Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Tetaplah Melangkah
0
Suka
60
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Tak ada satu pun di bumi ini yang melewati perjalanan hidup hanya dengan cerita tentang keindahan, kebahagiaan, tawa, dan pesta keberuntungan. Semua pasti berjalan melewati kerikilnya masing-masing. Ada yang harus terjatuh, terluka, bahkan terseok melanjutkan langkah.

Termasuk kamu.

Jika hari ini kamu kembali berdiri pada persimpangan jalan, kali ini pilihannya hanya ada dua: berjalan menuju tempat yang sama dengan ribuan kerikil yang sama dan tak mengubahmu menjadi apa-apa, atau berjalan ke arah yang baru, dengan rintangan baru sebagai kejutan. Dan mungkin, itulah jalan yang membawamu menuju tempat yang lebih baik—meski harus melahirkan dirimu yang baru, dirimu versi yang jauh lebih kuat.

Mana yang akan kamu pilih?

Ketika kamu memilih diam, itu pun sudah menjadi pilihan yang kamu tetapkan. Kamu tak bergerak. Tak melangkah. Hingga akhirnya, kamu tak pernah benar-benar tahu arah, apalagi sampai pada tujuan.

Di saat yang lain memilih jalannya, mengambil segala konsekuensinya, menghadapi setiap badainya, mereka sampai pada tujuannya. Sedangkan kamu? Memilih diam. Dan akhirnya tak pernah benar-benar sampai pada tempat yang kamu impikan.

Hidup tak selalu berisi tentang keindahan. Terkadang, kamu hanya perlu berani jujur dalam memilih. Berjalan dengan berani, meski kamu tak pernah benar-benar tahu badai apa yang sedang menanti untuk kamu hadapi. Tugasmu hanya cukup percaya bahwa pundakmu cukup kuat untuk menghadapi setiap rintangan yang menyapa dalam langkahmu menuju tujuan yang telah kamu tetapkan.

Hidup memang banyak pahitnya. Tapi jangan menutup mata dan telinga. Sebab di balik pahit yang kamu cicipi hari ini, sang penulis cerita kehidupanmu sedang menyiapkan hadiah yang begitu manis untuk kamu nikmati sambil beristirahat, menghapus lelah dan luka-luka yang tercipta di hari kemarin.

Hidup akan selalu penuh kejutan. Karena sejatinya, cerita hidup ini hanya berisi misteri yang akan terjawab ketika kita melangkah.

Tak perlu berlomba untuk menjadi lebih baik dari yang lain.

Berlombalah untuk menjadi lebih baik dari dirimu di masa lalu.

Sebaik apa pun kamu memandang masa lalumu yang indah, ia tetap hadir untuk memberikan pelajaran agar kamu terus melangkah dan menjemput dirimu yang lebih baik.

Dan pada akhirnya, hidup bukan tentang siapa yang paling sedikit terluka. Melainkan tentang siapa yang mampu menjadikan luka-lukanya sebagai alasan untuk tumbuh menjadi manusia yang lebih baik dari dirinya di masa lalu.

Maka jangan terlalu lama menyesali langkah yang pernah salah. Jangan terus memeluk luka yang seharusnya sudah kau jadikan pelajaran. Karena hidup tidak meminta kamu menjadi sempurna. Hidup hanya ingin melihatmu terus bertumbuh—menjadi seseorang yang lebih kuat, lebih bijak, dan lebih mengenal dirimu dibanding hari-hari kemarin.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Tetaplah Melangkah
Rahmi Azzura
Cerpen
Saya Telah Difitnah
Syauqi Sumbawi
Flash
Aku Sudah Kenyang
Pasya Firmansyah
Cerpen
Bronze
Tentang Cinta
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Titik Nol Orde Baru : evolusi kucing penjaga lapak
Bang Jay
Novel
Ketika Langit Tak Lagi Memelukmu
Dyah
Flash
Bronze
Nostalgia
SIONE
Cerpen
Bronze
Merajut Diri
INeeTha
Cerpen
Bronze
Bunga Busuk yang Mekar di Bibirmu
Titin Widyawati
Flash
Dia Yang Bernafas
lidia afrianti
Flash
Ruang Mimpi
Tya Fitria
Flash
Bronze
Kata Mereka Akan Baik-Baik Saja
lidia afrianti
Flash
Bronze
Senyum Semerekah Pagi
DMRamdhan
Flash
Sebuah pencarian untuk kembali
Asep Saepuloh
Novel
Bronze
Kamuflase Cinta
Lestari Senja
Rekomendasi
Flash
Tetaplah Melangkah
Rahmi Azzura
Flash
Senja yang Sama
Rahmi Azzura
Flash
Sejak Kau Tak Ada
Rahmi Azzura
Flash
Titik Kesia-Siaan
Rahmi Azzura
Flash
Ombak Luka yang Tak Surut
Rahmi Azzura
Flash
Janji Di Semangkuk Bakso
Rahmi Azzura
Flash
Pamit
Rahmi Azzura
Cerpen
After 1550 days
Rahmi Azzura
Cerpen
Pertemuan Terakhir
Rahmi Azzura
Flash
Di Antara Altar dan Mimbar
Rahmi Azzura
Flash
Ramadhan Kedua Tanpa Ibu
Rahmi Azzura
Flash
Rumah Ilusi
Rahmi Azzura
Flash
Rumah Tanpa Pelukan
Rahmi Azzura
Cerpen
Pelukan Yang Tertunda
Rahmi Azzura
Novel
Deep Love; Berhenti Pada Satu Nama
Rahmi Azzura