Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Bantuan Terakhir
1
Suka
371
Dibaca

Harusnya langit cerah berwarna biru di bumi. Tapi tidak di sini. Langit seputih awan meski tanpa kumpulan uap air. 

Debu-debu masih beterbangan di antara gedung. Pencakar langit menyisakan tiang-tiang beton. Seolah menolak runtuh dari serangan peluru kendali. 

Dari ketinggian terdengar suara raungan pesawat. Semakin nyaring tiap detiknya. 

Manusia-manusia rapuh bertahan di reruntuhan. Beberapa saling menggenggam tangan, bersiap menghadap kematian. Beberapa tak berdaya, merintih berdarah-darah. 

Saat titik-titik kecil berjatuhan dari langit, tubuh-tubuh lapar itu menegang. Napas tertahan. Beberapa tangis meledak. 

Malaikat penolong ataukah maut yang datang? 

Mereka mulai mendongak, melihat titik-titik itu perlahan mengembang. Melayang, jatuh perlahan membawa kotak-kotak coklat. 

Mereka berlari. Menghampiri dan menyeret kotak yang didapat ke persembunyian. 

Parasut-parasut itu datang sebagai penolong. Membawa makanan dan obat. Meski semua orang tahu jumlah itu tidak cukup, tapi mereka tetap berbagi. 

Sedikit senyum terbentuk dari perut yang melilit. Sedikit harapan merayap dari mereka yang luka. 

Sedikit kebahagian dan harapan sudah cukup. Bahkan terlalu berlebihan di neraka dunia ini. 

Tak berselang lama, titik-titik bermunculan kembali dari langit. Tanpa suara. 

Ketika roti-roti dibagikan, saat kain kasa direntangkan, peluru itu melesat cepat, mengeluarkan awan bahan bakar di udara. Bola api raksasa menghantam bumi. 

Dentuman keras membuat telinga berdenging. Hentakan udara menerbangkan pasir dan material kecil. 

Di pusat ledakan, beton-beton menyisakan besi-besi penyangga yang menghitam. Makanan dan peralatan P3K luruh. Darah terpercik di sisa-sisa peradaban. 

Ketika debu serta pasir hilang dan jelaga mengendap, hanya jejak karbon yang mampu bersaksi. Tidak ada apa pun di sana. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
Pertarungan Demi Sebuah Nasib
Iman Ali Janovit
Cerpen
TORAM
Moon
Novel
Bronze
DEO ANAK ABG PENSIUN DINI
Acep Abdul Rojak
Novel
Shangkara
Ghozy Ihsasul Huda
Cerpen
Bronze
Sesaat Sebelum Bom Itu Meledak
Habel Rajavani
Novel
Bronze
Freedom Fighter
TheEod
Flash
Bronze
SALAH PAHAM
sisibulan
Cerpen
Nyala Di Kota, Pijar Di Dada
Lily N. D. Madjid
Cerpen
Bronze
Bungkamnya Kebenaran
Toni Al-Munawwar
Skrip Film
Kok
Yorandy Milan Soraga
Novel
Diskualifikasi Manusia
Arinimase
Flash
Bronze
Merah Putihku
Andri wananda
Skrip Film
Negeri yang Tak Pernah Selesai
Dede Nurrahman
Novel
Nataraja
Ghozy Ihsasul Huda
Rekomendasi
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Flash
Jadi, Ternyata...
Keita Puspa
Flash
Antropologi
Keita Puspa
Flash
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pecah
Keita Puspa
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Cerpen
Pending Apologize (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Ranah Jaya
Keita Puspa
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Hai Darling
Keita Puspa
Flash
Bronze
KEDASIH
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa