Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Under Your Spell
0
Suka
14
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

James tidak benar-benar yakin apakah ia jatuh cinta pada detik pertama mereka bersitumbuh pandang. Namun yang pasti, ada sesuatu lebih dari sekadar rasa kagum saat mata James menangkap sosok Kiara untuk pertama kalinya di sekolah mereka.

​Kiara tidak seperti murid-murid lain. Gadis itu tidak tampak seperti siswi-siswi lain yang biasanya sibuk bersolek atau saling sikut menyikut demi mencuri perhatian cowok asal London itu.

​Bahkan saat pertama kali James bertemu, keberadaan gadis itu nyaris tak terlihat. Tidak ada ledakan pesona dari Kiara yang membuat James langsung terpana saat menyadari keberadaan gadis itu di ruangan yang sama dengan James. Sosok Kiara bisa dibilang... nyaris biasa saja.

​Hal pertama yang James sukai dari Kiara adalah rambut hitamnya.

Terurai panjang dan indah hingga mencapai punggung bagian bawah. Terkadang Kiara biarkan rambutnya terkuncir rapi, terkadang diikat asal-asalan, atau dibiarkan terurai bebas begitu saja, menciptakan gelombang memukau yang lebih sering Kiara sibak begitu saja sebagian helainya ke belakang telinga, membuat gadis itu lambat laun jadi kelihatan sangat manis di mata James.

Kiara juga terkadang memakai kacamata, namun di waktu lain gadis itu memilih untuk menanggalkannya.

​James beberapa kali berpapasan dengan Kiara di beberapa sudut BSJ. Namun, memori tentang Kiara yang paling sering terekam dikepala James adalah saat di perpustakaan.

Di sanalah Kiara sering menghabiskan sedikit waktu luangnya saat jam kosong, tenggelam dalam lembaran buku-buku berat yang sanggup membuat kepala James berdenyut hanya dengan membaca judulnya saja.

​Selain di sana, James juga sering menemukan Kiara di kantin bersama teman-temannya.

​Dan beberapa kali dari pengamatan James juga, Kiara nyaris tidak pernah membeli makanan di kantin sekolah mereka.

Setiap kali James melihatnya, gadis itu selalu setia dengan bekal yang Kiara sudah bawa sendiri.

Di saat teman-teman di sekelilingnya memesan bertumpuk-tumpuk hidangan lezat dari kantin eksklusif sekolah, Kiara tetap membuka kotak makannya dengan penuh percaya diri, seolah ia tidak pernah pundung sama sekali meskipun teman-temannya tidak jarang melempar ledekan untuk Kiara karena kebiasaannya yang selalu dalam 'mode berhemat', dan beberapa ledekan lainnya dalam bahasa Indonesia yang sama sekali tidak dapat dipahami James.

​"Survival mode always save me till the end of the day," kalimat itu tertangkap oleh pendengaran James saat Kiara, dengan wajah sangat sumringah, menjejalkan suapan besar makanan dari bekal yang ia bawa.

​Gelak tawa teman-temannya pun pecah mendengar guyonan Kiara. Membuat James tanpa sadar jadi reflek tertawa juga.

Marvin menyaksikan gelagat anomali sahabatnya yang sedang berdiri dibelakang punggungnya dengan kening berkerut bingung.

Cowok dihadapan James itu baru saja akan bertanya mengapa sahabatnya itu tiba-tiba terkekeh aneh tanpa alasan, ketika matanya reflek mengikuti arah pandang James yang terpaku pada satu titik di sudut keramaian kantin.

​Kebingungan Marvin jadi sirna seketika, digantikan oleh dehaman cukup keras yang memaksa mata abu-abu kehijauan milik James beralih dari sosok di ujung kursi sana.

​"Aku pikir kamu tidak bakal kena 'hipnotis'-nya juga."

​James mengerjapkan mata, mencoba menetralkan ekspresi seraya bertanya,

"What do you mean?"

​Marvin membalikkan tubuh untuk menatap James sesaat, lalu sedetik kemudian ia mengalihkan pandangannya tepat ke arah Kiara, seolah menegaskan jawaban tanpa perlu Marvin suarakan.

