Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
Jatuh dan cinta
1
Suka
2,103
Dibaca

Sudah dua hari tidak ku dengar kabarmu, ya, kamu yang datang memporak-porandakan isi hatiku yang sudah lama tidak berpenghuni. Apakah ini namanya jatuh cinta? Aku tidak boleh lengah, bisa saja ia hanya ingin berteman dengan ku dengan ujaran manis dan piyawai mampu membius telingaku.

Aku membuka layar ponselku dan tidak menemukan pesanku dibalas oleh mu, kemana kah gerangan dirimu. Aku, merindukanmu. Sedikit, keinginan menelponmu, pasalnya ku tahu kau hanya menganggapku temanmu. Sekedar itu.

Aku mengabarimu lagi, dan membaca pesan lamamu yang jenaka. Terkadang membuatku berkelakar sendiri.

"Hai, pagi mas jangan lupa sarapan yah" isi pesanku kepadanya. Aku menyadari bahwa tak kunjung juga mendapatkan balasan darimu, hatiku dirundung gelisah.

Apakah dirimu diseberang sana sehat, atau telah makan yang cukup? Aku menahan rasa kalutku.

Aku mengatakan di akhir pesan, "jika kamu sibuk maka semoga kesibukan itu cepat berakhir." Tapi, hanya centang satu. Aku sempat berpikir kamu memblokirku, jika aku tidak melihat dirimu aktif terakhir kali.

Minggu, pukul 22.46 jam terakhir kali kita berbincang sebelum aku ketiduran, Apakah kamu menunggu diriku atau ada yang sedang kamh tunggu sembari membalas diriku.

Pesan di hari kedua, seperti biasa aku mengupdate keseharianku, seolah itu kewajiban baruku. Apa ini yang dinamakan jatuh cinta? Atau hanya sekedar rasa yang lewat tanpa di minta dan belum sempat singgah.

"Kamu dimana, aku merindukanmu...." Ujarku mengenggam ponselku erat.

Dengan iseng aku segera membuka aplikasi penulis yang pertama kali aku bertemu dengannya.

"Kakak...." Panggilku.

Ia tak kunjung membalas hingga aku terlelap dalam mimpiku, bahwa ia telah membalas pesanku.

Sialnya, benar. Pria itu sedang sakit, aku merasa tak tenang, hatiku bergetar tak tentu arah. Entah mengapa rasanya seperti ada kepingan-kepingan benda yang hancur berserakan didalam diriku.

Aku kecewa saat tak berada disampingnya, sekali lagi aku, menekankan bahwa ini bukan jatuh cinta ini hanya sekedar perasaan yang tidak bisa ku lawan dengan sendirinya, khawatir terhadap sesama teman.

Jujur sulit, ketika awalnya ia hanya ingin membimbingku untuk belajar menulis, berubah menjadi guyonan manis. Aku tidak ada maksud tertentu, hanya saja hatiku semakin terikat tak kasat mata padanya.

"Ini bukan jatuh cinta Ayu, ingat! Ini hanya antara mentor dan anak didik. Jangan menaruh hati padanya." Ujarku pada diriku sendiri.

"Sial, dia semakin membuatku khawatir apa ini mixed signals or breadcrumbing or something like love bombing, what should i do!"

" Ini pasti kesalahan, dan tapi aku menyukainnya apakah kakak itu benar-benar membawaku kabur secara resmi?" Celetukku pada layar hp.

"Apaan, kabur resmi nikah kali harusnya! Siapa aku yang memikirkan itu, sialan hatiku beneran dibawa kabur sama dia."

Aku kembali menatap layar ponselku nama hanif tertera disana, aku terdiam sebentar. "Sepertinya aku jatuh terlalu dalam karena cinta."

"Aku belum bertemu orangnya bagaimana aku bisa senaif ini! Cinta itu naif!" Aku mengigit selimutku kesal.

Hubungan jarak jauh ini bisa dibilang Ldr saja tidak, tapi sayang tidak ada kepastian apakah Ldr ini akan menjadi kenyataan atau malah justru pupus dan kandas, tapi aku percaya orang sebaik dia, akan menemukan pasangan yang baik walaupun tidak bersamaku.

Dan, aku akan tetap memilihnya, mungkin tapi emang HTS boleh bilang LDR.

Blarrr!!

Suara petir menyambar dilangit, sepertinya langit pun berkata demikian selain mau hujan, kalau hts jangan bilang Ldr nanti berharap.

"Tenang Ayu, semangat!"

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
Jatuh dan cinta
Reveniella
Flash
Android vs Apple
Kiko
Komik
Banana Tree (Oneshot)
Naufal Abdillah
Komik
Bronze
YATO & IATO
Animarska
Flash
Katanya, Bisa Cantik Karena Bedak
Dita Xian
Cerpen
Perjalanan Kaki
Kopa Iota
Flash
Gema Piano di Rumah Tua
Lukitokarya
Flash
Gema Piano di Rumah Tua
Lukitokarya
Cerpen
Bronze
Serenade Untuk Hafizah
Ravistara
Flash
LIDAHMU MEMBUNUHMU
Ratna Arifian
Flash
Peri Gigi Marah
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Kopi 2
syaifulloh
Cerpen
Kasih Sayang Sang Ibu
WildanYS
Flash
Minuman itu Bernama Pembersih Lantai
Rahmi Susan
Cerpen
Bronze
Pandawa Korporat di antara Sengkuni dan Kurawa
Setiyarini
Rekomendasi
Flash
Jatuh dan cinta
Reveniella
Flash
Aku
Reveniella
Novel
Rumah ke Rumah
Reveniella
Flash
Matinya sang pelukis
Reveniella
Flash
Meja Nol 7
Reveniella
Flash
Ayahku koruptor
Reveniella
Flash
Ujaranku pada kematian
Reveniella
Novel
Venchouva
Reveniella
Flash
Roda berputar
Reveniella
Cerpen
Hadriyam (2)
Reveniella
Flash
Stepping with you
Reveniella
Novel
Lily and the mask
Reveniella
Flash
Retak
Reveniella
Flash
Apakah Aku Pantas Dicintai?
Reveniella
Flash
Secangkir Cokelat Panas
Reveniella