Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
SISA- Bertemu Kembali
0
Suka
3,465
Dibaca

Ia mengambil satu buku yang menarik perhatiannya, membukanya langsung di tengah dan mulai membaca isinya. Perpustakaan hari itu kosong, bukan tanpa alasan, sebagian besar mahasiswa sudah pulang ke kampung halamannya karena libur semester telah di mulai. Waktu yang memang ia inginkan untuk kembali ke kampus ini setelah dua tahun.

Tapi sepertinya dunia tidak sebaik itu padanya. Ia merasa pundaknya di sentuh seseorang, tubuhnya otomatis bergerak menjauh, tapi kini ia yang mematung di sana. Sosok itu ada di sana, orang yang paling tidak ingin ia lihat, berdiri di depannya dengan wajah terkejut dan tersenyum konyol padanya, “Kau sudah kembali?”

Ia mengangkat alisnya, mengatupkan kedua bibirnya hingga membentuk garis lurus, sebelum akhirnya menarik paksa kedua sudut bibirnya ke atas. Tak ada jawaban, ia hanya menutup bukunya pelan, dan meletakkannya kembali ke tempatnya, seakan hal itu bisa membuatnya memutar waktu sebelum mereka bertemu.

“Kapan kau kembali?” Orang itu masih di sana, sial.

Ia melirik dari samping bahunya, menarik napasnya panjang sebelum kembali berhadapan dengannya. “Kau tidak pulang?”

Laki-laki itu menyipitkan matanya, “Kau tidak menjawab pertanyaanku.”,

“Kau juga tidak menjawab pertanyaanku.” Sergahnya,

“Aku yang bertanya lebih dulu.”

Ia memukul lengan laki-laki itu tanpa sadar, dan keduanya mulai terkekeh bersama, tertawa seperti mereka dulu tertawa, seakan waktu dua tahun tidak mengubah apa pun.

Tidak sampai seorang gadis dengan rambut sebahu datang di antara keduanya, “Sudah?” suaranya lembut, matanya yang jernih menatap mereka berdua bergantian,

Laki-laki itu tersenyum ke arah si gadis, senyum yang tak pernah ia lihat sekalipun.

Ia menggenggam erat ujung bajunya, matanya memperhatikan kedua orang di depannya, rasanya kakinya ingin lari dari sini, tapi ia menahannya dengan baik, meski bibirnya bergetar hanya untuk tersenyum.

“Kau mau pulang bareng?” tanya laki-laki itu,

Kepalanya menggeleng, terlalu cepat hingga ia bisa merasakan sakit di sisi lehernya.

Alis laki-laki itu bertaut, “Ayo, bareng.” Bujuk laki-laki itu,

Ia melihat ke arah gadis yang juga memandangnya dengan senyuman, bibirnya yang juga sedang tersenyum tiba-tiba terasa kaku. Ia menatap keduanya bergantian, “Pergilah.” Bisiknya, tenggorokannya terasa kering.

“Telepon aku nanti.” Kata laki-laki itu saat berbalik dan menjauh dari sana,

Ia tidak langsung menjawab, tidak mau. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
SISA- Bertemu Kembali
Ayuningti
Novel
SENATA
dreamer
Novel
Gold
Athirah
Noura Publishing
Novel
TIMUN EMAS, TERASI, DAN RAKSASA
zae_suk
Novel
Gold
Tiada Ojek Di Paris
Mizan Publishing
Novel
Ambisiku itu, Kamu
Dewi Lestari
Novel
Bronze
Pretty Boy for Sheana
Desy Cichika
Flash
Cinta Pertama
Andini Ekaputri Nuraulia
Cerpen
Bronze
Bahasa Bunga Untukmu
Andaray
Novel
Kylie (Secret Of Love)
Julieta Syakur
Novel
Bronze
Too Late
Marwah Wafa' Azzahra Choirunnisa
Novel
Like The Last One
Caroline
Flash
Always Have Been, Always Will Be
Farah Maulida
Novel
Bronze
AOZORA ( LANGIT BIRU)
Ranika
Novel
Come True
Siti Rajibah Shalma
Rekomendasi
Flash
SISA- Bertemu Kembali
Ayuningti
Flash
SISA - Patah
Ayuningti
Flash
DATK- Halaman 20
Ayuningti
Flash
Sisa - Sebelum Hujan Turun
Ayuningti
Flash
DATK- Bukan Titik
Ayuningti
Flash
SISA - Hilang
Ayuningti
Flash
DATK- Bukan Titik 2.0
Ayuningti
Flash
DATK- Ter Tidur
Ayuningti
Flash
SISA- Rasa Baru
Ayuningti
Flash
DATK- Ter Tidur 2.0
Ayuningti
Novel
Di Ujung Garis Batas
Ayuningti
Flash
DATK- Berisik
Ayuningti
Flash
Sisa - Suapan Terakhir
Ayuningti
Flash
SISA- Hujan
Ayuningti