Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Kotak
1
Suka
7,417
Dibaca

Perempuan itu punya banyak kotak.

Kotak kecil di meja kerja, kotak sepatu di bawah ranjang, kotak plastik transparan di lemari paling atas. Tidak ada yang tahu bahwa di dalam setiap kotak itu, ia menyimpan sesuatu yang tak terlihat potongan emosinya sendiri.

Di kotak biru muda, ada kesedihan yang ia tahan saat ibunya menelepon dan bertanya apakah ia baik-baik saja.

Di kotak merah, ada marah yang ia telan ketika rekan kerjanya menyalahkannya atas kesalahan orang lain.

Di kotak putih, ada takut-takut tidak cukup baik, tidak cukup dicintai, tidak cukup berarti.

Ia membagi-bagi semuanya dengan rapi. Seperti arsip.

Bukan karena ia kuat. Justru karena ia tidak ingin orang lain lelah menghadapi perasaannya.

Ia pernah melihat seseorang mundur perlahan setelah mendengar ceritanya. Pernah melihat mata yang awalnya peduli berubah menjadi bingung, lalu jenuh. Sejak itu ia belajar: emosi harus disortir. Harus disimpan. Harus diberi label.

Jangan buka di depan orang.

Malam hari, ketika rumah sunyi, ia membuka satu kotak. Hanya satu. Tidak boleh lebih. Ia mengizinkan dirinya merasakan isinya selama beberapa menit menangis, gemetar, atau sekadar menatap kosong.

Lalu ditutup lagi.

Suatu hari, seseorang datang. Tanpa sengaja menemukan kotak transparan di lemari atas yang tidak tertutup rapat.

“Apa ini?” tanya orang itu.

Perempuan itu panik. “Jangan dibuka.”

Tapi sudah terlambat. Tutupnya terangkat. Isi kotak lelah yang ia sembunyikan bertahun-tahun seperti udara yang akhirnya bebas.

Ia menunggu orang itu mundur. Menunggu ekspresi bosan. Menunggu jarak.

Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Orang itu duduk di lantai, sejajar dengannya.

“Kamu nggak harus bagi semuanya sendirian,” katanya pelan.

Perempuan itu terdiam lama. Sangat lama.

Untuk pertama kalinya, ia sadar: mungkin kotak-kotak itu bukan untuk melindungi orang lain.

Mungkin selama ini… ia hanya berusaha melindungi dirinya sendiri dari kemungkinan ditinggalkan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
ORANG YANG DATANG
Aga Lesmana
Flash
Kotak
lidia afrianti
Novel
Bronze
COMFORT IN SILENCE
Rina Setianingrum
Novel
Cinta sejati
yopi
Flash
Bronze
Dokter Muda
Herman Siem
Novel
Bronze
Conflate
Clarecia Nathaniel
Novel
Gemini
Eka Fitri Rahayu
Skrip Film
Orang-orang Bawah
Indah Zuhairani Siregar
Cerpen
Bronze
The Sky Within
Fredric Fortriz
Flash
Aku atau Dia
Jasma Ryadi
Novel
ENDORFIN
Aga Lesmana
Flash
Mawar Hitam
Drew Andre A. Martin
Cerpen
Kompas Retak dan Gerbang Cakrawala
Ezra Jo
Novel
(Not) Sister
Yamsyina Hawnan
Novel
The Gift
Ayu Anisa Urahma
Rekomendasi
Flash
Kotak
lidia afrianti
Flash
Aku berhenti bicara sekarang
lidia afrianti
Flash
Cinta Tanpa Pamrih
lidia afrianti
Flash
Bronze
Alasan Menjadikanmu Rumah
lidia afrianti
Flash
Bagian Mana kita?
lidia afrianti
Flash
I'm a mother
lidia afrianti
Flash
Wilayah Terlarang Bernama Kita
lidia afrianti
Flash
Kesempatan Kedua
lidia afrianti
Flash
Bronze
LAST PLACE
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Dazzling Love
lidia afrianti
Flash
Bronze
Raut
lidia afrianti
Flash
Bronze
In Korea Means 사랑해
lidia afrianti
Flash
Jika kita berubah
lidia afrianti
Flash
Seandainya kita berjuang sedikit lagi
lidia afrianti
Flash
Bronze
Luapan Luka Luna
lidia afrianti