Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Cincin Antik
0
Suka
3,850
Dibaca

“Aku bisa mengabulkan permintaanmu dalam satu jentikan jari.” Miko mengatakannya penuh percaya diri. Ia baru saja memamerkan sebuah cincin antik dari perunggu. Ada semacam motif atau ukiran yang tak bisa kulihat dengan jelas. Cincin itu sekarang melingkar pada jari manis Miko berkat seorang kolektor barang antik yang tiba-tiba memberinya secara cuma-cuma.

“Jaman sekarang, masa masih ada yang begituan?” tanyaku tidak percaya. “Coba buktikan.” Aku menantangnya.

“Cara mainnya bukan begitu. Aku tidak bisa meminta untuk diriku sendiri. Aku hanya bisa mengabulkan permintaan orang lain.”

“Aneh. Apa istimewanya kalau begitu?”

“Aneh, apanya? Justru mulia, bro. Nih, ya, sekalipun aku punya barang ini, aku enggak bisa pake sembarangan. Kalau aku mau sesuatu, aku perlu minta tolong pada orang lain. Rendah hati sekali, bukan? Aku bisa menolong orang lain dengan mudah. Kalau aku baik, mereka juga pasti mau membantuku memenuhi permintaanku.”

Aku menatap Miko untuk sesaat. Ia masih tampak bersemangat. Tiba-tiba terlintas sebuah ide. “Oke, ayo kita coba.”

Miko mengulurkan tangannya. Kemudian ia menjelaskan aturan lainnya bahwa pemohon harus bisa menyelesaikan permohonannya dalam waktu sepuluh detik saja. Aku menyanggupinya lalu menjabat tangannya. Miko menganggukkan kepalanya memberi isyarat mulai.

Aku menarik napas panjang untuk ancang-ancang, “Aku ingin hidup tenang. Jauh dari teman-temanku yang toksik, termasuk Miko yang ada di hadapanku sekarang.”

Untuk sepersekian detik aku melihat wajah kaget dan mata melotot Miko. Dadanya naik seperti hendak menyemburku dengan umpatan seperti biasanya. Namun, umpatan Miko tak muncul ke permukaan bersamaan dengan wujudnya yang telah lenyap entah ke mana.

Cincin antik katuh berdenting membentur lantai keramik. Aku memungutnya dan mengenakannya di jari manis. Sampai sekarang aku sangat menjaga cincin itu agar tak jatuh ke tangan orang yang salah. Aku tak ingin sepuluh detik terakhir bersama Miko terulang hanya karena bercanda.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Cincin Antik
BANYUBIRU
Novel
MISTERI RUMAH BAMBU DI BUKIT WINGIT
Embart nugroho
Cerpen
Bronze
Pemangsa
Bumi Bercerita
Novel
EKSPEDISI LEAK
Novia dewi
Cerpen
Bronze
MISTERI PETI KACA
Eddy Cahyo Tutuko
Novel
PETAKA SUMPAH POCONG
ABIDIN UBAIDILLAH
Novel
Bronze
Petaka Tambang Emas Berdarah
Achmad Benbela
Cerpen
Bronze
Rumah Nene
Nuraini Mastura
Cerpen
Bronze
Hantu Air
Eki Saputra
Flash
Larva
Listian Nova
Cerpen
Bronze
Di Balik Sebuah Kecelakaan : Arka Dan Senyuman Terakhir
muhamad jumari
Novel
Evil Hotel
Frisca Amelia
Novel
Sarandjana : Terjebak Malam
Adam Wiradi Arif
Flash
Manusia Kera
Areta Swara
Flash
Pengantin Maut
Elya Ra Fanani
Rekomendasi
Flash
Cincin Antik
BANYUBIRU
Flash
Nggak Kenal
BANYUBIRU
Flash
Boneka Beruang
BANYUBIRU
Flash
Titik Buta
BANYUBIRU
Flash
Di Atas Motor
BANYUBIRU
Flash
Badai Tidak Akan Berlalu
BANYUBIRU
Flash
Kiri, Pak!
BANYUBIRU
Flash
Keluarga
BANYUBIRU
Flash
Pesan Singkat
BANYUBIRU
Flash
Kembang Api
BANYUBIRU
Flash
Jangan Paksa Aku Berdoa
BANYUBIRU
Flash
Penyerap Emosi
BANYUBIRU
Flash
Surat Ramalan
BANYUBIRU
Flash
Memulai Ulang
BANYUBIRU
Flash
Langkah yang Berani
BANYUBIRU