Seketika, semburat kemerahan menyerang kedua pipi James.

​"Benar, kan? Kamu kena sihirnya Kiara Juno juga, ya?"

​James menaikkan kedua alisnya, mencoba mencerna nama yang baru saja Marvin sebutkan.

"Juno? Namanya Kiara Juno?"

​Marvin mengangguk mantap.

"Iya. Kenapa? Aneh, ya, namanya?"

​James ingin sekali mengiyakan, tapi hati nuraninya seperti menolak.

James sendiri tahu arti dari nama Juno sendiri.

Baginya, nama panjang Kiara ini terasa unik.

Sungguh unik, seolah nama itu telah dicanangkan dengan sangat matang, menggambarkan persis seperti apa sosok Kiara di mata James saat ini.

​Unik... dan cantik.

​Tanpa sadar, James kembali menjatuhkan pandangannya pada Kiara yang tengah tersenyum ceria. Gadis itu tampak mendengarkan dengan saksama saat temannya yang duduk di depan sedang menjelaskan sesuatu.

​Lalu, satu detik kemudian, apa yang dilakukan Kiara sanggup membuat jantung James seolah berhenti berdenyut.

​Kiara tertawa.

​Tawa yang begitu renyah, begitu lepas, hingga James nyaris tersandung kakinya sendiri saat mencoba melangkah maju dalam antrean.

​"Sialan..."

​Rutukan James membuat Marvin menoleh cepat.

"What's going on?"

​James tidak menyahut. Ia biarkan matanya terkunci pada tawa hangat Kiara yang masih mengudara. Tawa yang mengirimkan desir aneh yang menghangatkan relung hatinya. Tawa yang membuat kedua mata gadis itu menyipit manis, seperti membentuk bulan sabit, berderai begitu tulus hingga menular pada orang-orang di sekitarnya.

​Untuk pertama kalinya, James merasakan sebuah hasrat serta desakan anomali yang belum pernah ia rasakan pada gadis mana pun di dunia ini.

Detik itu juga James menyadari, bahwa ia telah jatuh cinta pada cara Kiara tertawa.

​"Man, are you alright?"

​James menatap Marvin dengan tatapan kelam serta ntens.

​Lalu dengan suara rendah penuh tekad, James berkata.

​"Tawa itu harus jadi milikku, man. Tawa luar biasa cantik dan sialan itu harus jadi milikku. Tawa Kiara. Kiara Juno, harus jadi milikku. Bagaimanapun caranya."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Under Your Spell
Farah Maulida
Novel
Keajaiban
fabian
Novel
Record of Chance
Tanto Maulana
Novel
runtuh
Erlita Scorpio
Novel
PARAPET
Tika Lestari
Novel
Bronze
Jodoh Wasiat Kakek
Rey Kholidah
Novel
Notasi Cinta Hilang
Sohibul Wahidin
Novel
Gold
Lo, Tunangan Gue!
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Tragedi Jatuh Cinta
Alfiani Intan
Novel
Kurma
Faiz el Faza
Novel
Antara Aku, Kamu dan Yogyakarta
Aquarista Surya F
Novel
The Married
Halimatus Sa'diyah
Novel
Bronze
ROSIE
yenimoon79
Novel
BUNGAKU
Arai Merah
Novel
MENIKAHI GADIS SMA
Yuli Anggraeni
Rekomendasi
Flash
Under Your Spell
Farah Maulida
Flash
Mama
Farah Maulida
Cerpen
Kala Itu, di Bandung
Farah Maulida
Flash
Parallax of Truth
Farah Maulida
Flash
Bronze
The Galaxy In Our Room
Farah Maulida
Flash
Bronze
Anterior to Your Heart
Farah Maulida
Novel
Its Always Been You, Fraya
Farah Maulida
Flash
Half-Written Love
Farah Maulida
Cerpen
Bukan Roman Picisan
Farah Maulida
Flash
Semua Untuk Anya
Farah Maulida
Flash
Did You Realize?
Farah Maulida
Flash
Always Have Been, Always Will Be
Farah Maulida
Cerpen
What Remains
Farah Maulida
Flash
Unexpected You
Farah Maulida
Cerpen
Jack and Nala
Farah Maulida