Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Sejarah
Bukan Perkara Darah
1
Suka
2,055
Dibaca

"Darah ini kuning, Jenderal! Eh, maksudku, Sayang! Darah ini kuning, Sayang! Aku sudah paham sejak Tuhan pertama kali membukakan mataku di dunia ini pada suatu orde!"

"Bukanlah! Darah ini jelas-jelas merah! Pertama kali aku hadir ke dunia ini, darah ibuku yang menempel di kulitku itu berwarna merah, Sayang!"

"Tapi mereka berkata bahwa lebih aman lagi jika darah ini biru, Sayang! Kalau tidak, minimal mendekat ke arah itu."

"Tapi lebih aman lagi, kalau kita paham dengan permainan dunia bahwa darah ini bisa hitam, Sayang! Jadi, kita tak melayang di atas langit dan tak tenggelam di bawah laut."

"Baik-baiklah kita jadi orang! Maka surgawinya, kita akan menyadari bahwa darah itu putih, Sayang!"

"Hmm.. Darah itu putih di atas podium, Sayang! Namun, realistislah! Darah itu abu-abu!"

"......,"

"Bagaimana? Sepakat, Sayang?"

"Hmm baiklah! Darah ini abu-abu. Ya, abu-abu."

"Mari bermain di zona itu."

".....,"

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Sejarah
Flash
Bukan Perkara Darah
Silvarani
Novel
Arsitektur Hujan di dalam Kepala Seorang Asing
Mi Gosong
Flash
Kalah Sebagai Manusia
Aneidda
Novel
Bronze
Silent Scarf
Affry Johan
Cerpen
Sepenggal Malam di Tahun 83
Siti Qoimah
Novel
Akar Randu, Debu dan Kisah-Kisah Pilu
Ferry Herlambang
Novel
Bronze
Tumbang
Sekarmelati
Novel
Tentang Manusia
Langgeng Ikhtiar Pribadi
Novel
Bronze
Sepotong Tangan Kanan
Yayuk Yuke Neza
Novel
Gold
Sejarah Islam yang Hilang
Bentang Pustaka
Novel
Dad, Our House is Burning!
Daffa Amrullah
Novel
Hong, Qilin, dan Dua Negeri
Petrus Setiawan
Novel
Bronze
ANDARU: TRAGEDI 1998
Arum faizatul umami
Cerpen
Bronze
Cahaya antara Hebrides
Nour araa
Novel
Our Life Marriage
nurriyah zahed
Rekomendasi
Flash
Bukan Perkara Darah
Silvarani
Flash
Bronze
Singularity Before I Met You
Silvarani
Flash
Bronze
Mengatasi Rotasi
Silvarani
Flash
Bronze
Kepada Dua Musim Kesukaanku
Silvarani
Flash
Bronze
Sapa Warang
Silvarani
Flash
Bronze
Jakarta 3 in 1 Couple
Silvarani
Flash
Bronze
Generasi Keempat Tukang Sapu Rumah Sakit Jiwa
Silvarani
Flash
Bronze
Tiga Kali Duduk (Membicarakan Adam Series Part 8)
Silvarani
Flash
Bronze
Eiffel Evil
Silvarani
Cerpen
Bronze
Tiga Perempuan Satu Atap
Silvarani
Flash
Bronze
Ibu, Aku Ingin Ada Nama Ayah di Binti Akta Kelahiranku!
Silvarani
Flash
Bronze
Semoga Kabarmu Baik
Silvarani
Flash
Bronze
Berkeinginan Kuning Beringin
Silvarani
Flash
Bronze
Lipstick on My Mirror
Silvarani
Flash
Bronze
Tokyo Illumination
Silvarani