Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Bayi yang Tidak Pernah Dilahirkan
5
Suka
6,878
Dibaca

Hujan tengah mengguyur sebagian kota Denpasar. Ratna dan Rama, sedang dimabuk cinta. Hal-hal yang semula terasa asing, menjadi begitu menyenangkan. Bagaimana mereka menghabiskan malam bersama, setelah berpacaran lima tahun lamanya. Sebuah keputusan yang bisa dibilang nekat. Namun, tetap dilakukan oleh Ratna. Hanya untuk sebuah pembuktian cinta.

"Mas, abis ini mau kemana?" Gadis mungil itu mengambil sepatu ketsnya dan menaruhnya di depan meja kaca. Lalu, memakai kaos kaki biru muda. Menggunakan sepatu yang dihadiahkan dari Rama, kekasihnya.

"Mau makan lalapan nggak?" tanya sosok dengan kacamata bingkai kotak itu. Sosok yang paling dicintainya. Membuatnya kehilangan akal, setiap kali mereka berdebat.

"Boleh. Kebetulan aku lapar," jawab Ratna. Masih dengan senyuman di wajah cantiknya.

"Capek tah, Dik? Atau, kelaparan karena kita sudah banyak bakar kalori?" canda Rama dengan senyuman khas lelaki dewasa seumurannya.

"Ah, Mas. Sudah yuk, makan dulu," bujuk Ratna. Setelah menggunakan sepatunya, berjalan mengikuti Rama yang sudah duluan berjalan keluar kamar hotel.

***

Ratna memegang testpack dengan jemari yang gemetaran. Hasil yang ada di tangannya membuatnya terkejut. Padahal mereka sudah berhati-hati waktu itu. Dua garis merah. Pada sebuah testpack bercorak biru muda dan putih.

"Nggak mungkin."

Ia bangkit berdiri. Menopang dirinya pada dinding kamar mandi. Mencoba berjalan keluar menuju kamarnya. Ratna bingung harus menjelaskan hal serumit ini pada keluarganya.

Dengan testpack yang masih di tangan, ia berkeliling kamar mencari ponsel layar sentuh miliknya. Menekan nomor satu, hingga terhubung kepada Rama. Kekasih yang sangat dicintai dan dipercayai olehnya.

Jantungnya berdegup kencang. Ia berpikir harus menghubungi Rama dan menjelaskan keadaan yang ada. Satu hal lagi. Menjelaskan kalau ia pun ketakutan pada masa depan yang belum jelas di hadapan.

"Mas, aku hamil."

Suara itu terdengar gemetar dengan penuh keraguan. Namun, ia percaya kalau kekasihnya akan mengambil tanggung jawab itu. Karena bayi ini memang miliknya. Dan, anak kandungnya.

"Kamu bercanda kan? Atau, mungkin itu bukan anakku? Kamu pasti bertemu yang lain."

Jleb.

Jawaban itu pas mengenai hatinya. Egonya. Sebagai seorang wanita. Mendengar hal menyakitkan dari orang yang dicintai seakan membuat pertahanannya hancur. Semua impian yang direncanakan sebelumnya, seakan sebuah bualan belaka.

"Lelaki brengsek!" umpatnya dengan frustasi.

Ratna menutup panggilan telepon. Menangis terduduk dan mengusap wajahnya berulang kali. Sudah tengah malam, namun wanita muda itu tiba-tiba berjalan keluar dari rumah. Hanya membawa kartu identitas di saku jaket kain dan ponsel berada di genggaman.

Semua masih sama. Wallpaper Rama yang sedang memeluk Ratna dengan penuh kasih sayang. Sedihnya, hal itu tiba-tiba dipertanyakan olehnya.

Ratna masih berjalan tanpa arah. Hingga sebuah suara membuyarkan lamunannya. Klakson yang terdengar begitu nyaring dan pantulan cahaya yang menyilaukan. Apakah ia akan mati sekarang? Bersama dengan bayi yang takkan pernah dilahirkan ke dunia.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Bayi yang Tidak Pernah Dilahirkan
Hilda Resina
Novel
The magic of love in the life
thalita amalia
Novel
Greya Violeta
Justmade
Novel
Bronze
Aero school
Rain Dandelion
Novel
Keyra's story
ulya hilmi
Novel
Gold
PCPK My Cake Shop 2
Noura Publishing
Skrip Film
Lipstik
Herman Sim
Flash
Bronze
Bubur Ayam Cikini in 90s Midnight
Silvarani
Cerpen
Bronze
Kayla
AlifatulM
Novel
Meong
Laila NF
Flash
Sabtu pagi di utara Jakarta
Jafri Hidayat
Flash
Bronze
Bisa Kurang?
Reyan Bewinda
Flash
Bronze
Rasa yang tak pernah hilang
Ika nurpitasari
Novel
Bronze
Jodoh Dadakan Dirgantara
Andiliawati
Flash
Bronze
Rasa Yang Tertinggal
Aizawa
Rekomendasi
Flash
Bayi yang Tidak Pernah Dilahirkan
Hilda Resina
Flash
When Love Heal Our World
Hilda Resina
Cerpen
Dua Garis Menjadi Satu
Hilda Resina
Cerpen
Bronze
Lentera Cinta Luna
Hilda Resina
Novel
Kisah Belum Tergoreskan
Hilda Resina
Flash
Perpisahan Paling Pahit
Hilda Resina
Flash
Behind The Scars
Hilda Resina
Novel
Rumah Tempatku Pulang
Hilda Resina
Flash
Surat Untukmu, Anakku
Hilda Resina
Novel
Alam Semesta
Hilda Resina
Flash
Bronze
The Heart that Have Been Broken Before
Hilda Resina
Novel
Ruang Kosong
Hilda Resina
Cerpen
Pelukan Hangat Dinda
Hilda Resina
Cerpen
Cinta dan Benci
Hilda Resina