Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
SISA- Bertemu Kembali
0
Suka
1,809
Dibaca

Ia mengambil satu buku yang menarik perhatiannya, membukanya langsung di tengah dan mulai membaca isinya. Perpustakaan hari itu kosong, bukan tanpa alasan, sebagian besar mahasiswa sudah pulang ke kampung halamannya karena libur semester telah di mulai. Waktu yang memang ia inginkan untuk kembali ke kampus ini setelah dua tahun.

Tapi sepertinya dunia tidak sebaik itu padanya. Ia merasa pundaknya di sentuh seseorang, tubuhnya otomatis bergerak menjauh, tapi kini ia yang mematung di sana. Sosok itu ada di sana, orang yang paling tidak ingin ia lihat, berdiri di depannya dengan wajah terkejut dan tersenyum konyol padanya, “Kau sudah kembali?”

Ia mengangkat alisnya, mengatupkan kedua bibirnya hingga membentuk garis lurus, sebelum akhirnya menarik paksa kedua sudut bibirnya ke atas. Tak ada jawaban, ia hanya menutup bukunya pelan, dan meletakkannya kembali ke tempatnya, seakan hal itu bisa membuatnya memutar waktu sebelum mereka bertemu.

“Kapan kau kembali?” Orang itu masih di sana, sial.

Ia melirik dari samping bahunya, menarik napasnya panjang sebelum kembali berhadapan dengannya. “Kau tidak pulang?”

Laki-laki itu menyipitkan matanya, “Kau tidak menjawab pertanyaanku.”,

“Kau juga tidak menjawab pertanyaanku.” Sergahnya,

“Aku yang bertanya lebih dulu.”

Ia memukul lengan laki-laki itu tanpa sadar, dan keduanya mulai terkekeh bersama, tertawa seperti mereka dulu tertawa, seakan waktu dua tahun tidak mengubah apa pun.

Tidak sampai seorang gadis dengan rambut sebahu datang di antara keduanya, “Sudah?” suaranya lembut, matanya yang jernih menatap mereka berdua bergantian,

Laki-laki itu tersenyum ke arah si gadis, senyum yang tak pernah ia lihat sekalipun.

Ia menggenggam erat ujung bajunya, matanya memperhatikan kedua orang di depannya, rasanya kakinya ingin lari dari sini, tapi ia menahannya dengan baik, meski bibirnya bergetar hanya untuk tersenyum.

“Kau mau pulang bareng?” tanya laki-laki itu,

Kepalanya menggeleng, terlalu cepat hingga ia bisa merasakan sakit di sisi lehernya.

Alis laki-laki itu bertaut, “Ayo, bareng.” Bujuk laki-laki itu,

Ia melihat ke arah gadis yang juga memandangnya dengan senyuman, bibirnya yang juga sedang tersenyum tiba-tiba terasa kaku. Ia menatap keduanya bergantian, “Pergilah.” Bisiknya, tenggorokannya terasa kering.

“Telepon aku nanti.” Kata laki-laki itu saat berbalik dan menjauh dari sana,

Ia tidak langsung menjawab, tidak mau. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
SISA- Bertemu Kembali
Ayuningti
Novel
Bronze
My First and Last
fransisca Lukito
Novel
Gold
Escape Plan
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Wedding Terror
Ratna Aleefa
Cerpen
Jaenudin
Steffi Adelin
Novel
Adhisti
Komorebi
Flash
Terahasia
Donquixote
Skrip Film
PULIH
Euis Anisa R
Novel
Sam & Mut
Muhammad Rifal Asyakir
Novel
A Home
Vivie Hardika
Skrip Film
Matrikulasi Rasa
Lovaerina
Novel
Sabrina
Nanda M. Aksan
Novel
LEAVE ME
tiacahyanurani
Novel
Sepertiga Waktu Dalam Rasa Rindu
Alfan Hasanah
Novel
Bronze
Cinta yang Tepat, Datang Terlambat
Galih Aditya
Rekomendasi
Flash
SISA- Bertemu Kembali
Ayuningti
Flash
SISA- Rasa Baru
Ayuningti
Flash
DATK- Bukan Titik 2.0
Ayuningti
Novel
Di Ujung Garis Batas
Ayuningti
Flash
SISA - Hilang
Ayuningti
Flash
DATK- Ter Tidur 2.0
Ayuningti
Flash
DATK- Bukan Titik
Ayuningti
Flash
DATK- Berisik
Ayuningti
Flash
DATK- Ter Tidur
Ayuningti
Flash
SISA - Patah
Ayuningti
Flash
SISA- Hujan
Ayuningti
Flash
DATK- Halaman 20
Ayuningti