Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Payung
13
Suka
37,686
Dibaca

Ketika payung patah, sobek bahkan terbelah.

Tetes hujan merembes, membasahi, bahkan menggenangi.

"Kenapa Bu, kenapa kita tidak lari," tanya Dinar terisak.

Yang ditanya diam seribu bahasa, hanya menunduk menatap memar di lengannya yang sudah membiru.

***

Suara penyiar berita begitu antusias membacakan ramalan cuaca hari ini.

"Cuaca di kabupaten P cerah, tentunya kita bisa bersiap-siap melakukan aktivitas di luar, berlibur ataupun berkumpul dengan keluarga tercinta."

"Keluarga," kutuk Dinar, segera dia memindahkan saluran televisi dan melempar remote ke lantai.

Mendengar suara benda jatuh, Ibunya segera menghampirinya.

"Suara apa tadi?"tanyanya.

"Aku muak Bu, kenapa Ibu harus membiarkan payung yang sobek dan patah ini, sebagai tempat berlindung. Bukankah sebaiknya kita menggantinya dengan yang baru".

"Ibu bisa menjahitnya sayang," jawab Ibunya berlinang air mata dan menatap lekat mata anaknya yang masih berusia sepuluh tahun itu.

"Kelak kau akan mengerti," ucapnya dalam hati.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Nenek
isnaini ekawati
Flash
Payung
Miley Ann Hasneni
Novel
Bronze
Fadilat CInta
Revia
Novel
Goresan Pena Azmia (catatan kecil Bram)
R Hani Nur'aeni
Flash
Surprise
Ilfi Rahmadani
Flash
(Bukan) Pulang
iam_light.blue
Cerpen
Bronze
Batas Tepi Senja
Larasatijingga
Novel
Gila
Jang Syauqi
Flash
Anak Kecil Penabuh Tambur
Henry
Novel
KISAH YANG TAK PERNAH SELESAI "TASYA"
natastas
Skrip Film
2016
RF96
Flash
KURSI ROTAN & SEPOTONG INGATAN
IGN Indra
Flash
Bronze
10 Years : 10 Minutes
Binar Bestari
Novel
Gold
Mellow Yellow Drama
Bentang Pustaka
Komik
Writer's Block
Yashinta A.M
Rekomendasi
Flash
Payung
Miley Ann Hasneni
Flash
MONYET DI POHON SAWIT
Miley Ann Hasneni