Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Katanya di suatu hari yang cerah, "Janji, ya, kita akan jadi teman seterusnya? Benar-benar teman, enggak lebih." Dengan satu senyuman tulusnya, langitku seakan menjadi mendung dan semenjak hari itu, ia menghilang.
Kukira perkataannya hanya bermaksud untuk menjauhkanku. Kukira ia ingin membuat batasan pada pertemanan kami. Kukira, ia sedang menolakku sebelum aku sempat menyatakan perasaan. Sayangnya, di suatu hari yang benar-benar mendung, sepucuk surat datang bersama kabar tentangnya, meruntuhkan duniaku.
'Aku menyayangimu, lebih dari teman. Tapi kamu jangan, ya? Jangan pernah. Karena kalau surat ini sampai padamu, artinya aku sudah pergi ke tempat yang jauh. Jaga dirimu baik-baik, temanku sayang.'