Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Thriller
Setting-an
0
Suka
678
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

"Guys, kali ini. Kita bikin konten yang agak beda. Kita akan coba sesuatu yang ekstrem dan pastinya real, ya, teman-teman." Garda membuka acara sekaligus memberikan peringatan jepada penonton. "Jadi, buat kalian yang enggak kuat kalian tutup dulu deh, dari pada kalian mimpi buruk."

 Gokil. Ini nih yang paling ditunggu-tunggu.

 Emang kalo The Weird bikin prank nggak ngotak njirr

 Ngapain sih harus bilang real segala, penonton juga tahu kali kalau itu setting-an.

 Haelah, si paling rill nggak, tuh. Buktiin aja langsung, susah amat.

 Berbagai komentar berebutan memenuhi ruang obrolan aplikasi berbagi video terbesar di dunia itu. Hampir satu juta orang telah bergabung dalam siaran langsung pemilik akun prankster paling digemari itu.

 Garda mengambil sebilah pisau. Ia memastikan kepada penonton bahwa partisipan yang duduk di kursi kayu saat ini benar-benar orang. Dibukanya penutup kepala itu sebentar lalu dipasangkannya kembali.

 Trik ini mah udah banyak yang pake. Paling mereka main di kamera tuh.

Iya, paling juga tuh orang udah diganti ama boneka.

Nggak seru. Mainnya udah kebaca nih, basi.

 "Perhatikan guys, gua kasih lihat kalau ini leher, masih asli. Bukan boneka." Garda berbicara ke arah kamera. "Kita mulai dalam tiga...dua...satu."

 Gila, gila. Kelihatan rill banget, cok.

 Ngeriiii... Walaupun udah tahu ini setting-an, tetap ngilunya ampe ke sini.

 mual banget cok

Dahlah... Nggak bisa berkata apa-apa lagi. Lemes...

 Darah mengalir deras membasahi baju putih yang dikenakan partisipan itu. Kepalanya diangguk-anggukan enteng oleh Garda. "Siap dengan kejutan lainnya?" 

 Garda dengan tangannya yang cekatan menarik kain penutup kepala partisipan kali ini. Semua kru yang ada di studio tercengang. Berbagai komentar juga menyampaikan keterkejutan yang sana. Ini sama sekali di luar rencana. Jelas-jelas kru di balik layar sudah menggantikan partisipan tadi itu dengan properti yang dibuat mirip. Tapi... Garda... benar-benar memotong kepala wanita itu. Bagaimana bisa?

 Garda menatap ke arahku. Senyumnya tampak ngeri. "Sorry, bro, tadi di awal sudah kubilang, kali ini pertunjukan kita dapat dipastikan real. No tipu-tipu."

Garda melenggang ke arah kru yang bertugas sebagai host live streaming dengan bangga. Ia menepuk laki-laki itu yang masih membeku di depan laptopnya. "Gimana, bro? viewers kita makin meledak kan?"

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Thriller
Flash
Setting-an
BANYUBIRU
Flash
Mysterious Email
Noer Eka
Novel
Agatha
agatha d christie
Novel
AERTERNA
Ferdi Ferdian
Novel
KOLEKTOR : Kau kah yang paling cantik?
Nur Rohmah Hidayati
Flash
Bronze
Silent love
Eva yunita
Flash
teman teman
Raja Alam Semesta
Skrip Film
DILATASI
Albert Stefanus
Skrip Film
The End
indra candra
Flash
Anneliese
Zi Chaniago
Cerpen
Bah yang Akan Datang ke Kota Kami
Fazil Abdullah
Skrip Film
Black Rainbow
Cassandra Reina
Novel
Orca
stillzee
Novel
Bronze
Saat Reuni Usai
Erva Eriyanti
Flash
Tutup Botol
Rahma Nanda Sri Wahyuni
Rekomendasi
Flash
Setting-an
BANYUBIRU
Flash
Keluarga
BANYUBIRU
Flash
Pesan Singkat
BANYUBIRU
Flash
Surat Ramalan
BANYUBIRU
Flash
Di Atas Motor
BANYUBIRU
Flash
Patung
BANYUBIRU
Flash
Selamat Bergabung
BANYUBIRU
Flash
Penyerap Emosi
BANYUBIRU
Flash
Tak Hangat Lagi
BANYUBIRU
Flash
Kembang Api
BANYUBIRU
Flash
Memulai Ulang
BANYUBIRU
Flash
Boneka Beruang
BANYUBIRU
Flash
Potret Masa Lalu
BANYUBIRU
Flash
Bersemi
BANYUBIRU
Flash
Monster
BANYUBIRU