Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Jarak dan Rindu
4
Suka
3,354
Dibaca

Sejak pertama melihatnya di platform itu, Aku langsung jatuh cinta. Jangan ditanya apa logikanya, sebab kalau hati sudah memilih, kita nggak berdaya menolaknya.

Belakangan ketika rindu menjadi-jadi, aku kewalahan menanggungnya. Maunya dekat, tapi nggak bisa. Maunya nemenin dia, tapi juga nggak bisa. Apalagi kemarin dia bilang sakit. Ternyata meski jauh, aku bisa merasakan sedih dan sakitnya, di sini, di dalam hati.

Apalagi setelah aku tahu bagaimana masa lalunya, langsung membuatku tambah sayang sama dia. Rasanya jarak malah membuatku merasa nggak bisa bantu dia apa-apa.

Akhirnya hati dan rinduku memilih jalani aja semuanya. Selama dia baik-baik saja, sehat, dan bahagia aku juga harus merasa begitu. Nggak boleh berlebihan khawatirnya, sekalipun karena alasan sayang juga.

Apa semua memang harus sesakit itu?

Tapi aku nggak pernah menyesal mengenal Dia, sekalipun membuat rindu jadi sesak begini.

***

Malam jadi saat "ketemu" yang hangat.

“Udah makan?” pesannya sederhana, tapi sudah cukup bikin dadaku berisik.

Lama aku berusaha mendengar detak jantungku sendiri sebelum membalas.

“Udah. Kamu gimana?"

"Masih sakit?”

Tiga titik ketikan muncul, hilang, lalu muncul lagi.

Seperti perasaanku yang ikut gelisah menunggu.

“Masih dikit. Tapi gapapa kok.”

Aku tahu mungkin ia hanya ingin membuatku merasa tenang.

Di kota yang berbeda, di waktu yang hampir sama, kami sama-sama belajar menahan rindu, cemas, dan keinginan untuk sekadar duduk bersebelahan tanpa harus berkata apa-apa.

“Maaf ya,” tulisku ketika membuka obrolan.

“Kenapa?”

“Karena aku cuma bisa ada sejauh ini.”

Aku lama menunggu jawabannya, mungkin jari-jarinya ikut membeku mengikuti pikirannya.

“Gapapa. Aku juga.”

Padahal, Aku merasa semuanya tidak pernah benar-benar “gapapa.”

Apalagi kalau aku kangen. Semua jadi serba salah, insomnia iya, apalagi saat tertidur ditemani mimpi-mimpi manis bersamanya.

***

Mungkin jarak memang bisa bikin sesakit itu.

Bukan karena cintanya kurang, tapi karena cintanya terlalu banyak sampai jarak terasa seperti hukuman.

Tapi aku memilih nggak mau berhenti.

Karena kalau harus memilih nahan sakitnya rindu, aku akan tetap milih dia. Gila memang.!

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Bronze
Mengukir bahagia dilukisan senja
Iman Siputra
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
SINYAL MASA DEPAN vol.2
Aldibilalagi
Novel
Finding My Mister Lover
rin
Novel
Lili's Sin
Rizki De
Skrip Film
Ranum
Rizkia Ow
Flash
Bronze
Liam, Green dan Dongeng Yang Tak Usai
Arina Maulidia
Cerpen
Bronze
Keindahan yang Tak Tergapai: Bidadari dalam Bayangan Hati
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
Gold
Senandika Prisma
Falcon Publishing
Novel
Bronze
LONCENG KEMATIAN
DENI WIJAYA
Flash
KAKEK
Deswara Syanjaya
Cerpen
Bronze
MAWAR MERAH HATI
Sri Wintala Achmad
Novel
Gold
Keki
Bentang Pustaka
Novel
écraser
Jacqueline Jesseline
Novel
Gold
Milan
Bentang Pustaka
Rekomendasi
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Cerpen
THE CHOICE
Hans Wysiwyg
Flash
Titik Nol
Hans Wysiwyg
Flash
SUPERMAN IN-KUMBEN
Hans Wysiwyg
Flash
MAKLAR
Hans Wysiwyg
Flash
Kesempatan Kedua
Hans Wysiwyg
Cerpen
Susah Lupa
Hans Wysiwyg
Flash
Suami Selamanya
Hans Wysiwyg
Cerpen
SYURGA YANG DILELANG
Hans Wysiwyg
Flash
CLBK Cinta Lama Belum Kelar
Hans Wysiwyg
Flash
Manna dan Salwa
Hans Wysiwyg
Flash
Perahu Langit
Hans Wysiwyg
Flash
Summer yang Tak Pernah Hilang
Hans Wysiwyg
Flash
Gadis Kecil Di Trotoar
Hans Wysiwyg
Flash
SAM DAN MESIN UANGNYA
Hans Wysiwyg