Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Sejarah
Bukan Perkara Darah
1
Suka
3,001
Dibaca

"Darah ini kuning, Jenderal! Eh, maksudku, Sayang! Darah ini kuning, Sayang! Aku sudah paham sejak Tuhan pertama kali membukakan mataku di dunia ini pada suatu orde!"

"Bukanlah! Darah ini jelas-jelas merah! Pertama kali aku hadir ke dunia ini, darah ibuku yang menempel di kulitku itu berwarna merah, Sayang!"

"Tapi mereka berkata bahwa lebih aman lagi jika darah ini biru, Sayang! Kalau tidak, minimal mendekat ke arah itu."

"Tapi lebih aman lagi, kalau kita paham dengan permainan dunia bahwa darah ini bisa hitam, Sayang! Jadi, kita tak melayang di atas langit dan tak tenggelam di bawah laut."

"Baik-baiklah kita jadi orang! Maka surgawinya, kita akan menyadari bahwa darah itu putih, Sayang!"

"Hmm.. Darah itu putih di atas podium, Sayang! Namun, realistislah! Darah itu abu-abu!"

"......,"

"Bagaimana? Sepakat, Sayang?"

"Hmm baiklah! Darah ini abu-abu. Ya, abu-abu."

"Mari bermain di zona itu."

".....,"

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Sejarah
Flash
Bukan Perkara Darah
Silvarani
Novel
Sandal Jepit dan Kaos Oblong
Umar alattas
Novel
Hong, Qilin, dan Dua Negeri
Petrus Setiawan
Novel
Ratu Emas Sang Mafia K-Pop
Titah Kesumawardani
Novel
Gold
Buya Hamka
Falcon Publishing
Novel
Bronze
Asisten Dokter: Pengganti Tugas Nyonya
Desy Cichika
Novel
Bronze
Prahara Diakhir Tahta
Fitri Yeni Musollini
Novel
Bronze
Satru Mataram [Sepasang Pendekar Pedang Cinta]
Sri Wintala Achmad
Novel
Sajak Kelam Para Terbuang
Temu Sunyi
Novel
Bronze
Pergi dan Kembali
Wahid Irawan
Novel
Salah Masuk Kamar : Terperangkap Hati Sang Penguasa Gelap
Titah Kesumawardani
Novel
Bronze
Garis Waktu yang Terulang
Dimas Adiputra
Novel
Wounds, Promiss and Fates
Ira A. Margireta
Novel
Threads of Destiny
Yuwi Unnie
Novel
Pengantin yang terlahir kembali
hiskiana
Rekomendasi
Flash
Bukan Perkara Darah
Silvarani
Flash
Bronze
Saikoro Kokoro No Tomo
Silvarani
Flash
Bronze
Upacara Kemerdekaan Tersepi
Silvarani
Cerpen
Bronze
Dua Abah dan Dua Anak Perempuanya dari Pantura dan Parahyangan
Silvarani
Flash
Bronze
Pernikahan Politik
Silvarani
Flash
Bronze
Europe Trip bersamamu dan Keluarga Kecilmu
Silvarani
Cerpen
Bronze
Pemimpin Seorang Pemimpin
Silvarani
Flash
Bronze
Cara Sastra Berperkara
Silvarani
Cerpen
Bronze
Neon Ghost Cafe
Silvarani
Flash
Bronze
Sahur di Taman Lawang
Silvarani
Cerpen
Bronze
Putri Beras Putih's Love Story
Silvarani
Flash
Bronze
Politikus adalah Pemain Golf Jenius
Silvarani
Flash
Bronze
Rest Area Pantura
Silvarani
Flash
Bronze
Two Divers
Silvarani
Cerpen
Bronze
Maaf Malam Minggu ini Aku di Lubang Buaya, Sayang
Silvarani