Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
KISAH HOROR PENDI
0
Suka
2,037
Dibaca

Suatu pagi di warung ibu Puput yang sudah ramai oleh pembeli, ada salah satu ibu-ibu yang bercerita pada pemilik warung tentang kejadian yang dialami anaknya semalam.

"Semalem saya suruh Pendi ke warung kakak, saya suruh beli obat nyamuk lingkar."

"O...oh, jam berapa ya? Perasaan saya gak ada ngelayanin Pendi beli semalem? Apa ayahnya Puput ya?"

"Nah, itu dia kak. Jadi semalem tu jam 9 lewat saya suruh Pendi ke warung kakak buat beli obat nyamuk. Tapi kok udah jam 10-an, gak pulang-pulang anak saya. Kami khawatir dong. Dijemput lah sama bapaknya, eh ternyata udah tegeletak aja tuh anak di depan warung kakak."

"Loh, kok bisa?" Kata beberapa ibu-ibu pembeli di warung itu merasa heran.

"Ngantuk kali. Namanya udah jam 10 malem." Ujar salah satu ibu-ibu pembeli sambil terkekeh.

"Itu dia, kami pikir juga begitu. Tapi kalo ngantuk kan bisa tidur di rumah, kenapa tidur di jalan? Untung aja gak digiles motor." Jelas ibu Pendi.

Ibu-ibu yang lain tertawa mendengarnya. Lalu ibu dari anak bernama Pendi itu melanjutkan ceritanya, "Jadi digendong lah Pendi sama bapaknya sampe ke rumah. Pas di rumah kami bangunin, eh dia kaget terus ngeliatin sekeliling.

Ditanya bapaknya dong kenapa tidur di jalanan gitu. Pendi bilang, jadi pas dia jalan ke warung ini, ini warung masih buka. Tapi di depan warung kok berdiri nenek-nenek mukanya serem banget. Dia heran, kok ada nenek-nenek, padahal di rumah ini gak ada nenek-nenek kan setahu dia. Dia liatin aja dari jarak berapa meter gitu. Terus tuh nenek melambai ke dia, entah kenapa dia malah mendekat padahal sebenarnya dia takut liat si nenek. Pas semakin mendekat sampe pas depan warung, tuh nenek mukanya makin serem. Akhirnya pandangannya jadi gelap, trus dia gak ingat apa-apa lagi."

"Ya Alloh!" Pekik para ibu-ibu serempak.

"Jadi kayaknya Pendi pingsan kak." Kata ibu Pendi menyimpulkan.

"Lagian sebenernya jam 9 mah kami udah tutup." Jelas ibu Puput si pemilik warung.

"Iya kak. Pas bapaknya Pendi nyusul juga warung kalian nampak tutup. Kalo memang warung kakak tutupnya jam 9, nah saya nyuruh Pendi itu jam 9 lewat, katanya masih buka kok, tapi ya itu yang ada nenek-nenek berdiri di depan warung, orang kakak gak ada keliatan, cuma nenek-nenek itu yang ada. Kapok katanya dia disuruh ke warung ini lagi kak."

"Kami kok gak ada dengar suara orang jatuh ya di luar? Apa kami udah pada tidur ya pas Pendi datang? Kasian dia. Untung bapaknya nyusul ya." Kata ibu Puput miris.

Orang-orang yang ada di warung bergidik ngeri mendengar cerita itu.

"Makanya bu, anak-anak kita jam segitu jangan dikasih lewat sini, kan itu pohon rambutan ama kecapi angker. Mungkin penghuni situ tu yang ganggu Pendi." Nasehat bu Barie sambil menunjuk pohon yang ada di samping warung bu Puput.

Semua yang ada di warung itu mendengarkan nasehat bu Barie. Mereka juga takut lewat area sekitar warung bila malam tiba. Sebab area warung yang terletak di tengah-tengah gang, dan selepas magrib sudah jarang sekali orang lewat.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
KISAH HOROR PENDI
Sarjana MIPA
Novel
Missing
Nathaniel Deandre Devin Subagia
Flash
Bronze
Semalam di Hotel Berhantu (2)
Novia SR
Flash
Televisi
Doddy Rakhmat
Flash
Kamar 304
Jasma Ryadi
Flash
Terminal
Jasma Ryadi
Flash
Bronze
Pis Bolong
Bksai
Cerpen
Bronze
Lipstick Letter Ghost
Risman Senjaya
Novel
Gold
The Boy Who Drew Monsters
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
TANGGA KETIGABELAS
Achmad Wahyudi
Novel
Bronze
Nicholas: The Tragedy
Stella Yuliani Tse Xie Ting Lian
Cerpen
Ikut Pulang
RA Senja
Flash
Sembilan
Fajar R
Flash
Sang Korban
Ahmad R. Madani
Novel
Bronze
Shaman Palakka
Raxl Sri
Rekomendasi
Flash
KISAH HOROR PENDI
Sarjana MIPA
Cerpen
RAHMA
Sarjana MIPA
Novel
NAMANYA FANDI SATRIA AJI (inspired by a true story)
Sarjana MIPA
Cerpen
BULLYING
Sarjana MIPA
Cerpen
MAS DIMA
Sarjana MIPA
Novel
RUMAH IMPIAN ASTI (based on true story)
Sarjana MIPA
Flash
GOSIP MISTIS
Sarjana MIPA
Flash
CERITA HOROR BU BARIE
Sarjana MIPA
Cerpen
SAHABATKU YANG CANTIK JELITA, INDAH
Sarjana MIPA
Cerpen
MANUSIA
Sarjana MIPA
Flash
AKIBAT MELALAIKAN SALAT MAGRIB
Sarjana MIPA
Cerpen
Papa Muda yang Tampan dan Mapan
Sarjana MIPA