Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Laras
9
Suka
7,842
Dibaca

Namanya Laras. Hobinya koleksi payung. Kemanapun saat hari panas, apalagi hujan selalu bawa payung. Menurutnya payung itu lebih imut dari boneka. Menurutku aneh sih anaknya.

Dan sialnya, selain payung, yang disukai Laras itu aku. Padahal wujudku nggak seperti payung. Memang aku lumayan tinggi, 173 sentimeter. Berambut tebal dan panjang yang biasa aku potong dengan Long Wolf style ala serigala, atau kadangkala kalau iseng ganti gaya dengan Ivy League Cut style, menyisakan jambul di tengah kaya burung woodpacker.

"Kamu itu bisa memperbaiki keturunan. Kamu kaya Tetonam Korea, maskulin banget." Begitu alasannya yang sepele saat aku tanya kenapa dia suka aku. "Tinggi, rambutnya tebal, love its,"jawabnya sambil merem membayangkan entah apa.

Dan sialnya juga, aku sudah sejak lama "benci" sama Laras karena wajahnya imut dengan rambut silky stright yang mempesona. Kata ibuku, gadis sepertinya akan awet muda. Aku jadi tambah kesemsem-terpesona dengan daya tarik itu, apalagi anaknya juga nggak banyak tingkah meskipun suka ngasal, tentu saja selain hobi payungnya.

Aku "benci"-benar-benar cinta sama Laras karena mulutnya "asin", jangan salah sangka dulu. Aku nggak pernah ngapa-ngapain sama dia. Tapi apapun yang dikatakannya, bahkan firasatnya aja hampir 99 persen benar. Sampai-sampai aku pikir, Laras anak indigo.

Bahkan nih ya, diajak mancing selalu hoki, di suruh ngelempar benda selalu tepat sasaran. Pernah sekali waktu aku ajak ke archery club, sekali panah melesat langsung sasarannya bullseye alias gold point, padahal seumur-umur itulah pertama kali memanah. Mungkin karena itu juga panah asmaranya langsung nancap di hatiku, begitu dia bilang suka aku.

***

Tapi suatu hari semuanya berubah. Sejak kami punya tetangga baru yang rese. Masalahnya wajah dan posturnya nggak jauh beda dari aku, kecuali kekayaannya. Cowok baru itu ternyata selebgram yang juga kesukaan Laras. Aku sempat berpikir, mungkin karena aku mirip sama dia, jadi aku dijadikan cadangan. Dan giliran versi aslinya tersedia aku dibuang. Intinya aku cemburu berat.

Apalagi cowok itu rajin nyamperin Laras, pagi, siang bahkan malam. Dan Laras juga nggak nolak.

'Dia baik kok orangnya," ujarnya waktu aku protes.

"Iya, karena ada maunya!"

"Cembokur ya?" mungkin suaraku ketus jadi Laras malah menggodaku.

"Ngapain cemburu!"

"Terus marahnya kenapa?"

Aku membalasnya dengan kedikan bahu.

"Itu tandanya kamu bener-bener sayang sama aku."

"Nah, itu tau."

Tiba- tiba Laras malah tertawa. "Kamu marah tandanya cemburu woy!"

"Please...jangan mesra-mesraan di depan aku," pintaku dengan wajah memelas.

"Jadi backstreet boleh dong?" Kali ini disertai tawa nakal Laras.

" Laraaaaas!!" Gadis itu langsung kabur sambil tertawa-tawa. Aku tiba-tiba jadi seperti layangan putus.

(Aku kehabisan ide karena muse-ku, seseorang yg menginspirasi tiba-tiba seperti hilang entah kemana. Tapi aku janji, lain waktu kamu baca lagi, aku sudah punya lanjutannya--doain ya dia selalu baik-baik saja).

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Pertemuan Kita
Amanda Chrysilla
Flash
Laras
Hans Wysiwyg
Novel
Mereka yang Kusebut 'Teman'
Selvi Nofitasari
Flash
Bronze
Seniman Darah Biru
Silvarani
Cerpen
Bronze
Gadis Kecil dan Perawat Tanaman yang Bicara Pada Bunga-bunga
Habel Rajavani
Novel
Bronze
R.E.F.U.N.D
Agnes Julianti Halim, S. MG
Skrip Film
Sintia Yang Terbuang Cinta
silvi budiyanti
Cerpen
JAGAD BELENGGU
Henry
Cerpen
Usia 12
SURIYANA
Novel
versatile
HELLOHAYDEN
Cerpen
Queen Is A King
Maina Suryani
Cerpen
Avocado Party
Adinda Amalia
Flash
Bronze
AKU INGIN IBU KEMBALI
Okhie vellino erianto
Novel
Rumah Nenek di Atas Bukit
Dwi Tirtowinoto
Skrip Film
Andai Aku Boleh Memilih (Sebuah Skenario Film)
Imajinasiku
Rekomendasi
Flash
Laras
Hans Wysiwyg
Flash
BAJINGAN
Hans Wysiwyg
Cerpen
Aku Dalam Cermin
Hans Wysiwyg
Flash
Cerita Baper
Hans Wysiwyg
Flash
PAMIT
Hans Wysiwyg
Flash
Cerita Semalam
Hans Wysiwyg
Cerpen
Mencintai Dalam Sunyi
Hans Wysiwyg
Cerpen
Flying Over a Hundred Miles
Hans Wysiwyg
Flash
Orang Asing di Ujung Jembatan
Hans Wysiwyg
Flash
Mestakkung
Hans Wysiwyg
Flash
Selebgram Roti Gabin
Hans Wysiwyg
Cerpen
The Taste of Destiny-Cita Rasa Takdir
Hans Wysiwyg
Flash
Jangan Bangunkan Mimpi Ini
Hans Wysiwyg
Flash
CINTA MATI
Hans Wysiwyg
Flash
IBU, AKU DAN DIA
Hans Wysiwyg