Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
DATK- Ter Tidur 2.0
0
Suka
7
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

“Bu Sinta engga masuk hari ini, ini tugasnya.” Pengurus kelas yang Aska tidak tau siapa namanya menuliskan beberapa tugas latihan yang diberikan guru. Hanya tinggal dua jam pelajaran terakhir hari ini, tapi syukurlah gurunya tidak datang.

Aska menatap gadis yang kini tertidur lelap menghadapnya. Napasnya lambat.

Kelopaknya bergerak sedikit saat matahari menyorotnya. Aska menggeser tubuhnya tanpa banyak berpikir, membuat bayangannya menutupi gadis itu.

“Ta.”

Aska mengangkat pandangannya, menatap orang itu lurus tanpa bicara. Yang ditatap perlahan mundur dan mengangkat tangan ke arahnya. Aska menyandarkan sikunya ke meja, dan menopang kepalanya di sana. Ia tidak bisa membungkuk lebih rendah dari itu, karena sinar matahari di belakangnya masih menyorot terik.

Hembusan angin membawa sebagian rambut Tata turun ke pipinya, tanpa sadar tangannya sudah bergerak maju dan menyingkirkan rambut itu ke belakang telingannya, perlahan.

Mata gadis itu masih tertutup rapat, tapi samar, senyuman mengembang di bibirnya, dan sekarang senyuman yang sama terangkat di bibir Aska.

Apa yang kau tertawakan? Pikirnya sambil menghapus senyumnya sendiri.

Matahari turun dengan cepat, teriknya sudah tak terasa lagi. Kini dingin yang mulai turun. Gadis itu memeluk tubuhnya sendiri, bergerak gelisah tapi masih tidak juga membuka matanya.

Aska mengambil sweater biru tua yang tersampir di bangkunya, sweater yang biasanya terlihat normal di tubuhnya, membungkus seluruh tubuh gadis itu.

Satu bibirnya terangkat tanpa bisa di tahan, tapi lagi-lagi dengan cepat ia hapus. Matanya beralih ke luar jendela, apakah ia harus membangunkan gadis itu sekarang?

Tapi ia masih ingin di sini lebih lama.

Aska baru sadar ia tertidur lagi, dan ketika bangun gadis itu sudah bangun dan memunggunginya. Tangannya dengan cepat melepas sweater milik Aska, menyerahkannya dan mengucapkan terima kasih.

Aska menatapnya dengan nyawa yang masih belum terkumpul setengahnya, tapi gadis di depannya dengan cepat mengepak bukunya dan tak lama setelahnya, ia sudah berdiri diam.

“Du… duluan,” bisiknya sebelum pergi meninggalkan Aska tanpa berbalik lagi.

Punggung gadis itu semakin menjauh, berjalan tanpa berbalik, meski ia sempat tersandung kakinya sendiri. Aska terkekeh pelan. Dasar. 

Silahkan baca DATK- Ter Tidur - untuk melihat cerita dari versi Tata.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Cerita Cinta Caroline
Josa Elliora
Novel
Pengantar Ilmu Mantan
ATTAR DARNIS
Novel
AKAD
Dini Kirani
Skrip Film
SENJA Ke-50
Amel Gladishani
Flash
DATK- Ter Tidur 2.0
Ayuningti
Novel
Bronze
Heart Lies
Ajeng Kelin
Novel
Rayyan Alexander
Heni Supatminah
Novel
Sesingkat Kalimat Ini
Putri Wulan Ningrum
Skrip Film
Kala
Nadya Christie
Flash
Proposal
Fani Fujisaki
Flash
Bronze
Yang paling Indah
Halimah RU
Flash
Bronze
RADYATAMA
essa amalia khairina
Novel
Bronze
Bias Rasa
Selvi Nofitasari
Novel
Tersetrum Cintamu
Cindy Elfira Putri
Flash
Potret Masa Lalu
BANYUBIRU
Rekomendasi
Flash
DATK- Ter Tidur 2.0
Ayuningti
Flash
DATK- Ter Tidur
Ayuningti
Flash
SISA- Bertemu Kembali
Ayuningti
Flash
SISA - Patah
Ayuningti
Flash
DATK- Bukan Titik
Ayuningti
Flash
SISA- Hujan
Ayuningti
Flash
DATK- Halaman 20
Ayuningti
Flash
DATK- Bukan Titik 2.0
Ayuningti
Flash
DATK- Berisik
Ayuningti
Flash
SISA- Rasa Baru
Ayuningti
Flash
SISA - Hilang
Ayuningti
Novel
Di Ujung Garis Batas
Ayuningti