Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Cincin Antik
0
Suka
2,798
Dibaca

“Aku bisa mengabulkan permintaanmu dalam satu jentikan jari.” Miko mengatakannya penuh percaya diri. Ia baru saja memamerkan sebuah cincin antik dari perunggu. Ada semacam motif atau ukiran yang tak bisa kulihat dengan jelas. Cincin itu sekarang melingkar pada jari manis Miko berkat seorang kolektor barang antik yang tiba-tiba memberinya secara cuma-cuma.

“Jaman sekarang, masa masih ada yang begituan?” tanyaku tidak percaya. “Coba buktikan.” Aku menantangnya.

“Cara mainnya bukan begitu. Aku tidak bisa meminta untuk diriku sendiri. Aku hanya bisa mengabulkan permintaan orang lain.”

“Aneh. Apa istimewanya kalau begitu?”

“Aneh, apanya? Justru mulia, bro. Nih, ya, sekalipun aku punya barang ini, aku enggak bisa pake sembarangan. Kalau aku mau sesuatu, aku perlu minta tolong pada orang lain. Rendah hati sekali, bukan? Aku bisa menolong orang lain dengan mudah. Kalau aku baik, mereka juga pasti mau membantuku memenuhi permintaanku.”

Aku menatap Miko untuk sesaat. Ia masih tampak bersemangat. Tiba-tiba terlintas sebuah ide. “Oke, ayo kita coba.”

Miko mengulurkan tangannya. Kemudian ia menjelaskan aturan lainnya bahwa pemohon harus bisa menyelesaikan permohonannya dalam waktu sepuluh detik saja. Aku menyanggupinya lalu menjabat tangannya. Miko menganggukkan kepalanya memberi isyarat mulai.

Aku menarik napas panjang untuk ancang-ancang, “Aku ingin hidup tenang. Jauh dari teman-temanku yang toksik, termasuk Miko yang ada di hadapanku sekarang.”

Untuk sepersekian detik aku melihat wajah kaget dan mata melotot Miko. Dadanya naik seperti hendak menyemburku dengan umpatan seperti biasanya. Namun, umpatan Miko tak muncul ke permukaan bersamaan dengan wujudnya yang telah lenyap entah ke mana.

Cincin antik katuh berdenting membentur lantai keramik. Aku memungutnya dan mengenakannya di jari manis. Sampai sekarang aku sangat menjaga cincin itu agar tak jatuh ke tangan orang yang salah. Aku tak ingin sepuluh detik terakhir bersama Miko terulang hanya karena bercanda.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Cincin Antik
BANYUBIRU
Flash
Bronze
MAKAN ENAK
Lirin Kartini
Cerpen
Bronze
5 Langkah Sebelum...
Kemal Ahmed
Flash
Kamar 304
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Panti Jompo Harum Melati
Christian Shonda Benyamin
Flash
Bronze
Petuah Nenek
Alfian N. Budiarto
Flash
Pasar Bola Mata
Carolina Ratri
Novel
Gold
We Have Always Lived in the Castle
Mizan Publishing
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Paris
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Semalam di Hotel Berhantu (2)
Novia SR
Flash
Cahaya di Ujung Terowongan
Ahmad R. Madani
Cerpen
Bronze
Pusaka Naga Hitam
Christian Shonda Benyamin
Novel
Gold
Like Water for Chocolate
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Fantasteen Scary Hole of Darkness
Mizan Publishing
Skrip Film
TIBBIR
Herman Siem
Rekomendasi
Flash
Cincin Antik
BANYUBIRU
Flash
Setting-an
BANYUBIRU
Flash
Tak Hangat Lagi
BANYUBIRU
Novel
Daftar Riwayat Luka
BANYUBIRU
Flash
Kata Orang
BANYUBIRU
Flash
Kiri, Pak!
BANYUBIRU
Flash
Di Atas Motor
BANYUBIRU
Flash
Suara-Suara
BANYUBIRU
Flash
Aku Ini Presiden
BANYUBIRU
Flash
Pesan Singkat
BANYUBIRU
Flash
Kembang Api
BANYUBIRU
Flash
Memulai Ulang
BANYUBIRU
Flash
Patung
BANYUBIRU
Flash
Badai Tidak Akan Berlalu
BANYUBIRU
Flash
Bersemi
BANYUBIRU