Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Sejarah
MAAF, SAYA CUTI
2
Suka
15
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Uhuk uhuk uhuk uhuk.... seer

Oh Tuhan ... Sampai kapan aku seperti ini, sudah dua minggu aku cuti kerja karena batuk ini memalukan ku!!! Jeritku diatas balkoni mes tempat kerja ku.

Kring kring kring !!

Aku lihat layar telepon ku dari guru les bahasa Inggris ku menelpon ku. Dengan lemas aku berangkat dari dudukku. Aku mengangkat dan hanya menjawab jika dia bertanya.

"Ika, kamu masih ngompol tak?"

Aku hanya menahan tawa serta malu untuk menjawab sebab di mes lagi banyak orang.

"Mem, saya masih batuk disertai kencing, sampai celana saya semuanya basah, apalagi di Hongkong lagi musim dingin,jawabku.

"Aduh Ika, saya khawatir dengan kesehatan kamu, pedahal tiga hari lagi kamu akan Pap dan dua hari kemudian kamu akan fly ke tempat majikan mu."

Mendengar jawaban Mem, hatiku terenyuh sekaligus sedih. Aku bagai buah simalakama, ingin menjawab 'iya' tetapi batuk ini seolah menghalangi ku. Bahkan untuk sholat pun aku memakai pempers.

"Mem, apakah bisa Pap dan fly jika batuk saya belum sembuh 100%?"

"Berdoa saja ya Ika, semoga keajaiban dan keberuntungan dari Allah berpihak kepada kamu?" Ujar Mem dengan nada sedih.

"Saya pasti sembuh dan pulih Mem, saya yakin Allah memberi saya demam sebagai caranya untuk menghapus dosa saya yang tersembunyi,"jawabku yakin.

"Aamiin Allahuma Aamiin, semoga Allah mendengar keluhan mu dan segera memulihkan kesehatan mu ya, Ika," sambung Mem.

Tiga hari kemudian, aku memakai pempers dan memaksa diri masuk kelas. Dan, dengan ijin Allah Kun fayakun dari_NYA aku sembuh tepat di pukul 15.00 PM. Aku bisa bernyanyi dan langsung aku samperin Mem, memberi tahu bahwa aku sudah pulih. Saat itu juga aku pergi Pap dan dua hari kemudian aku fly ke Taype, aku bekerja di hotel sebagai staf. Kerana batuk itu berat badanku turun drastis, bajuku jadi size M dari sebelumnya size XXL. Itulah pengalaman mirisku selama di mes Taiwan.

Satu pesanku pada diri sendiri. Jangan pernah menyepelekan kesehatan dan jangan pernah mencoba jajan di kantin dan diluar jika perut tidak bisa terima. Kesehatan itu adalah harta berharga di dunia.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Flash
MAAF, SAYA CUTI
Flora Darma Xu
Novel
Gold
Go Set a Watchman
Mizan Publishing
Cerpen
Sketsa Mulia Di Langit Jakarta
Rizki Mubarok
Cerpen
Bronze
Artefak yang Terbuang
Zee Lesta
Novel
General Kyy: Legend of War and Peace
Rizky Yahya
Novel
Gold
Alibaba`s World
Noura Publishing
Cerpen
Bronze
Patung Pahlawan
Yanti Soeparmo
Novel
Bronze
EMPAT JEJAK DI KYOTO Kunci Amaterasu dan Takdir Dua Dunia
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
The Love the State Could Not Allow (Breaking Protocol)
Hiraya Laras
Cerpen
Bronze
Antara Utara dan Selatan
Silvarani
Novel
Gold
Selling Yourself
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Saat cahaya menyentuh Es
hiskiana
Novel
Bronze
Gudang Ketawa: Tiga Teknisi, Satu Kantor, Banyak Cerita
Muhammad Agra Pratama Putra
Cerpen
Bumiputera
Adinda Amalia
Novel
Gold
Meditations
Noura Publishing
Rekomendasi
Flash
MAAF, SAYA CUTI
Flora Darma Xu
Flash
KEROPOK LEKOR BASAH
Flora Darma Xu
Flash
AKU MASIH HIDUP
Flora Darma Xu
Flash
ABOUT ME
Flora Darma Xu
Flash
ALAMAK RAYA LAGI! KUE RAYA TAK JADI
Flora Darma Xu
Flash
JEBAKAN CINTA FILTERS
Flora Darma Xu
Flash
MELUR
Flora Darma Xu
Flash
THE UNSUNG MELODY
Flora Darma Xu
Flash
TERLALU CANTIK SAMPAI TAKUT AIR
Flora Darma Xu