Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Ungkapan Nendra
0
Suka
4,725
Dibaca

"Hai, Els!" Suara sapaan dari seseorang membuatku mendengus malas. Langkahku terhenti, tapi wajah ini terasa berat untuk sekedar mendongak dan melihat sekilas pada sosok bertubuh tinggi di hadapanku.

Namanya Nendra, adik kelas yang suka banyak tingkah akhir-akhir ini. Bahkan, bibir tipisnya itu terlalu sungkan untuk memanggil "Kak" pada para senior di sekolah, terutama padaku.

"Ada apa?" tanyaku menunjukkan tampang secuek mungkin.

"Sepulang sekolah nanti ketemu, yuk?" ajak Nendra dengan senyum cerah di wajahnya.

"Nggak bisa," tolakku tanpa perlawanan.

"Aku mau ungkapin perasaan sama kamu," balas Nendra membuatku balas menatap mata memelas milik anak itu. Sepertinya memang ada yang salah dengan anak ini, pikirku. Sikap dan tutur kata yang terlalu kekanakan membuatku menyayangkan paras tampan yang harus dimilikinya.

"Perasaan apa?" tanyaku masih dengan tatapan mendelik tajam.

"Perasaan suka," jawab Nendra enteng. Jujur aku tidak terbawa perasaan, tapi kegigihannya dalam beberapa hari ini mendekatiku cukup untuk mendapat simpati.

"Nendra, mending stop, deh! Perasaanmu tidak terbalas," ucapku sengaja untuk mengusirnya. Nendra menampakkan raut sedih lantas berpaling dan berbalik memunggungiku. Ada sedikit perasaan bersalah. Tapi, aku memilih abai.

 Nendra melangkah pergi, meninggalkanku yang masih mematung membiarkannya berjalan lebih jauh.

Sampai di kelas, aku cukup terkejut karena melihat ada Nendra yang duduk tenang di bangku yang biasa kutempati. Dia menatap lurus padaku tanpa rasa takut. Padahal ini bukan ruang kelas miliknya, tapi dia sesantai itu. Bahkan, aku juga heran, kenapa teman-teman membiarkan Nendra di sini?

"Kamu salah kelas?" tanyaku begitu sampai di dekat Nendra. Tidak segera ada jawaban, tatapannya masih mengunci pandanganku yang sedang tampak bingung.

"Aku menunggu Mentari," jawab Nendra. Aku tidak menyangka jawaban itu yang keluar dari mulutnya. Mentari memang teman satu kelasku. Jadi, apa hubungannya dengan Nendra?

"Mereka udah jadian, Els!" Jawaban itu membuatku menoleh, Bintang yang mengatakannya, dia sahabat Mentari di kelas. Aku menelan ludah perlahan, lalu kembali menoleh pada Nendra yang kini sudah berdiri. Tanpa mengatakan apa pun padaku, dia melangkah pergi, keluar dari ruang kelas dan menyisakan pertanyaan yang hanya sempat terutara dalam hati.

"Bukannya tadi dia bilang suka padaku?" tanyaku pada diri sendiri.

End

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Ungkapan Nendra
Deasy Astari Dawangga
Novel
Fake Nerd
sunshinequin
Novel
Bronze
DANDELION: kisah Yang Tak Usai
Priki~
Novel
JEJAK JINGGA
Dedi Irawan
Novel
Gold
Not in Wonderland
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
RINAI CINTAKU
Ika_muntadzirotul
Cerpen
Bronze
Lost Stars
Vitri Dwi Mantik
Novel
Bronze
When would it be
Ratna dila oktora
Novel
LOVE IS IDIOT
Jessy Anggrainy Rian
Novel
Bronze
Stuck with Anggra
Tika winata
Flash
Bronze
Isyarat Cinta
Afri Meldam
Novel
He is Mysterious
AMELIA MUIS
Novel
Gold
Love & Gelato
Noura Publishing
Novel
Bronze
Dua Jingga
Nurmalasari
Novel
Bronze
RASA CINTA DALAM DUA DUNIA
Nyarita
Rekomendasi
Flash
Ungkapan Nendra
Deasy Astari Dawangga
Novel
Bronze
Cinta, Belum Berakhir?
Deasy Astari Dawangga
Novel
MARLIN Story
Deasy Astari Dawangga
Cerpen
Bronze
Dipaksa Berjodoh
Deasy Astari Dawangga
Flash
Bronze
Menghadapi Sebuah Pilihan: Wisuda atau Menikah?
Deasy Astari Dawangga
Novel
Bronze
TAHTA
Deasy Astari Dawangga
Cerpen
Bronze
Dinding di Dalam Kamar
Deasy Astari Dawangga