Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Di tanah rantau nan jauh, kaki kecil ini berjalan tergesa menuju rumah yang tinggal beberapa langkah. Tak peduli seberapa berat beban di kedua tangan, keinginan untuk segera sampai jauh lebih kuat. Namun kerumunan yang terlihat setelah berbelok membuat langkahku terhenti. Padahal aku masih harus memasak, waktu pun semakin dekat.. ucapku dalam hati bersamaan dengan senyum tertahan—berusaha memaklumi keadaan.
"Mari mari!" Ujar seorang pria berbadan tinggi di sebelah mobil boks yang tampak sibuk melayani kerumunan orang-orang di hadapannya. Aku yang celingukan mencari celah, malah terbawa masuk dalam kerumunan yang memadat. Mau tak mau badan mungil ini terbawa ke sana ke mari, hingga panggilan dari seseorang yang menyodorkan sebuah kotak stirofoam menyadarkanku. Sontak saja aku kembali fokus dan menerima kotak itu seraya mengucap terimakasih.
Bersama orang-orang yang juga membawa kotak berisi santapan berbuka gratis, aku menatap langit yang perlahan menjingga dengan senyum lega. "Thanks Rabb.. buka puasa hari ini jadi tak perlu memasak. Ramadan Karim, Allahu Akram." Ujarku dalam hati sembari meneruskan langkah menuju rumah—kali ini seringan bulu, sepelan kura-kura.