Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Di pedesaan wilayah Republik Ceko, hiduplah sebuah keluarga yang telah menjual lemon secara turun-temurun. Meskipun di kebun mereka tumbuh buah-buahan lain, mereka hanya menjual lemon. Karena itu, hidup mereka sangat bergantung pada sebuah pohon lemon tua yang dipercaya telah tumbuh selama ribuan generasi.
Namun Bedgar Anezka tidak begitu saja percaya.
Pemuda yang selalu ditertawakan karena memiliki nama belakang perempuan itu merasa ada sesuatu yang tidak beres. Ia yakin bahwa ada perkumpulan rahasia yang hanya diikuti oleh anak pertama di keluarganya. Ia sendiri adalah anak kedua. Menurut Bedgar, kakaknya, Capek Fleiscaker, tidak benar-benar pergi memancing bersama ayah dan kakek, melainkan menghadiri pertemuan rahasia.
Bedgar percaya bahwa pohon lemon yang dipercaya ribuan tahun itu sebenarnya telah diganti.
Suatu malam, Bedgar diam-diam mengikuti kakaknya. Ia yakin malam itu kakaknya mendapat tugas untuk mengganti pohon lemon lama dengan yang baru. Kecurigaannya semakin kuat ketika melihat kakaknya membawa sesuatu besar yang dibungkus karung. Namun sebelum sempat mengikuti lebih jauh, lemon-lemon di sakunya terjatuh dan hanyut ke sungai.
Karena sifatnya yang pelit, dan karena menurutnya lemon jauh lebih penting, Bedgar menceburkan diri ke sungai demi menyelamatkan lemon-lemon itu. Saat ia kembali ke kebun, kakaknya telah menghilang. Sejak itu, Bedgar semakin yakin bahwa pohon lemon telah diganti.
Untuk membuktikan pikirannya, Bedgar menyewa ahli pohon lemon bernama Jirna Hudak. Ia dijanjikan bayaran besar untuk menyelidiki usia pohon lemon keluarga Bedgar secara diam-diam.
Jirna mencoba berbagai cara: berpura-pura menjadi pramuka tersesat, menyamar sebagai petani, bahkan menyamar sebagai kontraktor perumahan yang menghasut warga untuk menebang pohon lemon.
Semua usahanya gagal dan berakhir dengan kesialan serta kekonyolan.
Karena tidak sabar, Bedgar menyewa ahli lain, seorang mantan militer bernama Benes Cemak. Sejak itu, Jirna dan Benes saling bersaing dan saling menjegal. Jirna menanam kebun dan pohon lemon palsu yang menyerupai kebun keluarga Bedgar. Anehnya, Benes langsung percaya dan melaporkan bahwa usia pohon lemon tersebut adalah 70 tahun.
Bedgar tidak percaya.
Baginya mustahil pohon itu hanya berusia 70 tahun.
Bedgar mengancam bahwa siapa pun yang berhasil membuktikan kebenaran akan mendapatkan setengah warisan keluarga. Jirna dan Benes diam-diam bekerja sama untuk membagi hadiah itu. Namun karena kebunnya sering diganggu, sang kakek menempatkan puluhan anjing gembala penjaga di sekitar pohon lemon.
Jirna menyamar menjadi kerangka manusia, potongan daging, bahkan bangkai hewan untuk mengalihkan perhatian anjing-anjing itu, sementara Benes mencoba mendekati pohon lemon. Semua usaha itu selalu gagal, dan keduanya selalu berakhir dikejar puluhan anjing gembala.
Pada akhirnya, sang kakek mengumumkan bahwa karena aura negatif yang menyelimuti keluarga mereka, pohon lemon itu akan layu dan mati. Bedgar tidak percaya sampai sang kakek menunjukkan daun-daun yang mulai mengering.
Saat itulah Bedgar mulai percaya bahwa pohon lemon itu memang ajaib.
Bedgar melupakan janjinya kepada Jirna dan Benes. Ia hidup bahagia, sementara dua agen pohon lemon yang cerdas sekaligus bodoh itu menjalani hidup dengan terus gagal mengetahui usia pohon lemon dan selalu bernasib sial. Ya, tanpa sengaja Bedgar melupakan mereka.