Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Religi
Roda berputar
2
Suka
218
Dibaca

seorang pemuda duduk termenung pelataran masjid dengan bunga Bakung menghiasi pinggiran pot disetiap masjid yang ada. Esok namanya. 

pemuda yang mengenakan baju lusuh dan sendal jepit yang alasnya nampak gundul dimakan waktu. Ia selalu menampakan senyum ceria setiap sehabis pulang dari berjualan risol, tidak ia hiraukan rasa lelah yang menyerang seluruh tubuhnya saat harus berjalan kaki menjajahkan makanan dengan harga sepuluh ribu rupiah/porsi. 

Bagi Esok, tidak ada kata malu berjualan menjajahkan makanan ringan tersebut, untuk apa malu toh yang ia jual ini halal dan lebih penting mencari nafkah untuk mengisi perut dibandingkan ego semata, dua adiknya masih harus mengenyam pendidikan yang lebih tinggi dari dirinya, asalkan ia bisa tamat SMA saja sudah cukup. Kedua adiknya lebih penting, bagi dirinya saat ini.

Dengan berbekalkan air satu liter dari botol bekas, ia menenteng bakul jualannya, berharap semoga hari ini laris manis. 

"Risol mayo..." Teriaknya melawan kebisingan suara klakson yang bersahutan melawan kemacetan.

"Pak.. risol mayonya pak.." 

Panas yang menyengat dari sang surya tak ayal semakin membakar kulit pemuda itu. 

Sebuah mobil fortuner berwarna hitam menepi dipinggir seorang pemuda tampan berusia tujuh belas tahun, turun dari mobil tersebut. 

"Esok?" Tanya pemuda itu, seragam yang diseterika dengan rapi, aroma parfum mahal menguar dari tubuhnya, aroma citrus khas lime dengan sedikit kayu manis memanjakan hidung esok.

"Oh, lail. Kamu apa kabar lail?" Esok segera menjabat tangan lail dan lail tersenyum, "Esok kamu berjualan risol?" Tanya lail, ia melempar senyum kecil. 

"Iya lail, kamu tidak terlambat sekolah?" Ujar Esok, lail hanya melempar senyum kecil. " Aman.. aku bantu kamu jualan yah Esok atah aku beli saja semuanya biar aku bagikan ke sekolah." Ujar Lail dengan penuh semangat dengan semangat mengebu Esok menganggguk. 

"Maaf Esok, aku hanya bisa bantu segini..." Kata Lail memberikan beberapa lembar uanh merah lebih daripada cukup.

"Makasih Lail." 

Lail beranjak pergi meninggalkan Esok dengan mobil fortunernya, tanpa disadari dari kejauhan Esok melihat Risol buatannya dibuang begitu saja dalam bak sampah oleh Lail dengan airmata berlinang Esok pergi dari masjid tanpa sepatah kata pun.

Esok menduga, Lail pasti malu memiliki teman lusuh sepertinya.

Lima tahun telah berlalu Esok keterima kerja disebuah kedai makan yang ditekunin bersama adiknya hasil menabung dari berjualan risol selama bertahun-tahun.

"Lail.."teriak Esok saat melihat Lail mengais sampah dipinggir jalan.

"Esok, jangan lihat aku.. aku malu" Ujar Lail

Tidak ada seruan, hanya ada hening cukup panjang, "Demi Tuhan, berkat kau kami berjaya, mari mampir ke rumah ku." 

"Kau tidak malu berteman denganku? Dengan tampangnya tak lagi sama seperti dulu bahkan mengais sampah demi anak istri, Lail habis tertipu ratusan juta oleh saat bermain koridor di Kalimantan. Uangnya dibawa lari dan sedang diusut saat ini.

"Maafkan aku Esok, Maafkan Aku.." 

Esok, mengerti yang dimaksud Lail, "Aku memaafkan semua yang terjadi sama aku Lail, sedikit pun aku gaada dendam." 

Lail kini sadar roda kehidupan bisa berputar begitu saja dengan cepatnya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Religi
Flash
Roda berputar
Reveniella
Flash
LUPA
Vitri Dwi Mantik
Novel
Bara
Kumbang Kumbara
Novel
PECI HAJI... (sujud sunyi sang birokrat)
Riyanto El Harist
Novel
Jalan Cahaya
heriwidianto
Novel
Gold
Dekapan Kematian
Mizan Publishing
Novel
Gold
HIJRAH CINTA
Falcon Publishing
Novel
Gold
Seikhlas Langit
Mizan Publishing
Novel
Gold
Merajut Rahmat Cinta
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Rossa: Rembulan di Balik Kabut
Imajinasiku
Novel
Bronze
Faisal & Nisa ~ Karena Cinta Bukan Sebatas Kata-kata
Ummu Salamah Ali
Novel
Gold
Sedang Tuhan pun Cemburu
Mizan Publishing
Novel
Gold
HIJABLICIOUS
Mizan Publishing
Novel
My Destiny is You
Almayna
Novel
Bronze
Hari-Hari Berat
Titin Widyawati
Rekomendasi
Flash
Roda berputar
Reveniella
Flash
Apakah Aku Pantas Dicintai?
Reveniella
Novel
Ruang Abu-abu
Reveniella
Novel
Qurencia
Reveniella
Flash
Rakyat terpinggir
Reveniella
Novel
Venchouva
Reveniella
Cerpen
Dunia Hijau milik Cemara
Reveniella
Cerpen
Hadriyam (2)
Reveniella
Flash
Secangkir Cokelat Panas
Reveniella
Novel
First place in my heart
Reveniella
Flash
Matinya sang pelukis
Reveniella
Flash
Penjara Aktivis
Reveniella
Flash
Meja Nol 7
Reveniella
Cerpen
HARDARIYAM
Reveniella
Flash
Lanang
Reveniella