Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Sejarah
Bukan Perkara Darah
1
Suka
4,957
Dibaca

"Darah ini kuning, Jenderal! Eh, maksudku, Sayang! Darah ini kuning, Sayang! Aku sudah paham sejak Tuhan pertama kali membukakan mataku di dunia ini pada suatu orde!"

"Bukanlah! Darah ini jelas-jelas merah! Pertama kali aku hadir ke dunia ini, darah ibuku yang menempel di kulitku itu berwarna merah, Sayang!"

"Tapi mereka berkata bahwa lebih aman lagi jika darah ini biru, Sayang! Kalau tidak, minimal mendekat ke arah itu."

"Tapi lebih aman lagi, kalau kita paham dengan permainan dunia bahwa darah ini bisa hitam, Sayang! Jadi, kita tak melayang di atas langit dan tak tenggelam di bawah laut."

"Baik-baiklah kita jadi orang! Maka surgawinya, kita akan menyadari bahwa darah itu putih, Sayang!"

"Hmm.. Darah itu putih di atas podium, Sayang! Namun, realistislah! Darah itu abu-abu!"

"......,"

"Bagaimana? Sepakat, Sayang?"

"Hmm baiklah! Darah ini abu-abu. Ya, abu-abu."

"Mari bermain di zona itu."

".....,"

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Sejarah
Flash
Bukan Perkara Darah
Silvarani
Novel
Gold
Man's Search for Meaning
Noura Publishing
Flash
Dr. Buta Huruf
snang.tjarita
Novel
Bronze
Permainan Mematikan: Narsistik
Komandala Putra
Cerpen
Bronze
Hoki Sebuah Nama
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Mengukir Mesir Di 3150 Sebelum Masehi
Erena Agapi
Flash
#4. Rasa dari Keputusan yang Belum Terungkap
Tourtaleslights
Novel
Gold
Markesot Belajar Ngaji
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Cinta Indonesia Setengah
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Rumah Tanpa Pagar
Ayumi Hara
Novel
Bronze
CANDRA SENGKALA
Nur Baiti (Hikaru)
Novel
Bronze
The Life I Asked For
Wiwi Jingga
Novel
The Life Where We Finally End
Zimaav
Flash
Bronze
THR UNTUK SIAPA
Shinta Larasati Hardjono
Novel
Istri Tengil Pilihan Sang CEO
Titah Kesumawardani
Rekomendasi
Flash
Bukan Perkara Darah
Silvarani
Flash
Bronze
Well Done Beef
Silvarani
Flash
Bronze
Nasi Lemak MRT Singapura
Silvarani
Flash
Bronze
Lipstik Berasap
Silvarani
Flash
Bronze
Buruh Kerja Berburu Cinta
Silvarani
Flash
Bronze
Jangan Mengolok Rengasdengklok!
Silvarani
Flash
Bronze
Oligarki Anfal di Kaki Eiffel
Silvarani
Flash
Bronze
Elixir Kiss
Silvarani
Flash
Bronze
Tiga Rasa Almond
Silvarani
Flash
Bronze
Senjum Perdjaka untuk Perawannja
Silvarani
Flash
Bronze
Tiga Lampu Rambu Lalu Lintas
Silvarani
Flash
Bronze
Singularity Before I Met You
Silvarani
Flash
Bronze
Kebersamaan Hidup dan Mati
Silvarani
Flash
Bronze
Yang Pergi Tak Selalu Pindah Hati, Yang Berdiam Diri Tak Selalu Menanti
Silvarani
Flash
Bronze
Bunga Jeumpa yang Belum Kujumpa di Aceh
Silvarani