Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Belakangan ini Joni punya kebiasaan baru. Taman kampus itu menjadi tempat pertama yang ia kunjungi sebelum masuk kelas. Saat istirahat dan sebelum pulang juga selalu ia sempatkan ke sana. Surat itu ternyata telah memberikan harapan baru kepada Joni yang sudah lama menyandang status jomlo. Jika ramalan dalam surat itu benar, ia harusnya bertemu dengan calon jodohnya hari ini.
"Hai! Kamu sudah lama menunggu?" Suara seorang perempuan mengagetkan Joni. Jantungnya berpacu semakin cepat melihat seorang perempuan berdiri di depannya.
Joni menjawab dengan gelagapan. Binar matanya tak bisa menyembunyikan kalau ia sudah langsung terpana melihat perempuan itu. "Ah... Nggak juga." Ia terkekeh.
"Aku perhatikan kamu sering ke sini. Apa karena surat itu?"
Joni semakin merasa di atas awan. Ia semakin mantap kalau perempuan itu adalah orang yang dimaksud dalam surat itu.
"Woi Jon, ngapain lu di situ?"
Joni menoleh ke sumber suara.
"Itu temanku Sandi," terangnya kemudian kepada perempuan itu.
"Jon, lu kesambet apa gimana? Buruan. 5 menit lagi kelas, nih."
Joni mulai jengkel. "Duluan aja. Gue ngobrol bentar ama..." Joni mengangkat alis kepada perempuan itu.
"Ranum." Perempuan itu menangkap sinyal Joni.
"Ranum," seru Joni kepada temannya.
"Ah parah lu Jon. Dah, gue duluan." Sandi sepertinya kesal sungguhan sebab dimatanya Joni sedang mempermainkannya. "Hati-hati Jon, entar lu digodain sama penunggu taman itu baru tahu rasa lu." Sandi kemudian beranjak pergi.
"Penunggu taman?" gumam Joni.
Ranum tidak berkata apa-apa. Ia hanya bisa tersenyum melihat Joni yang tidak begitu acuh pada perkataan temannya itu.