Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Kotak
1
Suka
9,169
Dibaca

Perempuan itu punya banyak kotak.

Kotak kecil di meja kerja, kotak sepatu di bawah ranjang, kotak plastik transparan di lemari paling atas. Tidak ada yang tahu bahwa di dalam setiap kotak itu, ia menyimpan sesuatu yang tak terlihat potongan emosinya sendiri.

Di kotak biru muda, ada kesedihan yang ia tahan saat ibunya menelepon dan bertanya apakah ia baik-baik saja.

Di kotak merah, ada marah yang ia telan ketika rekan kerjanya menyalahkannya atas kesalahan orang lain.

Di kotak putih, ada takut-takut tidak cukup baik, tidak cukup dicintai, tidak cukup berarti.

Ia membagi-bagi semuanya dengan rapi. Seperti arsip.

Bukan karena ia kuat. Justru karena ia tidak ingin orang lain lelah menghadapi perasaannya.

Ia pernah melihat seseorang mundur perlahan setelah mendengar ceritanya. Pernah melihat mata yang awalnya peduli berubah menjadi bingung, lalu jenuh. Sejak itu ia belajar: emosi harus disortir. Harus disimpan. Harus diberi label.

Jangan buka di depan orang.

Malam hari, ketika rumah sunyi, ia membuka satu kotak. Hanya satu. Tidak boleh lebih. Ia mengizinkan dirinya merasakan isinya selama beberapa menit menangis, gemetar, atau sekadar menatap kosong.

Lalu ditutup lagi.

Suatu hari, seseorang datang. Tanpa sengaja menemukan kotak transparan di lemari atas yang tidak tertutup rapat.

“Apa ini?” tanya orang itu.

Perempuan itu panik. “Jangan dibuka.”

Tapi sudah terlambat. Tutupnya terangkat. Isi kotak lelah yang ia sembunyikan bertahun-tahun seperti udara yang akhirnya bebas.

Ia menunggu orang itu mundur. Menunggu ekspresi bosan. Menunggu jarak.

Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Orang itu duduk di lantai, sejajar dengannya.

“Kamu nggak harus bagi semuanya sendirian,” katanya pelan.

Perempuan itu terdiam lama. Sangat lama.

Untuk pertama kalinya, ia sadar: mungkin kotak-kotak itu bukan untuk melindungi orang lain.

Mungkin selama ini… ia hanya berusaha melindungi dirinya sendiri dari kemungkinan ditinggalkan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
Love (To be) On Top
Nida C
Flash
Broken Angel
Didik Suharsono
Flash
Catwalk Alexandra
Pritha Khalida
Flash
Kotak
lidia afrianti
Novel
Drown In
Febry Fitriah Ardely
Novel
Bronze
Merenda Cinta Di Atas Duka
Rainzanov
Novel
Mereka Bilang Saya Mandul
Nurina Listya
Novel
TANGIS YANG TAK PERNAH PERGI
Herman Sim
Flash
Unconnected Twin
Anita Jun
Flash
Menang Lagi
Hanif Ilham Mahaldi
Novel
Bronze
What's Wrong with Me?
Andini Lestari
Novel
Pelangi Merah Putih
Fevyannin Kivlanella Fathiaz
Novel
Bronze
Malaikat Yang Ingin Mati
Dewi Anjani
Novel
Bronze
TAKDIR
PlayList21
Novel
Jakarta enggak Ramah, Tapi Aku Nekat Datang
muhammad rio al fauzan
Rekomendasi
Flash
Kotak
lidia afrianti
Flash
Kenapa Kamu Pergi?
lidia afrianti
Flash
Aku Sekarat
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Tolong Hidup Sampai Aku Mati !
lidia afrianti
Flash
Kesalahan Hitung
lidia afrianti
Flash
Rangkul
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
StepMother
lidia afrianti
Flash
Dia Bernama Lumi
lidia afrianti
Flash
I'm a mother
lidia afrianti
Flash
Bronze
Luapan Luka Luna
lidia afrianti
Flash
Maaf aku tidak menjadi apa yang kamu mau
lidia afrianti
Flash
Perempuan
lidia afrianti
Flash
Terapi kota
lidia afrianti
Flash
Cinta Tanpa Pamrih
lidia afrianti
Flash
Bronze
Juni Tanpa Ju
lidia afrianti