Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Bantuan Terakhir
1
Suka
650
Dibaca

Harusnya langit cerah berwarna biru di bumi. Tapi tidak di sini. Langit seputih awan meski tanpa kumpulan uap air. 

Debu-debu masih beterbangan di antara gedung. Pencakar langit menyisakan tiang-tiang beton. Seolah menolak runtuh dari serangan peluru kendali. 

Dari ketinggian terdengar suara raungan pesawat. Semakin nyaring tiap detiknya. 

Manusia-manusia rapuh bertahan di reruntuhan. Beberapa saling menggenggam tangan, bersiap menghadap kematian. Beberapa tak berdaya, merintih berdarah-darah. 

Saat titik-titik kecil berjatuhan dari langit, tubuh-tubuh lapar itu menegang. Napas tertahan. Beberapa tangis meledak. 

Malaikat penolong ataukah maut yang datang? 

Mereka mulai mendongak, melihat titik-titik itu perlahan mengembang. Melayang, jatuh perlahan membawa kotak-kotak coklat. 

Mereka berlari. Menghampiri dan menyeret kotak yang didapat ke persembunyian. 

Parasut-parasut itu datang sebagai penolong. Membawa makanan dan obat. Meski semua orang tahu jumlah itu tidak cukup, tapi mereka tetap berbagi. 

Sedikit senyum terbentuk dari perut yang melilit. Sedikit harapan merayap dari mereka yang luka. 

Sedikit kebahagian dan harapan sudah cukup. Bahkan terlalu berlebihan di neraka dunia ini. 

Tak berselang lama, titik-titik bermunculan kembali dari langit. Tanpa suara. 

Ketika roti-roti dibagikan, saat kain kasa direntangkan, peluru itu melesat cepat, mengeluarkan awan bahan bakar di udara. Bola api raksasa menghantam bumi. 

Dentuman keras membuat telinga berdenging. Hentakan udara menerbangkan pasir dan material kecil. 

Di pusat ledakan, beton-beton menyisakan besi-besi penyangga yang menghitam. Makanan dan peralatan P3K luruh. Darah terpercik di sisa-sisa peradaban. 

Ketika debu serta pasir hilang dan jelaga mengendap, hanya jejak karbon yang mampu bersaksi. Tidak ada apa pun di sana. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Novel
Bronze
Rama's Story : Krisna - Pandawa Pertama
Cancan Ramadhan
Flash
Kota Sunyi Di Malam Hari
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Desa Naga Kayu
Silvarani
Flash
Pemburu Zombie
M. Ferdiansyah
Cerpen
Bronze
Mahjong Ways 3 Scater Hitam
Xrutes
Skrip Film
Egg, Roll, Action!
Reyan Bewinda
Novel
Bronze
Queen Of Mafia
Kakco
Novel
Godwin Agency 2: Reunion
FS Author
Flash
Selamatkan Rabit
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Pusaka Mak Untuk Ibu Pertiwi
Arin Dhiya
Skrip Film
Lima Warna Nusantara
Herman Siem
Novel
LINK ALTERNATIF PILOT77
linkalternatifpilot77
Flash
Bronze
KUMPULAN FLASH FICTION
Citra Rahayu Bening
Cerpen
Bronze
Perjuangan Menuju Sukses
Mochammad Ikhsan Maulana
Rekomendasi
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Cerpen
My Razor Blade (from Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Hidroponik
Keita Puspa
Flash
KOLOR RIJEK
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pecah
Keita Puspa
Flash
Jadi, Ternyata...
Keita Puspa
Cerpen
Satu Hari di 2010
Keita Puspa
Flash
KANKER
Keita Puspa
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Tsun Tsun Dere Dere
Keita Puspa
Novel
CAHAYA HITAM
Keita Puspa
Novel
Bronze
JAM PULANG
Keita Puspa