Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Bantuan Terakhir
1
Suka
1,035
Dibaca

Harusnya langit cerah berwarna biru di bumi. Tapi tidak di sini. Langit seputih awan meski tanpa kumpulan uap air. 

Debu-debu masih beterbangan di antara gedung. Pencakar langit menyisakan tiang-tiang beton. Seolah menolak runtuh dari serangan peluru kendali. 

Dari ketinggian terdengar suara raungan pesawat. Semakin nyaring tiap detiknya. 

Manusia-manusia rapuh bertahan di reruntuhan. Beberapa saling menggenggam tangan, bersiap menghadap kematian. Beberapa tak berdaya, merintih berdarah-darah. 

Saat titik-titik kecil berjatuhan dari langit, tubuh-tubuh lapar itu menegang. Napas tertahan. Beberapa tangis meledak. 

Malaikat penolong ataukah maut yang datang? 

Mereka mulai mendongak, melihat titik-titik itu perlahan mengembang. Melayang, jatuh perlahan membawa kotak-kotak coklat. 

Mereka berlari. Menghampiri dan menyeret kotak yang didapat ke persembunyian. 

Parasut-parasut itu datang sebagai penolong. Membawa makanan dan obat. Meski semua orang tahu jumlah itu tidak cukup, tapi mereka tetap berbagi. 

Sedikit senyum terbentuk dari perut yang melilit. Sedikit harapan merayap dari mereka yang luka. 

Sedikit kebahagian dan harapan sudah cukup. Bahkan terlalu berlebihan di neraka dunia ini. 

Tak berselang lama, titik-titik bermunculan kembali dari langit. Tanpa suara. 

Ketika roti-roti dibagikan, saat kain kasa direntangkan, peluru itu melesat cepat, mengeluarkan awan bahan bakar di udara. Bola api raksasa menghantam bumi. 

Dentuman keras membuat telinga berdenging. Hentakan udara menerbangkan pasir dan material kecil. 

Di pusat ledakan, beton-beton menyisakan besi-besi penyangga yang menghitam. Makanan dan peralatan P3K luruh. Darah terpercik di sisa-sisa peradaban. 

Ketika debu serta pasir hilang dan jelaga mengendap, hanya jejak karbon yang mampu bersaksi. Tidak ada apa pun di sana. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Novel
Bronze
TEROR KEGELAPAN
Ety Ervina
Cerpen
Siapa Penjahat Sebenarnya?
MONSEUR
Novel
Gasing Bambu
bomo wicaksono
Flash
Bronze
Monoton
Noveria
Novel
LINTANG
De Gia MJ
Novel
TEPUK TANGAN SELISIH LEVEL
Dversa
Novel
Bronze
MERANTAU
hendri putra
Flash
Bronze
Jam Pasir
Afri Meldam
Novel
Tak Kunjung Penantian
muhamad Rifki
Cerpen
Bronze
Rahasia Pohon Api
Affad DaffaMage
Novel
Wigogame Sv388 Sabung ayam 24jam
Wigogame Sv388
Novel
Patih Nyasar!
Syarif Hidayatullah
Novel
Bronze
Tragedi 98
Erlani Puspita
Flash
Story of my life
Mesir Kuno
Rekomendasi
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Cita-Cita
Keita Puspa
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Bronze
Amplop
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Novel
SINTAS
Keita Puspa
Flash
Bronze
Dia Masih di Sini
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pecah
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Jadi, Ternyata...
Keita Puspa
Flash
Bronze
KANKER
Keita Puspa
Flash
Bronze
KOLOR RIJEK
Keita Puspa
Flash
Bronze
Ranah Jaya
Keita Puspa