Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Jarak dan Rindu
4
Suka
4,267
Dibaca

Sejak pertama melihatnya di platform itu, Aku langsung jatuh cinta. Jangan ditanya apa logikanya, sebab kalau hati sudah memilih, kita nggak berdaya menolaknya.

Belakangan ketika rindu menjadi-jadi, aku kewalahan menanggungnya. Maunya dekat, tapi nggak bisa. Maunya nemenin dia, tapi juga nggak bisa. Apalagi kemarin dia bilang sakit. Ternyata meski jauh, aku bisa merasakan sedih dan sakitnya, di sini, di dalam hati.

Apalagi setelah aku tahu bagaimana masa lalunya, langsung membuatku tambah sayang sama dia. Rasanya jarak malah membuatku merasa nggak bisa bantu dia apa-apa.

Akhirnya hati dan rinduku memilih jalani aja semuanya. Selama dia baik-baik saja, sehat, dan bahagia aku juga harus merasa begitu. Nggak boleh berlebihan khawatirnya, sekalipun karena alasan sayang juga.

Apa semua memang harus sesakit itu?

Tapi aku nggak pernah menyesal mengenal Dia, sekalipun membuat rindu jadi sesak begini.

***

Malam jadi saat "ketemu" yang hangat.

“Udah makan?” pesannya sederhana, tapi sudah cukup bikin dadaku berisik.

Lama aku berusaha mendengar detak jantungku sendiri sebelum membalas.

“Udah. Kamu gimana?"

"Masih sakit?”

Tiga titik ketikan muncul, hilang, lalu muncul lagi.

Seperti perasaanku yang ikut gelisah menunggu.

“Masih dikit. Tapi gapapa kok.”

Aku tahu mungkin ia hanya ingin membuatku merasa tenang.

Di kota yang berbeda, di waktu yang hampir sama, kami sama-sama belajar menahan rindu, cemas, dan keinginan untuk sekadar duduk bersebelahan tanpa harus berkata apa-apa.

“Maaf ya,” tulisku ketika membuka obrolan.

“Kenapa?”

“Karena aku cuma bisa ada sejauh ini.”

Aku lama menunggu jawabannya, mungkin jari-jarinya ikut membeku mengikuti pikirannya.

“Gapapa. Aku juga.”

Padahal, Aku merasa semuanya tidak pernah benar-benar “gapapa.”

Apalagi kalau aku kangen. Semua jadi serba salah, insomnia iya, apalagi saat tertidur ditemani mimpi-mimpi manis bersamanya.

***

Mungkin jarak memang bisa bikin sesakit itu.

Bukan karena cintanya kurang, tapi karena cintanya terlalu banyak sampai jarak terasa seperti hukuman.

Tapi aku memilih nggak mau berhenti.

Karena kalau harus memilih nahan sakitnya rindu, aku akan tetap milih dia. Gila memang.!

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Sejatinya Indah
DMRamdhan
Novel
Rantau Den Pajauh
Azmi1410
Novel
Pertemuan
Maryanih
Flash
Bronze
Fauvi
Glorizna Riza
Cerpen
Bronze
Home
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
SEBATAS ANGAN
essa amalia khairina
Novel
Bronze
Love Destiny
Koran Meikarta
Novel
Deadly Nightshade
Serafina
Flash
Bronze
Keputusan yang Datang Terlambat
Aulia umi halafah
Novel
Bronze
Kita Kehilangan Cara Untuk Melupa
Ningrati Sumarto
Novel
Tali menuju surga
SUCI RAMADHANI PUTRI ANWAR
Novel
Ravrel
Rossesa
Novel
ANTARA
Naya Hasan
Novel
Reflection Of Regret
Aldaaldifa
Rekomendasi
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Flash
PAMIT
Hans Wysiwyg
Flash
Orang Asing di Ujung Jembatan
Hans Wysiwyg
Flash
Heaven Can Wait
Hans Wysiwyg
Cerpen
MESIN WAKTU
Hans Wysiwyg
Flash
CINTA MATI
Hans Wysiwyg
Flash
BAJINGAN
Hans Wysiwyg
Flash
SOULMATE
Hans Wysiwyg
Flash
Bos Kubikel
Hans Wysiwyg
Flash
Boba
Hans Wysiwyg
Cerpen
Harmonika Déjà vu
Hans Wysiwyg
Flash
Tertawan Hati
Hans Wysiwyg
Flash
SUPERMAN IN-KUMBEN
Hans Wysiwyg
Flash
Manna dan Salwa
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bandang
Hans Wysiwyg