Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Rahasia Ombak Kenjeran
0
Suka
5,570
Dibaca

Pantai Kenjeran selalu jadi pelarian akhir pekan. Aku, Hadi, 38 tahun, nelayan di perahu ikan kecil. Istriku, Yuni, 35 tahun, penjual kerupuk di pasar ikan. Kami menikah muda, punya anak perempuan, Lila, 12 tahun, yang pintar nyanyi dangdut. Rumah panggung kami di pinggir pantai, berhadapan dengan rumah tetangga anyar: sepasang ibu-anak, Susi dan putranya, Dika, 15 tahun.

Susi, 33 tahun, katanya baru pindah dari Madura setelah bercerai. Tubuhnya kurus, rambut ikal sebahu, dan matanya selalu sayu seperti ombak pasang. Awalnya, pertemuan biasa: pinjam garam, tukar ikan segar. Lila suka main sama Dika, main layar-layar di pantai. Yuni ajak Susi masak bareng, bikin urap-urap. Aku? Mulai notice Susi saat dia bantu angkat jaring ikan, tangannya kuat meski lembut.

Cinta menyusup diam-diam. Saat bulan purnama, kami duduk di dermaga, ngobrol sambil mancing. "Hidup nelayan capek ya, Mas Hadi," katanya. Aku cerita badai yang hampir bunuh aku tahun lalu. Dia cerita mantan suaminya yang judi, tinggalkan hutang. "Aku iri sama Yuni, punya suami setia," bisiknya. Jantungku berdegup. Malam demi malam, kami curi waktu: jalan pantai saat Yuni tidur, bisik janji kosong di balik pohon kelapa.

Tak ada sentuhan lebih, tapi hati sudah miliknya. Aku bayangin tinggalin Yuni, bawa Lila ke rumah Susi. Yuni curiga, "Kamu sering ke dermaga malam-malam, ada apa?" Aku bilang buru ikan. Lila sakit demam tinggi suatu hari. Susi bawa obat dari puskesmas, urus Lila semalaman. "Kamu hebat, Sus," kataku. Matanya bertemu, penuh arti.

Twist datang seperti ombak tinggi. Saat Lila sembuh, Dika tunjukkan foto lama di ponselnya: "Ini Bapak gue dulu." Wajah di foto? Mirip aku muda, tapi bukan aku. Malam itu, Susi datang panik. "Mas Hadi, Dika bilang kamu mirip bapaknya. Sebenarnya... Dika anakmu." Dunia berhenti. 16 tahun lalu, sebelum nikah Yuni, aku pacaran singkat dengan adik Susi di Madura. Dia hamil, tapi bunuh diri karena malu. Susi ambil anaknya, bilang suaminya sendiri.

"Aku pindah ke sini cari kamu, Mas. Dari cerita adikku. Aku cinta kamu sejak dulu, karena adikku," katanya menangis. Cinta? Bukan asmara biasa, tapi ikatan darah dan dendam tersembunyi. Aku gemetar. "Kenapa baru sekarang?" Dia cerita: cari aku bertahun-tahun, akhirnya tahu dari teman nelayan.

Yuni dengar semuanya dari balik pintu. "Jadi Dika anakmu?!" jeritnya. Lila terkejut, peluk ibunya. Aku jelaskan: tak pernah tahu. Susi minta maaf, "Aku cuma mau Dika kenal bapaknya." Malam itu, keluarga hancur. Yuni packing, bawa Lila ke rumah orangtuanya. Aku sendirian, hadapi ombak yang menderu.

Pagi harinya, aku ke rumah Susi. "Pergi dari sini. Jangan rusak hidupku lebih jauh." Tapi Dika peluk kakiku, "Pak, aku mau tinggal sama Papa." Hati lunak. Kami tes DNA di klinik Surabaya—positif. Susi mundur, "Aku cuma pengantar. Cinta adikku buat kamu, sekarang buat Dika."

Yuni kembali seminggu kemudian, setelah omong panjang. "Aku maafin, asal Dika bagian keluarga." Kami adopsi Dika resmi. Susi pindah ke Semarang, buka warung makan, kirim kabar sesekali. Cinta pada Susi? Hilang, diganti rasa bersalah dan tanggung jawab. Kini, pantai Kenjeran jadi saksi: Hadi, Yuni, Lila, dan Dika mancing bareng. Ombak bisik rahasia yang terungkap, menyatukan bukan memisah.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Rahasia Ombak Kenjeran
Lukitokarya
Skrip Film
H-14
Daniella Meirencya Tandra
Flash
Angan Selintas
Ralali Sinaw
Flash
Mimpi Teduh
Hans Wysiwyg
Cerpen
Sepanjang Waktu
Evangeline
Cerpen
Payung Usang dan Tawa di Hujan
Lukitokarya
Novel
Bronze
The Golden Prince
Nnover Purba
Flash
I Love You - Kisah Cinta 2045
Irvinia Margaretha Nauli
Novel
Bronze
Tetangga Manisku
Aspasya
Flash
Bronze
Jerat Cinta
Nabil Bakri
Flash
Bronze
Hari-hari Menggila Cindy Montolulu
Nuel Lubis
Novel
Gold
PHP
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
A Trip to Your Wedding
Rahmatul Aulia
Flash
Sebatas Kenangan
Ismawati
Flash
CERITA CINTA DARI SMA KU
Mu Xuerong
Rekomendasi
Flash
Rahasia Ombak Kenjeran
Lukitokarya
Cerpen
Payung Usang dan Tawa di Hujan
Lukitokarya
Flash
Cinta tak terduga
Lukitokarya
Flash
Melodi yang Hilang di Kota Tua
Lukitokarya
Flash
Hati mu di layar
Lukitokarya
Flash
November dan sebuah kotak musik tua
Lukitokarya
Flash
Gema Piano di Rumah Tua
Lukitokarya
Flash
Secangkir coklat di musim dingin
Lukitokarya
Flash
Debu cinta di barang antik ,strategi hati yang terencana
Lukitokarya
Flash
Jejak Waktu di Balik Lensa
Lukitokarya
Cerpen
Harmoni di Balik Pagar
Lukitokarya
Cerpen
Lentera di Ujung Lorong
Lukitokarya
Flash
Tentang kita
Lukitokarya
Cerpen
Pengorbanan Janda
Lukitokarya
Flash
Di Puncak Bukit, Ada Rahasia
Lukitokarya