Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Kelezatan Terakhir
0
Suka
2,632
Dibaca

NYARIS menyerah Surapati mencari makanan. Bahkan di tengah hutan beton yang terbengkalai dan terkabut lumut, serangga dan hewan-hewan avertebrata lain pun tiada lagi tersisa. Zaman keserakahan tak hanya bikin mual, tapi juga bikin muak. Manusia tidak lagi mengenal manusia. Mereka kembali ke naluri primitifnya: yang kuat yang menang.

Manusia sejenis Surapati hanya sejumput di kota ini. Tapi Surapati masih punya harap di dada. Di suatu tempat pasti ada segelintir orang yang masih punya hati. Seperti dirinya.

Surapati menghentikan langkah. Reseptor hidungnya mengendus jelas aroma sup daging. Hm… makanan! Ia menoleh ke sumber bau lezat itu: sebuah bekas minimarket, 20 meter ke arah barat.

Surapati mendekat dan mengintip dari jendela kaca yang pecah. Sepasang pria-wanita tengah berpesta makanan. Sejumlah piring kotor berserakan di sekitarnya.

Sambil menelan ludah, Surapati memberanikan diri menyapa. Ia disambut baik dan diminta bergabung. Lahaplah ia menyantap sup yang disodorkan. “Dapat daging dari mana kalian?” tanya Surapati sambil terus mengunyah.

Si wanita nyengir, lalu menuangkan segumpal daging ke piring Surapati.

Surapati membelalak. Perutnya mendadak mual. Di piringnya, uap kuah mengepul dari sebongkah kaki manusia yang sudah tidak utuh.

Tiba-tiba muncul sekelompok orang mengelilingi dan menatap rakus Surapati.

Dengan pisau, sendok, dan garpu di tangan.

***

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
Kelezatan Terakhir
hyu
Cerpen
MANTRA LUDAH
Hans Wysiwyg
Cerpen
Penitipan Mimpi
Bobby Mahmud
Flash
Wajah
Noor H. Dee
Flash
Kitab Manhyang
Tourtaleslights
Novel
FIRASAT
Rara
Flash
Makan malam spesial
Jasmine23Pramestia
Flash
Bronze
S
Rama Sudeta A
Cerpen
MY MUSE
KIN DOUTZEN
Flash
Parakang 01
Justang Zealotous
Novel
MASED
Denok Ayu Uni Aisandi
Cerpen
Bronze
AH, KITA?
Citra Rahayu Bening
Flash
Bronze
Sang Penjaga (3)
Omius
Cerpen
Bronze
Puteri Mawar Merah
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Misteri Celana Dalam Olda Veyotta
Arba Sono
Rekomendasi
Flash
Kelezatan Terakhir
hyu
Cerpen
Hero
hyu
Flash
Sam
hyu
Cerpen
Pulang
hyu
Cerpen
Bronze
Kiamat
hyu
Cerpen
Buruk Cermin Muka Dibelah
hyu
Cerpen
Ada Apa dengan Cinta(ku)
hyu
Flash
Izin Tuhan
hyu
Cerpen
Di Ujung Pelangi
hyu
Skrip Film
Ngelumpati Mbakyu
hyu
Flash
Sebelum Dipanggil
hyu
Cerpen
Bronze
Sahabat Tak Terlihat
hyu
Cerpen
Semar Mendem
hyu
Flash
Jalan, Yuk!
hyu
Novel
Bronze
Dua Sejiwa
hyu