Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Bantuan Terakhir
1
Suka
1,296
Dibaca

Harusnya langit cerah berwarna biru di bumi. Tapi tidak di sini. Langit seputih awan meski tanpa kumpulan uap air. 

Debu-debu masih beterbangan di antara gedung. Pencakar langit menyisakan tiang-tiang beton. Seolah menolak runtuh dari serangan peluru kendali. 

Dari ketinggian terdengar suara raungan pesawat. Semakin nyaring tiap detiknya. 

Manusia-manusia rapuh bertahan di reruntuhan. Beberapa saling menggenggam tangan, bersiap menghadap kematian. Beberapa tak berdaya, merintih berdarah-darah. 

Saat titik-titik kecil berjatuhan dari langit, tubuh-tubuh lapar itu menegang. Napas tertahan. Beberapa tangis meledak. 

Malaikat penolong ataukah maut yang datang? 

Mereka mulai mendongak, melihat titik-titik itu perlahan mengembang. Melayang, jatuh perlahan membawa kotak-kotak coklat. 

Mereka berlari. Menghampiri dan menyeret kotak yang didapat ke persembunyian. 

Parasut-parasut itu datang sebagai penolong. Membawa makanan dan obat. Meski semua orang tahu jumlah itu tidak cukup, tapi mereka tetap berbagi. 

Sedikit senyum terbentuk dari perut yang melilit. Sedikit harapan merayap dari mereka yang luka. 

Sedikit kebahagian dan harapan sudah cukup. Bahkan terlalu berlebihan di neraka dunia ini. 

Tak berselang lama, titik-titik bermunculan kembali dari langit. Tanpa suara. 

Ketika roti-roti dibagikan, saat kain kasa direntangkan, peluru itu melesat cepat, mengeluarkan awan bahan bakar di udara. Bola api raksasa menghantam bumi. 

Dentuman keras membuat telinga berdenging. Hentakan udara menerbangkan pasir dan material kecil. 

Di pusat ledakan, beton-beton menyisakan besi-besi penyangga yang menghitam. Makanan dan peralatan P3K luruh. Darah terpercik di sisa-sisa peradaban. 

Ketika debu serta pasir hilang dan jelaga mengendap, hanya jejak karbon yang mampu bersaksi. Tidak ada apa pun di sana. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Flash
Bidadari Penjaga Hutan Terlarang
Lukitokarya
Flash
Bronze
Berburu Harimau
Afri Meldam
Flash
Lanang
Anggoro Gunawan
Cerpen
Bronze
Tanpa Kantor, Tanpa Takut
Muhammad Ari Pratomo
Flash
Feng Min dan Kang Shu
Martha Z. ElKutuby
Flash
First Meeting
Yue Andrian
Flash
Bronze
Jam Pasir
Afri Meldam
Novel
Bronze
Sekolah petarung
Bungaran gabriel
Cerpen
BOLATANGKAS : AGEN BOLA TANGKAS MICKEY MOUSE ANDROID RESMI 2023
BOLA TANGKAS
Novel
Bronze
Surga yang Meleset
Nurul Arifah
Skrip Film
MAHLIGAI CINTA
silvi budiyanti
Flash
Bronze
Bersama Al-Aqsa
Daud Farma
Cerpen
Nyala Di Kota, Pijar Di Dada
Lily N. D. Madjid
Novel
WaroX
Handi Yawan
Rekomendasi
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Flash
Bronze
KANKER
Keita Puspa
Flash
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
AIN
Keita Puspa
Flash
Bronze
Bukan Sugarcoating
Keita Puspa
Flash
Pengusiran Setan
Keita Puspa
Novel
SINTAS
Keita Puspa
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Cerpen
Pending Apologize (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
Bronze
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Bronze
Masalah Jiwa
Keita Puspa
Novel
Bronze
We're (Not) Really Break Up
Keita Puspa
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Flash
Bronze
Hidroponik
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa