Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Kuburan yang Terlupakan
2
Suka
8,276
Dibaca

Ketika takbir berkumandang, konon rantai iblis terlepas. Seluruh manusia terlahir kembali. Tapi bukan untuk mereka yang sudah mati. Mereka menunggu. 

Rumput-rumput liar yang memenuhi area pemakaman sudah habis dicabut. Tersisa nisan dan batu penanda pusara. Beberapa bernama beberapa tidak. 

Bunga-bunga dan air doa ditaburkan. Kendi dan botol kaca penuh bunga. Seketika kesuraman di pemakaman sirna. Manusia berkumpul dan berdoa. 

Ketika para manusia pulang, hanya suara daun bergesekan tertiup angin yang terdengar. Alam kembali bergeming seolah mempersilakan para penghuni kuburan beristirahat dalam damai. 

Seekor tupai muncul di antara pepohonan di pinggir area makam. 

“Ayah, kenapa kuburan itu tidak dibersihkan?” tanya tupai itu pada ayahnya yang baru saja mendarat tepat di samping. Ditatapnya batu-batu hitam tajam yang tertutupi rumput dan dililit tanaman rambat. Kontras sekali dengan makam lain yang bersih seolah penghuninya baru dikubur kemarin. 

“Mungkin beliau tidak memiliki keturunan yang mengingatnya,” jawab sang ayah. 

“Apakah manusia itu pendosa semasa hidup?” tanya tupai kecil itu lagi sambil menggosok hidungnya yang gatal. 

“Kenapa kamu berpikir begitu, Nak?”

“Sebab kuburan lain dipenuhi bunga dan basah,” jawab si tupai. Sedikit kasihan memandang kuburan di tengah-tengah area pekuburan itu. 

Sang ayah tupai tersenyum. Dia melompat turun mendekati kuburan rimbun itu. Anaknya mengikuti. 

“Lihat, Nak. Bagaimana menurutmu?”

Mata si tupai berkedip. Di antara hijaunya rumput dan tanaman rambat, tumbuh bermekaran bunga kuning cerah dan ungu berbentuk terompet. Bertebaran di antara daun hijau yang teduh. Beberapa kupu-kupu terbang dan hinggap di bunga-bunga kecil itu. 

“Ini makam terindah di sini, Ayah.”

Sang ayah tupai tersenyum. “Alam tidak akan pernah melupakan kebaikanmu, Nak. Tidak seperti manusia.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Rumah yang Tak Disinggahi Matahari
Ambhita Dhyaningrum
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Novel
Our Dreams Together
Emma N.N
Novel
Bronze
I am Watching You
Wuri
Novel
Bronze
Remedial
KATHERINE PRATIWI
Novel
NOL
Putri Lailani
Flash
Salah Sambung
Sena N. A.
Cerpen
Bronze
Syal Rajut
tenguyakuza
Novel
Bronze
4 : 4
mahes.varaa
Novel
Tiket ke Neraka dari Surga
sansan954
Skrip Film
Love Apps
san hanna
Skrip Film
Lilin Untuk Minora
Vitri Dwi Mantik
Flash
Bronze
Onde Estás
Silvarani
Novel
Bronze
JANGAN PERGI
ARAWINDA DL
Novel
Bronze
Nawaitu
ef fatma
Rekomendasi
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Flash
KANKER
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
My Razor Blade (from Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Bronze
Dia Masih di Sini
Keita Puspa
Flash
Amplop
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
SINTAS
Keita Puspa
Flash
AIN
Keita Puspa
Flash
7th Skies
Keita Puspa
Novel
Bronze
We're (Not) Really Break Up
Keita Puspa
Flash
Bronze
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Hai Darling
Keita Puspa