Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Bantuan Terakhir
1
Suka
1,151
Dibaca

Harusnya langit cerah berwarna biru di bumi. Tapi tidak di sini. Langit seputih awan meski tanpa kumpulan uap air. 

Debu-debu masih beterbangan di antara gedung. Pencakar langit menyisakan tiang-tiang beton. Seolah menolak runtuh dari serangan peluru kendali. 

Dari ketinggian terdengar suara raungan pesawat. Semakin nyaring tiap detiknya. 

Manusia-manusia rapuh bertahan di reruntuhan. Beberapa saling menggenggam tangan, bersiap menghadap kematian. Beberapa tak berdaya, merintih berdarah-darah. 

Saat titik-titik kecil berjatuhan dari langit, tubuh-tubuh lapar itu menegang. Napas tertahan. Beberapa tangis meledak. 

Malaikat penolong ataukah maut yang datang? 

Mereka mulai mendongak, melihat titik-titik itu perlahan mengembang. Melayang, jatuh perlahan membawa kotak-kotak coklat. 

Mereka berlari. Menghampiri dan menyeret kotak yang didapat ke persembunyian. 

Parasut-parasut itu datang sebagai penolong. Membawa makanan dan obat. Meski semua orang tahu jumlah itu tidak cukup, tapi mereka tetap berbagi. 

Sedikit senyum terbentuk dari perut yang melilit. Sedikit harapan merayap dari mereka yang luka. 

Sedikit kebahagian dan harapan sudah cukup. Bahkan terlalu berlebihan di neraka dunia ini. 

Tak berselang lama, titik-titik bermunculan kembali dari langit. Tanpa suara. 

Ketika roti-roti dibagikan, saat kain kasa direntangkan, peluru itu melesat cepat, mengeluarkan awan bahan bakar di udara. Bola api raksasa menghantam bumi. 

Dentuman keras membuat telinga berdenging. Hentakan udara menerbangkan pasir dan material kecil. 

Di pusat ledakan, beton-beton menyisakan besi-besi penyangga yang menghitam. Makanan dan peralatan P3K luruh. Darah terpercik di sisa-sisa peradaban. 

Ketika debu serta pasir hilang dan jelaga mengendap, hanya jejak karbon yang mampu bersaksi. Tidak ada apa pun di sana. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Flash
Simfoni Bunga Es di Istana Kristal
Lukitokarya
Flash
Alone
AliyatulMafrudzoh
Novel
Everybody Has Gone Crazy
Eviannelise
Flash
Bronze
Desa Naga Kayu
Silvarani
Novel
Babad Tanah Majapahit
Ma'arif
Flash
Bronze
Orca
Faisal Susandi
Flash
Bronze
The Amazing Sock Squad
Viona fiantika
Cerpen
Joki Tugas, Me
Melia
Novel
Gold
The Young Elites
Mizan Publishing
Novel
Mockingbird
Madina_hld
Flash
Bronze
Resiko
DMRamdhan
Novel
Sebotol Elegi di 98
Galih Aditya
Flash
Bronze
Desert
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Desa Naga
Silvarani
Rekomendasi
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Cerpen
Pending Apologize (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
KEDASIH
Keita Puspa
Flash
Bronze
Masalah Jiwa
Keita Puspa
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Novel
CAHAYA HITAM
Keita Puspa
Novel
Bronze
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
KANKER
Keita Puspa
Novel
SINTAS
Keita Puspa
Flash
Bronze
Jadi, Ternyata...
Keita Puspa
Flash
Bronze
Hai Darling
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Flash
Bronze
Amplop
Keita Puspa