Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Jarak dan Rindu
4
Suka
6,056
Dibaca

Sejak pertama melihatnya di platform itu, Aku langsung jatuh cinta. Jangan ditanya apa logikanya, sebab kalau hati sudah memilih, kita nggak berdaya menolaknya.

Belakangan ketika rindu menjadi-jadi, aku kewalahan menanggungnya. Maunya dekat, tapi nggak bisa. Maunya nemenin dia, tapi juga nggak bisa. Apalagi kemarin dia bilang sakit. Ternyata meski jauh, aku bisa merasakan sedih dan sakitnya, di sini, di dalam hati.

Apalagi setelah aku tahu bagaimana masa lalunya, langsung membuatku tambah sayang sama dia. Rasanya jarak malah membuatku merasa nggak bisa bantu dia apa-apa.

Akhirnya hati dan rinduku memilih jalani aja semuanya. Selama dia baik-baik saja, sehat, dan bahagia aku juga harus merasa begitu. Nggak boleh berlebihan khawatirnya, sekalipun karena alasan sayang juga.

Apa semua memang harus sesakit itu?

Tapi aku nggak pernah menyesal mengenal Dia, sekalipun membuat rindu jadi sesak begini.

***

Malam jadi saat "ketemu" yang hangat.

“Udah makan?” pesannya sederhana, tapi sudah cukup bikin dadaku berisik.

Lama aku berusaha mendengar detak jantungku sendiri sebelum membalas.

“Udah. Kamu gimana?"

"Masih sakit?”

Tiga titik ketikan muncul, hilang, lalu muncul lagi.

Seperti perasaanku yang ikut gelisah menunggu.

“Masih dikit. Tapi gapapa kok.”

Aku tahu mungkin ia hanya ingin membuatku merasa tenang.

Di kota yang berbeda, di waktu yang hampir sama, kami sama-sama belajar menahan rindu, cemas, dan keinginan untuk sekadar duduk bersebelahan tanpa harus berkata apa-apa.

“Maaf ya,” tulisku ketika membuka obrolan.

“Kenapa?”

“Karena aku cuma bisa ada sejauh ini.”

Aku lama menunggu jawabannya, mungkin jari-jarinya ikut membeku mengikuti pikirannya.

“Gapapa. Aku juga.”

Padahal, Aku merasa semuanya tidak pernah benar-benar “gapapa.”

Apalagi kalau aku kangen. Semua jadi serba salah, insomnia iya, apalagi saat tertidur ditemani mimpi-mimpi manis bersamanya.

***

Mungkin jarak memang bisa bikin sesakit itu.

Bukan karena cintanya kurang, tapi karena cintanya terlalu banyak sampai jarak terasa seperti hukuman.

Tapi aku memilih nggak mau berhenti.

Karena kalau harus memilih nahan sakitnya rindu, aku akan tetap milih dia. Gila memang.!

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Skrip Film
Bee
Ratu
Novel
Bukan Kamu
Kezia Dwita
Novel
Under Jakarta Skies
Yukino Chiba
Novel
Bronze
ALEA
Audhy R.H
Novel
Forced Of Love
Babytiran
Novel
Seyya
Nadyas Aulia
Novel
Hai, Kancil!
andra fedya
Novel
Gold
Rahasia Hati
Bentang Pustaka
Flash
Satu Nama di Ujung Skripsi
imagivine
Cerpen
Bronze
Summary Of Unrequited Love
Athiyah Nazifah
Novel
Sakura flower
Galih premadana
Novel
Gold
Guru Para Pemimpi
Mizan Publishing
Novel
Bronze
YANG TERPILIH
Ratnasari
Cerpen
Bronze
Setangkai Mawar Untuk Lelaki Istimewa
Hadis Mevlana
Rekomendasi
Flash
Jarak dan Rindu
Hans Wysiwyg
Flash
Sebelas-Duabelas
Hans Wysiwyg
Flash
Mimpi Teduh
Hans Wysiwyg
Novel
GARIS TAKDIR TANPA AKHIR
Hans Wysiwyg
Flash
KAMU ITU CANTIK CLARISA
Hans Wysiwyg
Flash
RUMAH BERTABUR BAN
Hans Wysiwyg
Flash
After Nine
Hans Wysiwyg
Cerpen
Aku Dalam Cermin
Hans Wysiwyg
Cerpen
Jalan Tikus
Hans Wysiwyg
Flash
Rezeki Mandra Dipatok Saep
Hans Wysiwyg
Flash
Dinda
Hans Wysiwyg
Flash
MAKLAR
Hans Wysiwyg
Flash
Setoples Bintang Kecil
Hans Wysiwyg
Flash
Biar Tuhan Saja yang Menulis Ceritanya
Hans Wysiwyg
Flash
CINTA MATI
Hans Wysiwyg