Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Kuburan yang Terlupakan
2
Suka
9,183
Dibaca

Ketika takbir berkumandang, konon rantai iblis terlepas. Seluruh manusia terlahir kembali. Tapi bukan untuk mereka yang sudah mati. Mereka menunggu. 

Rumput-rumput liar yang memenuhi area pemakaman sudah habis dicabut. Tersisa nisan dan batu penanda pusara. Beberapa bernama beberapa tidak. 

Bunga-bunga dan air doa ditaburkan. Kendi dan botol kaca penuh bunga. Seketika kesuraman di pemakaman sirna. Manusia berkumpul dan berdoa. 

Ketika para manusia pulang, hanya suara daun bergesekan tertiup angin yang terdengar. Alam kembali bergeming seolah mempersilakan para penghuni kuburan beristirahat dalam damai. 

Seekor tupai muncul di antara pepohonan di pinggir area makam. 

“Ayah, kenapa kuburan itu tidak dibersihkan?” tanya tupai itu pada ayahnya yang baru saja mendarat tepat di samping. Ditatapnya batu-batu hitam tajam yang tertutupi rumput dan dililit tanaman rambat. Kontras sekali dengan makam lain yang bersih seolah penghuninya baru dikubur kemarin. 

“Mungkin beliau tidak memiliki keturunan yang mengingatnya,” jawab sang ayah. 

“Apakah manusia itu pendosa semasa hidup?” tanya tupai kecil itu lagi sambil menggosok hidungnya yang gatal. 

“Kenapa kamu berpikir begitu, Nak?”

“Sebab kuburan lain dipenuhi bunga dan basah,” jawab si tupai. Sedikit kasihan memandang kuburan di tengah-tengah area pekuburan itu. 

Sang ayah tupai tersenyum. Dia melompat turun mendekati kuburan rimbun itu. Anaknya mengikuti. 

“Lihat, Nak. Bagaimana menurutmu?”

Mata si tupai berkedip. Di antara hijaunya rumput dan tanaman rambat, tumbuh bermekaran bunga kuning cerah dan ungu berbentuk terompet. Bertebaran di antara daun hijau yang teduh. Beberapa kupu-kupu terbang dan hinggap di bunga-bunga kecil itu. 

“Ini makam terindah di sini, Ayah.”

Sang ayah tupai tersenyum. “Alam tidak akan pernah melupakan kebaikanmu, Nak. Tidak seperti manusia.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Flash
Bronze
SEDAYU, Di Sore Hari
Anisah Ani06
Novel
Life
Purwosari
Flash
Motivasi
Nurai Husnayah
Cerpen
Singkong kakek
Muhammad Arif Rizqi
Novel
Don't Put The Sugar on Your Cheeks
Bellaanjni
Skrip Film
Rindu
Siraru
Novel
Gold
Arah Musim
Bentang Pustaka
Flash
LOKAYA
AnotherDmension
Cerpen
Bronze
Letters From Heaven
Kevin Fauzan Arjuna
Novel
Because you
Vina Aulia
Cerpen
Bronze
MAMAKU INGIN MENIKAH LAGI
Iman Siputra
Cerpen
Bronze
Nafas Terakhir Uma
arunika sekar
Novel
Bronze
Mellifluos - The Melody of Heart
Nia Dwi Noviyanti
Cerpen
Mantra Api
Anggoro Gunawan
Rekomendasi
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
TRIAL ON MERAPI (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Flash
Cita-Cita
Keita Puspa
Novel
Bronze
We're (Not) Really Break Up
Keita Puspa
Flash
AIN
Keita Puspa
Flash
KEDASIH
Keita Puspa
Novel
DELTA TEAM
Keita Puspa
Flash
Hidroponik
Keita Puspa
Flash
Bukan Sugarcoating
Keita Puspa
Flash
KANKER
Keita Puspa
Novel
AGASTYA
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Ranah Jaya
Keita Puspa
Flash
LOG OUT
Keita Puspa