Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
Si Penulis Kwikku
0
Suka
15
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

‎Ambar ngecek lagi aplikasi Kwikku, hatinya berdegup, ia membuka halaman autor, menunggu seperkian detik untuk terbuka, dan zonk, bab ketiga cerpennya belum dikurasi. Meski sejak sore ia telah diberitahu bahwa karyanya sudah mendapatkan kurator. Membuatnya semakin dongkol.

‎Gadis 16 tahun yang duduk di akhir bangku SMA itu uring-uringan. Sudah lima hari karyanya belum juga dikurasi, bagi Ambar karya yang sudah diverifikasi adalah cerminan nyata penulis matang.

"Karya lo engga pernah dikurasi, sama aja ada yang cacat sama tulisan lo, dan itu tanda penulis belum matang."

Pemikiran Ambar yang salah besar karena banyak juga sebetulnya penulis yang karyanya diloloskan meski menggunakan AI, bukan salah kuratornya, tapi alat canggih tersebut yang kadang berubah jadi kecerdasan tolol, terbolak balik saat menerawang, akibatnya banyak penulis ori justru tidak lolos.

‎Ambar terus menerus menunggu dan menunggu, gadis peranakan Tionghoa Jawa Sunda dengan mata sayu tersebut memelototi hapenya dan secara berulang ulang keluar masuk halaman autor.

Akhirnya ada satu notif, tapi gadis kelahiran Klaten tersebut langsung kecewa berat, ternyata itu notifikasi salah satu cerpennya yang disetujui oleh kurator. Ambar sedikit ngedumel, ia merasa karya yang bobotnya lebih tinggi justru kunjung tak disetujui, sebab cerpen yang ia tulis kemarin tersebut baginya hanyalah eksperimen iseng.

‎Ambar akhirnya ketiduran, hatinya capek pun kesal, ia terlelap, ngorok di kursi karena saking capeknya nunggu. Dirinya yang terbiasa tidak membunyikan notifikasi email karena merasa itu tak penting, terlelap.

Ambar tidak sadar jika sejak tadi ada notifikasi masuk, notifikasi untuk menyetujui salah satu karya milik akun bernama Kasih Setia. Yap, selama ini Ambar memang punya dua akun, satu akun untuk berkarya, satu akun lainnya sebagai kurator, itung itung buat belajar jadi editor profesional kalo jalan jadi penulis terlalu banyak pesaing, pikir Ambar.

Tapi berkali kali pula Ambar lupa kalau dia punya dua akun, berkali pula ia ditegur karena sampai berbulan bulan lupa menunaikan tugasnya sebagai kurator, sedang Kasih Setia sendiri adalah akun yang sekarang sedang digunakan oleh Ambar.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
Si Penulis Kwikku
Rere Valencia
Cerpen
PETAKA DI RUMAH KARDUS
Aulia Z
Flash
Bronze
Kamis Oke
Arif Holy
Flash
Bronze
Untung Tidak Berpikir
Arif Holy
Komik
KOMIK JERAWAT
moris avisena
Flash
Hihang Howeng
awod
Flash
Dunia Fantasi
Viantblue
Komik
Bukan Komikus
Novellette
Cerpen
Bronze
My Cat is My Handsome?!
zahro ikrima
Flash
Gema Piano di Rumah Tua
Lukitokarya
Flash
CERITA AMPAS
Tirani K. C.
Cerpen
Miran
Doddy Rakhmat
Flash
Bronze
Hantu Token Listrik
Silvarani
Flash
Papa Pungut
Lovaerina
Flash
Bronze
Jika Patah Hati Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Rekomendasi
Flash
Si Penulis Kwikku
Rere Valencia
Flash
Satu (1)
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Paris, 4 Mei
Rere Valencia
Skrip Film
Remuk
Rere Valencia
Skrip Film
Buih Pikiran
Rere Valencia
Flash
13
Rere Valencia
Skrip Film
Pahit
Rere Valencia
Novel
Destiny
Rere Valencia
Flash
Bronze
Airmata Derita
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Pandanglah Langit Di Atas Sana, Maru!
Rere Valencia
Flash
Mengapa?
Rere Valencia
Flash
Hikayat Yang Diwariskan
Rere Valencia
Flash
Mistik
Rere Valencia
Flash
Saga Recorded: Empat Hari Menuju Sempurna
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Selamat Tidur
Rere Valencia