Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Jarak dan Rindu
4
Suka
4,466
Dibaca

Sejak pertama melihatnya di platform itu, Aku langsung jatuh cinta. Jangan ditanya apa logikanya, sebab kalau hati sudah memilih, kita nggak berdaya menolaknya.

Belakangan ketika rindu menjadi-jadi, aku kewalahan menanggungnya. Maunya dekat, tapi nggak bisa. Maunya nemenin dia, tapi juga nggak bisa. Apalagi kemarin dia bilang sakit. Ternyata meski jauh, aku bisa merasakan sedih dan sakitnya, di sini, di dalam hati.

Apalagi setelah aku tahu bagaimana masa lalunya, langsung membuatku tambah sayang sama dia. Rasanya jarak malah membuatku merasa nggak bisa bantu dia apa-apa.

Akhirnya hati dan rinduku memilih jalani aja semuanya. Selama dia baik-baik saja, sehat, dan bahagia aku juga harus merasa begitu. Nggak boleh berlebihan khawatirnya, sekalipun karena alasan sayang juga.

Apa semua memang harus sesakit itu?

Tapi aku nggak pernah menyesal mengenal Dia, sekalipun membuat rindu jadi sesak begini.

***

Malam jadi saat "ketemu" yang hangat.

“Udah makan?” pesannya sederhana, tapi sudah cukup bikin dadaku berisik.

Lama aku berusaha mendengar detak jantungku sendiri sebelum membalas.

“Udah. Kamu gimana?"

"Masih sakit?”

Tiga titik ketikan muncul, hilang, lalu muncul lagi.

Seperti perasaanku yang ikut gelisah menunggu.

“Masih dikit. Tapi gapapa kok.”

Aku tahu mungkin ia hanya ingin membuatku merasa tenang.

Di kota yang berbeda, di waktu yang hampir sama, kami sama-sama belajar menahan rindu, cemas, dan keinginan untuk sekadar duduk bersebelahan tanpa harus berkata apa-apa.

“Maaf ya,” tulisku ketika membuka obrolan.

“Kenapa?”

“Karena aku cuma bisa ada sejauh ini.”

Aku lama menunggu jawabannya, mungkin jari-jarinya ikut membeku mengikuti pikirannya.

“Gapapa. Aku juga.”

Padahal, Aku merasa semuanya tidak pernah benar-benar “gapapa.”

Apalagi kalau aku kangen. Semua jadi serba salah, insomnia iya, apalagi saat tertidur ditemani mimpi-mimpi manis bersamanya.

***

Mungkin jarak memang bisa bikin sesakit itu.

Bukan karena cintanya kurang, tapi karena cintanya terlalu banyak sampai jarak terasa seperti hukuman.

Tapi aku memilih nggak mau berhenti.

Karena kalau harus memilih nahan sakitnya rindu, aku akan tetap milih dia. Gila memang.!

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Mira & Skuter Tua
Sulistiyo Suparno
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Cerpen
Musim Gugur Tak Pernah Menunggu
Hans Wysiwyg
Novel
GERA
saceritera
Novel
Bronze
Oditi
Susan Santika
Novel
Bronze
Naik Ranjang
Soh
Flash
Bronze
Nyanyian Kode
Ron Nee Soo
Novel
Bronze
Cinta 1000 Tahun Sang Pangeran
Apresia Ardina
Novel
Gold
Dunia Sukab
Noura Publishing
Novel
Sebuah Rasa dan Asa
Aylani Firdaus
Novel
Kisah Dalam Diam
noeeyyy
Cerpen
Bronze
My First Love
Fauzanah
Novel
Begin
Fiha Ainun
Novel
The Resident
Natha Al Zahidi
Novel
Bronze
YANG TERPILIH
Ratnasari
Rekomendasi
Cerpen
Musim Gugur Tak Pernah Menunggu
Hans Wysiwyg
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Flash
JANGAN JADI GURU!
Hans Wysiwyg
Flash
KAMU ITU CANTIK CLARISA
Hans Wysiwyg
Cerpen
THE CHOICE
Hans Wysiwyg
Cerpen
Maybe Someday
Hans Wysiwyg
Flash
Laut Itu Luka
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Perempuan dari Masa Depan & Masa Lalu
Hans Wysiwyg
Novel
Stalker Misterius KOZMIC BLUES
Hans Wysiwyg
Cerpen
Secarik Kertas
Hans Wysiwyg
Flash
Orang Asing di Ujung Jembatan
Hans Wysiwyg
Flash
Sedia Aku Sebelum Hujan
Hans Wysiwyg
Flash
CAFE LATTE MERAH
Hans Wysiwyg
Cerpen
Harmonika Déjà vu
Hans Wysiwyg
Novel
GARIS TAKDIR TANPA AKHIR
Hans Wysiwyg