Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Maafkan Duka
0
Suka
2,574
Dibaca

Pelukanmu menghangatkanku.

Betapa eratnya rangkulan dan rasa maaf atas tumpahnya darah dari perutku. Tubuhku tidak lagi bisa bergerak, gemetar napasku membuatmu makin sesenggukan mengulang ampunan maaf.

Ratusan air mata jatuh ke wajah, yang kini menatap kedua mata biru cerah seperti langit di atas kita berdua. Kedua matamu bertambah cerah saat menangis. Aku terbaring lelah, telingaku yang tajam membisu tertutup. Bagai para mangsa yang hanya jadi sisa tulang, aku tertawa dengan darah menghiasi bibir, mentertawakan kebodohan diriku.

Sialan.

Aku jadi mangsa sesamaku.

Suaramu membesar, berakhir serak, hampir patah. Kamu tidak tega menyakitiku, meski akhirnya mengkhianatiku karena perintah.

"Maafkan aku," ucapmu bergetar. Hidungmu mengusap surai-surai yang berdarah ini. "Aku tidak bermaksud—"

"Aku tahu." Ampunan itu aku potong, sambil terbatuk-batuk darah. Betapa tenangnya tubuhku saat semua kekacauan ini terjadi, bahkan jantung yang melambat kian berharap semoga ajal menjemput. "Yang pintar akan selalu diincar, tidak ... tidak peduli siapanya juga."

Mataku tidak kuat dibuka.

"Aku maafkan kamu, kok."

Ketenangan menemukanku dalam penyesalanmu. Terima kasih.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Maafkan Duka
Zerenity Zen
Novel
NAHAS
Nursamsi huda urbin
Novel
MALEO
Gusmandora
Komik
1912-1932
Ervina Novita Andriyani
Skrip Film
Perfect Strangers - Script
Elvira Natali
Skrip Film
Bianglala
Muhammad Alfi Rahman
Skrip Film
For Your Page
Alya Nazira
Novel
Fatty Boyfie
Fauziyyah Jihad Noor Yahya
Novel
RARA'S STORY
RF96
Skrip Film
AYY LOVE YOU
I | N
Skrip Film
Tingkat Akhir -- Skrip(si)
Michelia Rynayna
Cerpen
Bronze
Impian Dann
Jie Jian
Novel
Keluarga Aurea
Heidyanne R. Kaeni
Novel
Ephemeral
Nurul faizah
Novel
Bronze
Mencari Jalan Pulang
Nita Roviana
Rekomendasi
Flash
Maafkan Duka
Zerenity Zen