Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
SISA- Bertemu Kembali
0
Suka
6,926
Dibaca

Ia mengambil satu buku yang menarik perhatiannya, membukanya langsung di tengah dan mulai membaca isinya. Perpustakaan hari itu kosong, bukan tanpa alasan, sebagian besar mahasiswa sudah pulang ke kampung halamannya karena libur semester telah di mulai. Waktu yang memang ia inginkan untuk kembali ke kampus ini setelah dua tahun.

Tapi sepertinya dunia tidak sebaik itu padanya. Ia merasa pundaknya di sentuh seseorang, tubuhnya otomatis bergerak menjauh, tapi kini ia yang mematung di sana. Sosok itu ada di sana, orang yang paling tidak ingin ia lihat, berdiri di depannya dengan wajah terkejut dan tersenyum konyol padanya, “Kau sudah kembali?”

Ia mengangkat alisnya, mengatupkan kedua bibirnya hingga membentuk garis lurus, sebelum akhirnya menarik paksa kedua sudut bibirnya ke atas. Tak ada jawaban, ia hanya menutup bukunya pelan, dan meletakkannya kembali ke tempatnya, seakan hal itu bisa membuatnya memutar waktu sebelum mereka bertemu.

“Kapan kau kembali?” Orang itu masih di sana, sial.

Ia melirik dari samping bahunya, menarik napasnya panjang sebelum kembali berhadapan dengannya. “Kau tidak pulang?”

Laki-laki itu menyipitkan matanya, “Kau tidak menjawab pertanyaanku.”,

“Kau juga tidak menjawab pertanyaanku.” Sergahnya,

“Aku yang bertanya lebih dulu.”

Ia memukul lengan laki-laki itu tanpa sadar, dan keduanya mulai terkekeh bersama, tertawa seperti mereka dulu tertawa, seakan waktu dua tahun tidak mengubah apa pun.

Tidak sampai seorang gadis dengan rambut sebahu datang di antara keduanya, “Sudah?” suaranya lembut, matanya yang jernih menatap mereka berdua bergantian,

Laki-laki itu tersenyum ke arah si gadis, senyum yang tak pernah ia lihat sekalipun.

Ia menggenggam erat ujung bajunya, matanya memperhatikan kedua orang di depannya, rasanya kakinya ingin lari dari sini, tapi ia menahannya dengan baik, meski bibirnya bergetar hanya untuk tersenyum.

“Kau mau pulang bareng?” tanya laki-laki itu,

Kepalanya menggeleng, terlalu cepat hingga ia bisa merasakan sakit di sisi lehernya.

Alis laki-laki itu bertaut, “Ayo, bareng.” Bujuk laki-laki itu,

Ia melihat ke arah gadis yang juga memandangnya dengan senyuman, bibirnya yang juga sedang tersenyum tiba-tiba terasa kaku. Ia menatap keduanya bergantian, “Pergilah.” Bisiknya, tenggorokannya terasa kering.

“Telepon aku nanti.” Kata laki-laki itu saat berbalik dan menjauh dari sana,

Ia tidak langsung menjawab, tidak mau. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
SISA- Bertemu Kembali
Ayuningti
Flash
Strategi Mengulur Tali Pancing
Luca Scofish
Cerpen
Bronze
Panggung Kertas
Ragil Romly
Flash
Maaf Cinta
Queeniavv
Novel
Gold
Public Enemy
Bentang Pustaka
Flash
Bukunya Sampai, Harapannya Usai
Lisnawati
Cerpen
Bronze
Sutinah Sang Penghibur Malam
Priyo Setioko
Cerpen
Yes, Absofxxkinglutely!
RA Senja
Novel
Bronze
Diary Bertali Luka.
Herniyanah
Skrip Film
Same Sky Different World
Evi Ratnasari
Flash
Belum diperbolehkan sayang
Rizky dewita silaban
Novel
Bronze
Bunga Abu-Abu
Dhea Dusak
Novel
Bronze
Magnolia dan Elang Hitam
Garnet
Novel
Milikku Seorang
Amrullah Ibrahim
Flash
Di Balik Jaket Hijau
Lukitokarya
Rekomendasi
Flash
SISA- Bertemu Kembali
Ayuningti
Flash
DATK- Ter Tidur
Ayuningti
Flash
Sisa - Suapan Terakhir
Ayuningti
Flash
SISA - Hilang
Ayuningti
Flash
SISA- Rasa Baru
Ayuningti
Flash
DATK- Halaman 20
Ayuningti
Flash
DATK- Bukan Titik 2.0
Ayuningti
Flash
DATK- Berisik
Ayuningti
Flash
DATK- Bukan Titik
Ayuningti
Flash
Sisa - Sebelum Hujan Turun
Ayuningti
Flash
SISA - Patah
Ayuningti
Flash
SISA- Hujan
Ayuningti
Flash
DATK- Ter Tidur 2.0
Ayuningti
Novel
Di Ujung Garis Batas
Ayuningti