Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
PEREMPUAN YANG BERSAMAKU
9
Suka
20,082
Dibaca

Perempuan itu, entah dari mana ia datang. Dan tidak ada yang tahu kemana ia pergi. Ia hadir ketika senja terkalahkan oleh sang malam. Ketika matahari terlahap habis di ufuk barat. Ketika lembayung berwarna merah saga. Namun ia tidak ada di acara-acara pesta. Atau di acara hajatan dan perwiritan. Tidak ada yang tahu ia tinggal dimana. Tidak ada yang tahu siapa dia, asal-usulnya. Dan tidak ada yang mau tahu cerita tentang dia. Dia bagaikan seekor burung gagak yang sangat menakutkan.

Ia muncul dari balik balik malam yang sangat dingin. Ketika malam telah diselubungi selimut hitam tebal. Bermandi cahaya rembulan yang redup dan suara binatang malam yang terdengar aneh.

Perempuan itu bergaun merah jambu. Memakai lipstick merah muda dan memakai parfum kembang seribu. Memakai kalung putih bertaburkan batu minikan. Rambutnya tergerai panjang. Ia bagaikan bidadari turun dari khayangan.

Malam menggayut. Mengantarkan kembali angin dingin yang beku. Membuat aku meringkuk dalam jaket parasutku. Malam benar-benar membuatku kalud. Aku bertemu dengan perempuan itu saat pikiranku tengah digeluti sebuah masalah besar dalam hidupku. Ia hadir begitu saja di depanku. Dengan menebar senyum dan memperlihatkan sederetan giginya yang putih bersih. Memamerkan belahan dadanya yang sintal dan kemolekan tubuhnya. Bulu matanya lentik dengan bola mata bersinar.

Perempuan itu mendekatiku. Aku memang terpana melihatnya. Ia memang sosok perempuan yang sangat sempurna. Aku menatapnya dengan tajam.

“Jangan menatapku seperti itu.” katanya lembut. Aku mengerjab, tersadar dari lamunanku.

“Siapa kau?” tanyaku penasaran. Perempuan itu tersenyum seraya duduk di sampingku.

“Aku Kinanti. Aku lah yang telah lama kau nanti.” ucapnya lembut, mencoba merayuku. Parfum yang menyeruak tercium di hidungku. Aku betul-betul tidak dapat membayangkan parfum apa yang telah dipakainya. Wangi dan teramat wangi. Aku mengerutkan dahiku. Sepertinya ia bisa membaca pikiranku. Saat ini aku memang sangat merindukan seorang gadis duduk di sampingku. Dan kini usiaku hampir berkepala empat. Tanpa ada embel-embel yang pasti. Istri dan anak.

“Kau kelihatan kalud. Apa yang kau pikirkan?”

“Hidup. Aku merasakan kehidupanku telah sirnah.” kataku.

“Kau tidak boleh berucap begitu. Hidup adalah suatu anugrah yang indah.”

Perempuan itu membelai pundakku. Sesaat aku merasakan suasana sejuk yang menyeruak di sekujur tubuhku. Tapi aku tak mau terlarut dalam hal-hal aneh seperti itu. Bukankah itu suatu hal yang wajar, seorang lelaki menggeliat bila disentuh perempuan cantik seperti dia.

Malam semakin pekat. Hawa dingin seakan menguliti tubuhku. Menghantarkan kembali wangi parfum yang menyebar di sekitarku.

Itulah awal semua pertemuanku dengan perempuan itu. Dia muncul dari balik malam yang sangat pekat. Aku menghabiskan sisa malam dengan sebuah kepuasan banthin yang selama ini tidak kudapatkan.

Pagi datang seperti sepercik sesal yang terus menggulung. Senyap. Sesenyap petang-petangku yang datang kemudian. Perempuan itu telah pergi. Ia tak pernah datang lagi. Mungkinkah ia meninggalkan aku karena aku seorang pemabuk? Atau ada laki-laki lain yang menjadi incarannya.

Mataku terkerjab ketika kurasakan tetes embun pagi membasahi wajahku. Aku terkejut bukan main. Kali ini aku dibawanya ke tempat pemakaman. Aku tertidur di perkuburan antah berantah. Dan aku masih tertidur pada sebuah nisan bertuliskan nama seorang perempuan.

Kinanti.

Seluruh keberanianku pun hilang. Bersama angin pagi dan tanah kuburan tua.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Horor
Flash
PEREMPUAN YANG BERSAMAKU
Embart nugroho
Flash
Bronze
Janin
Bksai
Flash
Sang Korban
Ahmad R. Madani
Novel
Karantina
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Dia Menangkap Hantu dengan Dua Tangannya
Habel Rajavani
Flash
Sate Daging
Arlindya Sari
Novel
Gold
Fantasteen Scary Jangan Becermin Malam Ini
Mizan Publishing
Cerpen
Rumah Penuh Kenangan
Oscar Zkye
Flash
Bronze
Penulis Cerita Horor
bomo wicaksono
Cerpen
Bronze
SETAN RUMAH B2A
Ranang Aji SP
Flash
Boneka Kesayangan
Rudi Rustiadi
Cerpen
Bronze
Selamat Tidur
Rere Valencia
Novel
Gold
Fantasteen Pangeran Mimpi Zera
Mizan Publishing
Novel
Gold
Fantasteen Scary: Daruma-San
Mizan Publishing
Novel
Gold
Fantasteen Scary Annabelle
Mizan Publishing
Rekomendasi
Flash
PEREMPUAN YANG BERSAMAKU
Embart nugroho
Novel
Bronze
GOODBYE SINGAPORE
Embart nugroho
Novel
Bronze
NEGERI SERIBU BIDADARI
Embart nugroho
Novel
Bronze
DIA ADA DI APARTEMEN
Embart nugroho
Novel
Bronze
MASIH ADA CINTA DI HATIKU
Embart nugroho
Novel
COWOK MATRE
Embart nugroho
Novel
GOOD NIGHT DEAR
Embart nugroho
Novel
Bronze
SURAT CINTA AGAM
Embart nugroho
Novel
BALADA KAKEK VS NENEK
Embart nugroho
Novel
CERITA BAPAK TENTANG MASA LALU
Embart nugroho
Flash
ISTRIKU
Embart nugroho
Skrip Film
ELEGI CINTA MARIHOT
Embart nugroho
Novel
MISTERI RUMAH BAMBU DI BUKIT WINGIT
Embart nugroho
Novel
SANDIWARA CINTA
Embart nugroho
Skrip Film
KARENA AKU TAK PERNAH MELUPAKANMU
Embart nugroho