Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Sejarah
Bukan Perkara Darah
1
Suka
3,821
Dibaca

"Darah ini kuning, Jenderal! Eh, maksudku, Sayang! Darah ini kuning, Sayang! Aku sudah paham sejak Tuhan pertama kali membukakan mataku di dunia ini pada suatu orde!"

"Bukanlah! Darah ini jelas-jelas merah! Pertama kali aku hadir ke dunia ini, darah ibuku yang menempel di kulitku itu berwarna merah, Sayang!"

"Tapi mereka berkata bahwa lebih aman lagi jika darah ini biru, Sayang! Kalau tidak, minimal mendekat ke arah itu."

"Tapi lebih aman lagi, kalau kita paham dengan permainan dunia bahwa darah ini bisa hitam, Sayang! Jadi, kita tak melayang di atas langit dan tak tenggelam di bawah laut."

"Baik-baiklah kita jadi orang! Maka surgawinya, kita akan menyadari bahwa darah itu putih, Sayang!"

"Hmm.. Darah itu putih di atas podium, Sayang! Namun, realistislah! Darah itu abu-abu!"

"......,"

"Bagaimana? Sepakat, Sayang?"

"Hmm baiklah! Darah ini abu-abu. Ya, abu-abu."

"Mari bermain di zona itu."

".....,"

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Sejarah
Flash
Bukan Perkara Darah
Silvarani
Novel
Pelita Luka Menanti Senja
Temu Sunyi
Novel
Ambang Senja - Ujung Sejarah Melayu Deli dan Langkat
indra wibawa
Cerpen
Kelopak Merah
Adinda Amalia
Novel
Gold
Dunia Dari Keping Ingatan
Bentang Pustaka
Novel
Antara Bayang dan Cita
Kurokami
Novel
Plan B
Komandala Putra
Novel
Sebelum Dermaga
anjel
Cerpen
Pondok Mbah Caraka
cendana
Novel
KISS ME FIRST, KILL ME LATER
Arata Kaivan
Novel
AISENODNI
Marion D'rossi
Novel
Jejak di Bawah Langit Merah
Dedimas Aldhitto
Flash
Sang Hyang Wenang
Nur Khafidhin
Novel
KORBAN PESUGIHAN
Arata Kaivan
Novel
Para Pengganti
Agung Satriawan
Rekomendasi
Flash
Bukan Perkara Darah
Silvarani
Flash
Bronze
Don't Lose Yourself When You're Falling in Love
Silvarani
Flash
Bronze
Mencintaimu Adalah Signal Semestaku Baik-Baik Saja
Silvarani
Cerpen
Bronze
Kereta Sebentar Lagi Berangkat
Silvarani
Cerpen
Bronze
The City of Night Eyed People
Silvarani
Flash
Bronze
Surat Bahasa Inggris Dari Ratu
Silvarani
Flash
Bronze
Bodyguard Cilik di Tenda Kampanye
Silvarani
Cerpen
Bronze
Pemimpin Seorang Pemimpin
Silvarani
Flash
Bronze
Gate 5 Pagi
Silvarani
Flash
Bronze
Cherry Real Love
Silvarani
Flash
Bronze
Borokku
Silvarani
Flash
Bronze
Cangkir Ketiga (Membicarakan Adam 17)
Silvarani
Flash
Bronze
Jangan Jatuh Cinta di Titik Amplitudo!
Silvarani
Flash
Bronze
Dua Dada, Dua Cinta, Aku yang Mana?
Silvarani
Flash
Bronze
Desa Istri
Silvarani