Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Puber
3
Suka
6,242
Dibaca

Buah dadaku sudah membesar sebesar buah apel. Sekitar tiga bulan lalu aku mendapatkan haid pertamaku. Warnanya merah sekali membuatku hampir pingsan. Untung saja ada ibu yang menemaniku menerima perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuhku. Ibu mengajariku mengenakan pembalut dengan benar, membungkus pembalut yang sudah terpakai agar darahnya tidak bercecer, serta cara mencuci celana dalam dari darah haid yang membandel.

Kata ibu begini ketika aku menangis mendapati tubuhku menjadi aneh, "Itu tandanya kamu sudah besar, Nduk. Sudah puber. Kamu akan jadi cantik seperti ibu."

Bibirku melengkung mendengarnya. Aku ingin sekali menjadi cantik seperti ibu. Memakai bibir semerah cabai, pergi ke salon untuk meluruskan rambut, pakai sepatu berhak tinggi yang bikin kaki pegal linu, lalu pergi arisan setiap minggu sambil menenteng tas kecil yang selalu berbeda warnanya.

Kini aku sedang belajar menjadi ibu. Mengoleskan cabai rasa stroberi di bibir keringku, mencatok rambutku dari subuh sebab belum punya uang pergi ke salon, pakai flatshoes karena tidak ingin kakiku pegal linu, serta menyelempangkan tas merah muda yang ku beli di pasar malam.

Aku akan pergi kencan. Teman laki-laki yang mengajakku sudah menunggu di depan rumah. Jantungku berdegup kencang mendengar suara motornya. Rasanya aneh sekali seperti ingin terbang.

Sebelum pergi kencan, aku pergi ke kamar ibu untuk berpamitan. Tetapi aku urungkan karena mendengar suara pria lain dari dalam kamar. Bapak sedang pergi memancing. Jadi suara pria siapa yang berbicara, "Dandan yang cantik sayang. Aku jemput di perempatan biasanya. I love you." Di dalam kamar ibuku?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Bronze
KEHENINGAN PENUH CERITA
Bie Farida
Flash
Puber
Alifia Sastia
Novel
Bronze
Sembuh
Movi Viola
Komik
Bronze
Kosan Orang Kerja
Hasprita Restiamangastuti Boru Mangunsong
Skrip Film
Sebelah Mata
Maria Cecilia W T
Skrip Film
Birthday
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Kisah Ujang dan Sepotong Hati
Almira
Novel
Rumah Tanpa Atap
White Blossom
Novel
Mereka Bilang Dia Tetap Ayah Kami
A. F. Ferdians
Novel
PERGI TAK KEMBALI
Ahmad Mubaroq Alfatkhan
Komik
Penantian
Salsa Putri
Skrip Film
Merayan Dibalik Jemari
Diah Pitaloka
Flash
Bronze
Sebilah Lidah
Silvarani
Cerpen
Bronze
Batik Madrim yang Terkopek
Drs. Eriyadi Budiman (sesuai KTP)
Novel
Prasasti Air Mata Bunda
Kelana Kaheswara
Rekomendasi
Flash
Puber
Alifia Sastia
Flash
Warisan Turun Temurun
Alifia Sastia
Flash
Headset Kabel dan Lagu Jelek
Alifia Sastia
Flash
Anak Durhaka
Alifia Sastia
Flash
Surga di Telapak Kakiku
Alifia Sastia
Flash
Jas Hujan
Alifia Sastia
Flash
Tangan Kanan
Alifia Sastia
Skrip Film
Keluarga Tanpa Ibu (Script)
Alifia Sastia
Flash
Bronze
Saklar
Alifia Sastia
Novel
Bronze
Hard for Me
Alifia Sastia
Flash
Jam Malam
Alifia Sastia
Flash
Orang Gila
Alifia Sastia