Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Di Atas Motor
3
Suka
3,692
Dibaca

Percalayah, Dik, sekalipun ada dua motor sering terparkir di dalam rumah, tak satu pun dari antaranya kunaiki bersama Bapak. Aku tidak tahu kenapa selalu ada keengganan duduk berdua di atasnya. Aku tidak tahu mengendarainya dan aku lebih sering jadi beban anggota keluarga yang lain kalau mau jalan kemana-mana. Bapak tidak pernah jadi pilihan dan dia juga tidak pernah menawarkan diri. Akhirnya, satu motor diberikan kepada abang kita yang tertua.

Kecuali suatu hari, Dik, Bapak menawarkan diri. Beliau mengajak keliling, saat kutanya mau ke mana, Beliau cuma bilang, "ikut saja, sekadar muter-muter, ya, tidak apa-apa." Sesuatu yang ganjil, tapi akhirnya aku menurut.

Bapak mengajak Abang berkeliling desa, lalu ke desa-desa tetangga bahkan sampai ke perbatasan kecamatan yang jaraknya 20 km dari rumah kita. Kami sama sekali tak singgah, kalau berpapasan dengan kenalan paling disahuti dengan klakson. Pokoknya hari itu Bapak benar-benar aneh. Cuma, Dik, Bapak sempat bilang begini, "Le, Bapak sadar, jauhnya perjalanan kita ini, tak sejauh jarak di antara kita. Juga tak akan sebanding jauhnya kalau Bapak udah nggak ada. Kamu jaga adik-adikmu, kamu jaga ibumu. Kalau bisa, kamu belajar bawa motor biar ibumu nggak uring-uringan terus kalau Bapak nggak ada di rumah."

Aku paham maksud Bapak. Abang kita yang lebih tua sudah menikah. Mereka memilih pindah rumah. Meskipun nggak jauh, tetapi tidak mungkin Ibu harus ke sana kalau butuh naik motor. Kau belum terlalu paham sedingin apa mereka.

Dik, Aku sudah kehilangan Bapak dua kali. Pertama ketika dia memilih ibumu. Kedua, ketika ia benar-benar pergi untuk selamanya. Sekalipun kita tidak berasal dari rahim yang sama, kau tetap adikku. Karenanya, Abang belajar mengendarai motor seperti pesan Bapak juga membawamu berkeliling desa. Abang tidak mau membentang jarak yang jauh denganmu seperti kepada Bapak waktu itu. Kau setuju, kan?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Rainbow
Tiara Elsabila
Skrip Film
KALA SENJA DI KEMARAU
Ara Segara
Flash
Di Atas Motor
BANYUBIRU
Novel
Goldfish
Gemi
Novel
Bronze
Pelangi Dibalik Hujan
Demelza Fidelia
Novel
Bronze
Cinta Terlarang di Antara Saudara
Aldibilalagi
Novel
We Can Finally Call It Home
Ida Ayu Saraswati
Flash
Bronze
ANGGREK
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Flash
Bronze
ARUMI
Faisal Susandi
Flash
Bronze
Pak, Tahun ini Aku Wisuda.
Tiri Tirtha
Flash
Berpisah atau Bersama tapi Menyakitkan
Ika nurpitasari
Flash
Bronze
Ketikanmu Tanggungjawabmu
Rere Valencia
Cerpen
Knowing the Unknown
Grace Anindya
Cerpen
Warteg Cinta
Foggy FF
Cerpen
Bronze
KEJUTAN DI MALAM ISTIMEWA
Setiyarini
Rekomendasi
Flash
Di Atas Motor
BANYUBIRU
Flash
Patung
BANYUBIRU
Flash
Jangan Paksa Aku Berdoa
BANYUBIRU
Flash
Keluarga
BANYUBIRU
Flash
Tak Hangat Lagi
BANYUBIRU
Flash
Badai Tidak Akan Berlalu
BANYUBIRU
Flash
Memulai Ulang
BANYUBIRU
Flash
Titik Buta
BANYUBIRU
Flash
Surat Ramalan
BANYUBIRU
Flash
Kembang Api
BANYUBIRU
Flash
Potret Masa Lalu
BANYUBIRU
Flash
Bersemi
BANYUBIRU
Flash
Boneka Beruang
BANYUBIRU
Flash
Filter
BANYUBIRU
Flash
Kata Orang
BANYUBIRU