK- Bukan Titik
Ayuningti