Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Rahasia Luka
0
Suka
8,333
Dibaca

Ia memegang tangannya untuk terakhir kali.

Ia melihat ibunya menangis keras, ia ingat bahkan ibunya tidak menangis seperti itu saat kakek meninggal.

Ia melihat adiknya berusaha menahan ibunya yang protes ke tenaga medis saat itu.

Ia terdiam, ia mengutuk dirinya

"Ini salahku, pasti karena doaku."

Sudah setahun ayahnya sakit.

Selama itu juga ia melihat ayahnya menderita.

Selama itu juga ia melihat betapa orangtuanya saling mencintai dengan cara mereka sendiri.

Tahun itu, mungkin tahun yang berat untuk mereka.

Hari-hari terakhir sebelum ayahnya meninggal ia berdoa

"Ya Allah, jika memang engkau menginginkannya, jemputlah. Ia sudah bersih dari dosa, satu tahun sudah engkau bersihkan dosanya."

Di hari itu. Ia melihat ayahnya sudah selesai. Ia mendekatkan diri kemudian berbisik "Yah, kalau memang mau pulang, pulanglah. Kami akan belajar ikhlas."

Setelah itu, ia melihat ayahnya menutup mata selamanya.

Di pemakaman, ia tidak menangis. Ia hanya memperhatikan orang-orang yang terus bilang bahwa ayahnya orang baik.

Ia memastikan, ibu dan adik-adiknya masih sanggup melalui hari itu. Hari itu saja. Sisanya nanti ia pikirkan, katanya.

Sudah 8 tahun berlalu. Ia masih terbayang detik terakhir ayahnya hidup saat menutup matanya. Ia masih terluka.

Orang bilang, waktu menyembuhkan. Tidak. Luka kehilangan seseorang yang sangat berarti selamanya, tidak akan sembuh.

Luka itu selamanya terbuka dan ia hanya berusaha mengobati luka itu sepanjang hidupnya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Cerita hujan
tita agnesti
Flash
Rahasia Luka
Remith G
Novel
Cerita Gadis Kecil
Dini Pujiarti
Skrip Film
Cinta di Bawah Atap Gubuk
Rana Kurniawan
Flash
WULAN
kndln
Flash
SELINGKUH
Embart nugroho
Flash
Surat Kabar
Yuanita Faridatun Ni'mah
Flash
Pulang
SITI NUR AISYAH
Flash
Bronze
Biar Bagaimanapun, Dia Tetap Papa Kamu
Nuel Lubis
Cerpen
Seperti Seekor Kupu-kupu yang Hinggap Sebentar di Setangkai Bunga Kemboja Lalu Pergi dan Tak Pernah Kembali
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Sepi yang merawat
halimatussadiah
Skrip Film
Bagaimana Aku Bertemu Denganmu
Rumpang Tanya
Flash
Guardian Angel
amor
Flash
Bronze
Si Penengah
Singkat Cerita
Cerpen
Bronze
SEBATAS KATA
Ibnu alpan
Rekomendasi
Flash
Rahasia Luka
Remith G
Cerpen
Bronze
Jakarta & Kekalahanku
Remith G
Novel
Di Dunia Batas
Remith G
Cerpen
The Last Quarantine
Remith G
Cerpen
Marriage is NOT Scary
Remith G
Cerpen
Tuhan Memang Satu, Kita yang tak sama
Remith G
Novel
Cinta Tanpa Suara
Remith G