Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Makhluk Itu, Benda Itu
3
Suka
1,290
Dibaca

Aku berlari seperti kesetanan, menghindari kejaran makhluk berwujud manusia yang dapat memutar kepalanya 180 derajat.

Tempat itu seperti jalanan kecil di tengah pemukiman. Sekitarku tampak kelabu, entah karena kabut yang menyelimuti atau ketakutan yang mencengkeram.

Ketika aku melarikan diri, orang—atau makhluk—itu berdiri di depanku dengan menunjukkan seringai mengerikan di wajahnya. Gigi-giginya yang runcing terlihat di antara celah mulutnya. Napasku tersengal, namun aku berbalik untuk mencari jalan lain, berlari di jalan sempit dan berkelok untuk menghindar dari mimpi buruk.

Tiba-tiba, langkahku terhenti. Di sana, beberapa langkah dari tempatku berdiri, makhluk itu juga berdiri dengan membelakangiku. Perlahan, kepalanya berputar ke belakang hingga mata kami saling bertemu. Senyumannya yang terlampau lebar dan mengerikan tak memudar sedikit pun.

Aku mungkin segera melarikan diri setelahnya, karena selanjutnya, aku berada di kamar mandi sebuah rumah. Aku mengenalinya. Itu adalah rumah yang kutinggali dulu, rumah yang dipenuhi kenangan pahit namun selalu aku rindukan.

Ada dua atau mungkin tiga gadis lain ketika aku masuk. Kami menyadari bahwa pintu kamar mandi tidak dapat terkunci sementara mahluk itu sudah mendekat. Aku dapat mendengar suaranya. Aku dapat merasakan getaran ketakutan yang gadis-gadis itu rasakan.

Melalui celah pintu yang sedikit terbuka, aku mengamati sosoknya. Aku harus melakukan sesuatu. Dengan setengah keberanian dan selebihnya kenekatan, aku membuka pintu dan keluar dari persembunyian.

Begitu menyadari kehadiranku, makhluk itu berjalan terhuyung-huyung seperti pria mabuk ke arahku. Ketika tangannya yang kurus dan pucat melesat ke arahku, kaki kananku dengan cepat mendorong tubuhnya yang rapuh hingga terbentur ke dinding. Tak sampai di situ, aku menjambak rambutnya yang telah separuh rontok dan membenturkan kepalanya ke dinding hingga terlepas dari lehernya.

Kepala yang sudah terputus itu ajaibnya mengecil hingga seukuran kepalan tangan. Aku mengambil benda kecil yang dibasahi cairan merah kental itu, kemudian menyembunyikannya di antara sesuatu—mungkin itu tanaman kol atau jamur, aku tidak tahu.

Di akhir kisah ini, aku hidup penuh kewaspadaan. Ketakutan mencengkeramku dengan erat. Bahwa mungkin seseorang akan menemukan benda itu ….

• Dreamstory adalah kisah yang ditulis berdasarkan mimpi—mimpi dalam tidur, ya—sang penulis.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Makhluk Itu, Benda Itu
Suzie S. Something
Cerpen
The Secret of the Forbidden at Villa Van den Berg
Erdem Emre
Novel
Bronze
Mystery Books Factory
Ananda Putri Safitri
Cerpen
Bronze
Penjaga Kubur Itu Dulu Berjualan Sate Anjing
Habel Rajavani
Novel
Gold
Fantasteen Scary: Daruma-San
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Hantu Bosan
Sulistiyo Suparno
Novel
Bronze
Tumbal Pesugihan Tanah Kuburan
AWSafitry
Flash
Bronze
Pis Bolong
Bksai
Cerpen
WIRADELIMA(IB.webtoon WIRADELIMA)
icikiwir
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Den Haag
Mizan Publishing
Flash
Lukisan Rendra
Rafael Yanuar
Flash
PEREMPUAN YANG BERSAMAKU
Embart nugroho
Novel
Banaspati
Fiana Ita
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Sidney
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Agus: Kutukan di Balik Gelap
Nyaa ko
Rekomendasi
Flash
Makhluk Itu, Benda Itu
Suzie S. Something
Cerpen
Pelindung dan Pembela Kebenaran
Suzie S. Something
Flash
Gadis Itu
Suzie S. Something
Novel
Topeng: Lilianna
Suzie S. Something