Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Jarak dan Rindu
4
Suka
5,632
Dibaca

Sejak pertama melihatnya di platform itu, Aku langsung jatuh cinta. Jangan ditanya apa logikanya, sebab kalau hati sudah memilih, kita nggak berdaya menolaknya.

Belakangan ketika rindu menjadi-jadi, aku kewalahan menanggungnya. Maunya dekat, tapi nggak bisa. Maunya nemenin dia, tapi juga nggak bisa. Apalagi kemarin dia bilang sakit. Ternyata meski jauh, aku bisa merasakan sedih dan sakitnya, di sini, di dalam hati.

Apalagi setelah aku tahu bagaimana masa lalunya, langsung membuatku tambah sayang sama dia. Rasanya jarak malah membuatku merasa nggak bisa bantu dia apa-apa.

Akhirnya hati dan rinduku memilih jalani aja semuanya. Selama dia baik-baik saja, sehat, dan bahagia aku juga harus merasa begitu. Nggak boleh berlebihan khawatirnya, sekalipun karena alasan sayang juga.

Apa semua memang harus sesakit itu?

Tapi aku nggak pernah menyesal mengenal Dia, sekalipun membuat rindu jadi sesak begini.

***

Malam jadi saat "ketemu" yang hangat.

“Udah makan?” pesannya sederhana, tapi sudah cukup bikin dadaku berisik.

Lama aku berusaha mendengar detak jantungku sendiri sebelum membalas.

“Udah. Kamu gimana?"

"Masih sakit?”

Tiga titik ketikan muncul, hilang, lalu muncul lagi.

Seperti perasaanku yang ikut gelisah menunggu.

“Masih dikit. Tapi gapapa kok.”

Aku tahu mungkin ia hanya ingin membuatku merasa tenang.

Di kota yang berbeda, di waktu yang hampir sama, kami sama-sama belajar menahan rindu, cemas, dan keinginan untuk sekadar duduk bersebelahan tanpa harus berkata apa-apa.

“Maaf ya,” tulisku ketika membuka obrolan.

“Kenapa?”

“Karena aku cuma bisa ada sejauh ini.”

Aku lama menunggu jawabannya, mungkin jari-jarinya ikut membeku mengikuti pikirannya.

“Gapapa. Aku juga.”

Padahal, Aku merasa semuanya tidak pernah benar-benar “gapapa.”

Apalagi kalau aku kangen. Semua jadi serba salah, insomnia iya, apalagi saat tertidur ditemani mimpi-mimpi manis bersamanya.

***

Mungkin jarak memang bisa bikin sesakit itu.

Bukan karena cintanya kurang, tapi karena cintanya terlalu banyak sampai jarak terasa seperti hukuman.

Tapi aku memilih nggak mau berhenti.

Karena kalau harus memilih nahan sakitnya rindu, aku akan tetap milih dia. Gila memang.!

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Novel
Laluna
Ririn
Novel
Bronze
MY LOVE IN AIR (Kubiarkan Cinta Ini Terbang Bebas di Udara)
aisyah nur hanifah
Novel
Bronze
Cinta untuk sahabat
Widayanti
Flash
Alinya Rahmah
me_filyas
Novel
Self Love
Murniati Sihombing
Novel
Rantai Sang Pangeran Buangan
Ichigoanime
Flash
Senyum Macaron
Shinta Larasati Hardjono
Novel
Nikah Saat SMA
Al_
Novel
AIRMATA TERAKHIR
PITRIYANTI REJEKI
Novel
Faith and Beats
Shabrina Farha Nisa
Flash
Buah Langsat Gratis
Yovinus
Cerpen
Bronze
Bermula di Sebuah Bimbel
Nuel Lubis
Novel
Bronze
ROTI LAPIS SATRIA
Meliana
Flash
Tipuan Manis
Eva yunita
Rekomendasi
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Cerpen
Kencan Buta
Hans Wysiwyg
Flash
SEPULANG REUNI IBU SAKIT
Hans Wysiwyg
Flash
ONLY-- Sometime Truth is Cruel
Hans Wysiwyg
Flash
Kafe Diatas Langit
Hans Wysiwyg
Flash
RUMAH BERTABUR BAN
Hans Wysiwyg
Flash
DUNIA JUNGKIR BALIK
Hans Wysiwyg
Flash
Tetonam
Hans Wysiwyg
Flash
Dinda
Hans Wysiwyg
Flash
Kursi Nomor 7
Hans Wysiwyg
Flash
Perahu Langit
Hans Wysiwyg
Flash
Penyihir Tanpa Mantra
Hans Wysiwyg
Flash
CAFE LATTE MERAH
Hans Wysiwyg
Flash
Cerita Baper
Hans Wysiwyg
Flash
Biar Tuhan Saja yang Menulis Ceritanya
Hans Wysiwyg