Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Kuburan yang Terlupakan
0
Suka
650
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Ketika takbir berkumandang, konon rantai iblis terlepas. Seluruh manusia terlahir kembali. Tapi bukan untuk mereka yang sudah mati. Mereka menunggu. 

Rumput-rumput liar yang memenuhi area pemakaman sudah habis dicabut. Tersisa nisan dan batu penanda pusara. Beberapa bernama beberapa tidak. 

Bunga-bunga dan air doa ditaburkan. Kendi dan botol kaca penuh bunga. Seketika kesuraman di pemakaman sirna. Manusia berkumpul dan berdoa. 

Ketika para manusia pulang, hanya suara daun bergesekan tertiup angin yang terdengar. Alam kembali bergeming seolah mempersilakan para penghuni kuburan beristirahat dalam damai. 

Seekor tupai muncul di antara pepohonan di pinggir area makam. 

“Ayah, kenapa kuburan itu tidak dibersihkan?” tanya tupai itu pada ayahnya yang baru saja mendarat tepat di samping. Ditatapnya batu-batu hitam tajam yang tertutupi rumput dan dililit tanaman rambat. Kontras sekali dengan makam lain yang bersih seolah penghuninya baru dikubur kemarin. 

“Mungkin beliau tidak memiliki keturunan yang mengingatnya,” jawab sang ayah. 

“Apakah manusia itu pendosa semasa hidup?” tanya tupai kecil itu lagi sambil menggosok hidungnya yang gatal. 

“Kenapa kamu berpikir begitu, Nak?”

“Sebab kuburan lain dipenuhi bunga dan basah,” jawab si tupai. Sedikit kasihan memandang kuburan di tengah-tengah area pekuburan itu. 

Sang ayah tupai tersenyum. Dia melompat turun mendekati kuburan rimbun itu. Anaknya mengikuti. 

“Lihat, Nak. Bagaimana menurutmu?”

Mata si tupai berkedip. Di antara hijaunya rumput dan tanaman rambat, tumbuh bermekaran bunga kuning cerah dan ungu berbentuk terompet. Bertebaran di antara daun hijau yang teduh. Beberapa kupu-kupu terbang dan hinggap di bunga-bunga kecil itu. 

“Ini makam terindah di sini, Ayah.”

Sang ayah tupai tersenyum. “Alam tidak akan pernah melupakan kebaikanmu, Nak. Tidak seperti manusia.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Luka Ini Indah
L
Novel
Jangan Jatuh Terlalu Dalam
kingsleigh
Novel
Gunawan dan Rosela
Dirman Rohani
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Novel
Git, Git, Gita
Syitalf
Novel
Bronze
Dipaksa Menikah Dengan Sepupu
Betaria Sonata L raja
Skrip Film
PULANG - Script
Lucky
Cerpen
seamin tak seiman
Dwi Ramadhani
Novel
8154's Letter Behind You
Niswahikmah
Novel
Kesempatan Kedua untuk Saling Menemukan
Jane Lestari
Novel
Untuk Nala dan Dunia nya
Fitria Rubi Sekaraini
Skrip Film
Desaahh...!!
Muhammad Yunus
Flash
LAMARAN
Ida Ahdiah
Flash
Sebelas-Duabelas
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Ditertawakan Demi Bertahan Hidup
Rere Valencia
Rekomendasi
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Hidroponik
Keita Puspa
Flash
Bronze
KEDASIH
Keita Puspa
Flash
Bronze
7th Skies
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pecah
Keita Puspa
Novel
Bronze
We're (Not) Really Break Up
Keita Puspa
Flash
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Cerpen
My Razor Blade (from Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Jadi, Ternyata...
Keita Puspa
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Hai Darling
Keita Puspa
Novel
CAHAYA HITAM
Keita Puspa
Flash
Bronze
Tsun Tsun Dere Dere
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa