Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Payung
13
Suka
32,465
Dibaca

Ketika payung patah, sobek bahkan terbelah.

Tetes hujan merembes, membasahi, bahkan menggenangi.

"Kenapa Bu, kenapa kita tidak lari," tanya Dinar terisak.

Yang ditanya diam seribu bahasa, hanya menunduk menatap memar di lengannya yang sudah membiru.

***

Suara penyiar berita begitu antusias membacakan ramalan cuaca hari ini.

"Cuaca di kabupaten P cerah, tentunya kita bisa bersiap-siap melakukan aktivitas di luar, berlibur ataupun berkumpul dengan keluarga tercinta."

"Keluarga," kutuk Dinar, segera dia memindahkan saluran televisi dan melempar remote ke lantai.

Mendengar suara benda jatuh, Ibunya segera menghampirinya.

"Suara apa tadi?"tanyanya.

"Aku muak Bu, kenapa Ibu harus membiarkan payung yang sobek dan patah ini, sebagai tempat berlindung. Bukankah sebaiknya kita menggantinya dengan yang baru".

"Ibu bisa menjahitnya sayang," jawab Ibunya berlinang air mata dan menatap lekat mata anaknya yang masih berusia sepuluh tahun itu.

"Kelak kau akan mengerti," ucapnya dalam hati.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Payung
Miley Ann Hasneni
Flash
POHON PEPAYA
Lady Mia Hasneni
Flash
Bronze
Photos behind the bookshelf
Ang.Rose
Flash
Bronze
Lipstik Berasap
Silvarani
Flash
Sebelas-Duabelas
Hans Wysiwyg
Novel
LILIAN AND HER FEAR
Mira Pasolong
Komik
Cinta Bukan Pemeran Utama
Kyriepoda
Skrip Film
Miranda Advertising (Script)
qiararose
Flash
Isyarat Alam
Matrioska
Flash
Bronze
Rou dan Pipin di Ujung Hari
Inggita Hardaningtyas
Cerpen
Bronze
Tentang Seorang yang Ingin Melempar Tahi ke Wajah Koruptor
Habel Rajavani
Novel
Bronze
Di Tepi Sungai Pangkajene
F Daus AR
Novel
Friendsweet
Bukan Aprilia
Skrip Film
LUKA MEMELUK LUNA
essa amalia khairina
Flash
Rangga
Affa Rain
Rekomendasi
Flash
Payung
Miley Ann Hasneni
Flash
MONYET DI POHON SAWIT
Miley Ann Hasneni