Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
ISTRIKU
10
Suka
31,684
Dibaca

Sudah lima tahun kita berumah tangga. Namun tak sedikit pun aku merasa bahagia hidup bersama mu. Bahligai rumah tangga kita bagaikan selembar tirai yang rapuh dan aku menyulamnya dengan perlahan. Namun sia-sia, tirai itu tetap saja koyak. Apakah tanganku yang terlalu kasar atau sebuah peniti yang tak lagi tajam. Semuanya bagai mimpi buruk.

Lima tahun yang lalu sejak kita berpacaran, ibumu juga tidak suka dengan ku. Bahkan ibumu tidak merestui hubungan kita. Ibu mu mengusir ku dengan tidak berperasaan. Apakah aku ini seekor binatang? Tapi kau justru ngotot ingin hidup denganku. Kau sangat menyanjungku. Kau begitu mencintai aku dengan sepenuh hatimu. Tapi ternyata semua itu palsu. Hanya sebuah ilusi belaka. Setelah kita berumah tangga, kau lebih memikirkan ibu mu ketimbang aku, suamimu. Kau bahkan berpihak pada ibumu. Meski ibu mu memperlakukan aku dengan tidak hormat. Kau malah menudingku. Kau malah membangkangku, memperbudak diriku! ‘Hei, dimana hati dan nuranimu? Aku jengah dengan kehidupan yang ku lalui bersamamu.’

Dan kini kau menghardikku sebagai seorang pembantu. Semua pekerjaan rumah kau serahkan padaku. Mencuci piring, menyapu rumah, mengepel lantai.

“Apa aku pantas melakukan itu?” tanyaku tidak terima. Tapi kau malah menyergahku.

“Tentu saja kau pantas mengerjakan itu, Mas! Apa dengan tidak menyuci piring, ngepel dan menyapu lantai kau akan menjadi kaya!” Kata mu membentakku.

‘Astagfirullah, kau benar-benar kesetanan.

“San, aku ini suamimu. Aku tidak pantas melakukan itu semua. Pamali kau memerintah ku!”

“Alaaa, suami juga harus nurut sama istri!”

“Tapi kau sudah kelewatan, San!” Bentakku seakan emosi. “Kau kelewatan memperlakukan aku seperti babu!”

“Ahkk, apa kau sanggup menggaji seorang pembantu?” Ketus mu.

Kalau soal itu terus terang aku tidak sanggup. Gajiku pas-pasan. Meski aku membanting tulang mengambil lembur, tetap saja tidak cukup. Tapi kenapa kau sombong sekali. Dan kini kau tidak lagi menyuguhkan aku secangkir kopi hangat. Kau malah menuntut cerai padaku.

Sudah lima tahun lamanya kita berumah tangga. Tapi sampai saat ini kita belum mendapatkan titisan sang dewa. Seorang buah hati yang mungil yang menghiasi bahtera rumah tangga kita. Dan lagi-lagi kau menudingku macam-macam.

“Kau yang mandul, Mas! Bukan aku!” Ucapmu lagi-lagi dengan emosi. Ibumu juga telah menudingku. Dan kalian bahkan ingin menyerangku. Aku tidak tahu siapa di antara kita yang mandul. Bahkan ketika aku mengajakmu untuk memeriksakan diri ke dokter, kau malah menolaknya mentah-mentah. Alasanmu memang selalu begitu. Sibuk dan sibuk melulu.

Terus terang aku sudah cukup sabar menghadapimu. Hari ini semoga kau menerima keputusanku.

“Tenanglah, San. Aku sudah mengambil keputusan.“ Kataku sambil menatapmu yang terpaku. Kau memandangku dengan lekat dan tajam. Kemudian tatapan mu beralih pada seseorang yang berada di sampingku.

“Ini semua adalah kehendakmu bukan?” tanyaku lagi. Kau masih terpaku dengan mata memerah.

“Dia adalah pengganti dirimu, San. Hari ini aku menceraikan dirimu.” Ucapku seraya memperkenalkan seorang wanita yang bersamaku. Tapi matamu seakan ingin menguliti tubuhku.

“Mas…!” Pekik mu tertahan.

“Aku sudah menikah dengannya, San. Dan dia sudah mengandung anakku.”

Kau seakan terbelalak menatapku. Ternyata dirimu yang mandul, bukan aku. Kau terpaku dalam kebisuan. Menatap ku dengan penuh penyesalan.

“Tidaaak!!!!” Jeritmu histeris. Kau menangis sejadi-jadinya. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (4)
Rekomendasi dari Drama
Flash
ISTRIKU
Embart nugroho
Flash
Rocko
Fitri F. Layla
Skrip Film
Okuni
Joshua Vincentius
Flash
Bronze
Lemon Tea
lidia afrianti
Flash
Bronze
Aku Memang Monyet
Silvarani
Flash
Bronze
Terlilit Janji, Terselip Luka
AndikaP
Cerpen
Duka
Dinda Kusuma Ati
Novel
Gold
The Puppeteer
Mizan Publishing
Novel
Aloanamnesa
Nurjanah
Skrip Film
Bintang Jatuh
Steven Tjahyadi
Skrip Film
No Marriage Agreement
Herman Siem
Flash
SSB
Deden Darmawan
Novel
Bronze
Kutitipkan Wajahmu Pada Bulan
Imajinasiku
Novel
Bronze
Retak Seribu
Endang Hadiyanti
Flash
Bronze
Blackbird
Adhy Musaad
Rekomendasi
Flash
ISTRIKU
Embart nugroho
Flash
SELINGKUH
Embart nugroho
Flash
CURHAT
Embart nugroho
Flash
KARTINEM
Embart nugroho
Skrip Film
MENATA SENJA
Embart nugroho
Flash
PEREMPUAN YANG BERSAMAKU
Embart nugroho
Flash
MANDUL
Embart nugroho
Skrip Film
DOA PENGGALI KUBUR
Embart nugroho
Novel
TUNNEL
Embart nugroho
Flash
CINCIN PERKAWINAN
Embart nugroho
Novel
Bronze
MERINDU DI KOTA KAIRO
Embart nugroho
Novel
MISTERI RUMAH BAMBU DI BUKIT WINGIT
Embart nugroho
Novel
CERITA BAPAK TENTANG MASA LALU
Embart nugroho
Skrip Film
STASIUN 13
Embart nugroho
Novel
Bronze
NEGERI SERIBU BIDADARI
Embart nugroho