Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Apa yang Benar-Benar Betul?
16
Suka
21,750
Dibaca

Pada waktu yang dulu sekali, mimpiku satu-satunya dicuri.

Mimpi di mana aku terbangun pada dunia yang punya pagi, dini, siang, petang, juga malam dan sore hari (aku tahu namanya dari datuk dalam mimpi). Pokok lama di depan jendela menjadi lebih indah dan dunia yang kulihat lewatnya lebih luar biasa lagi. Aku dapat menyaksikan langit jingga atau biru dengan awan serupa naga meliuk dan semua warna yang tidak akan kutemukan sebelumnya pada langit. Bintang dan bulan sibuk bertukar peranan dengan matahari. Burung dan kumbang di jendela bernyanyi, berbual riang.

Aku tidak faham mengapa dan siapa pencurinya, yang aku tahu: ketika aku tertidur pada hari berikutnya, kota beserta langit kehilangan warnanya. Seperti ada penghapus besar yang menghilangkan semua warna dalam mimpi. Dan waktu hanya berhenti pada fajar serta pagi hari.

Mimpi yang dicuri bukanlah soalan yang menyenangkan, jelas saja.

Mati-matian aku mencari pencuri, tetapi dia tidak meninggalkan petunjuk apapun. Bertanya pada peniaga di pasar, aku dikira sinting, katanya tidak boleh melawan semesta yang hanya memiliki waktu dini dan pagi hari.

Bertanya pada pokok di jendela juga tidak bisa. Pokok bercakap bahasa yang berbeza dari manusia. Begitu juga dengan kepik totol, aku tidak memahami ucapannya.

Jadi siapa? Siapa yang boleh memberiku petunjuk? Siapa yang dapat kembali menunjukkan dunia yang sebenar padaku?

Waktu merangkak, aku beranjak dewasa. Pencuri mimpi tetap tidak dijumpai, aku perlahan-lahan mula percaya bahawa diri kecilku sinting. Mungkin dia banyak berangan-angan, maka tidak boleh lagi membezakan antara mimpi dan nyata.

"Memang apa yang nyata, apa yang mimpi?"

Di jendela dengan tunggul pokok tua, yang sudah ditebang kerana keropos, seseorang bertengger. Membawa banyak poket kain di tali pinggangnya. Dia memakai topeng penguin, omong-omong selera berpakaiannya buruk sekali. Tetapi apa yang membuatku tercenung adalah pertanyaannya bukan pakaian atau poket atau topengnya.

"Saya tanya, apa yang kamu fikir nyata dan apa yang mimpi, di dunia yang kita tidak ketahui benar batas betul atau salah?"

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (11)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Theory: The Reason I'm Single
Dhincaa
Novel
Bronze
Warna-warna Hidup Casya
@Fatamorgana16
Flash
Apa yang Benar-Benar Betul?
kanun
Flash
Bronze
Tiga Rasa Almond
Silvarani
Novel
Gold
My Secret Identity
Bentang Pustaka
Novel
TERKATALIS
diatama
Novel
Allah's Plan is Perfect
alviiswari
Komik
Mirage
Dewi Anggraeni (Brownieck)
Novel
Bronze
Air Mata Sahara
Tri Suci Maryam
Novel
Behind The Rocks
Retha
Novel
Menanti Hujan Teduh
Isti Anindya
Novel
Hari Kemarin
M Ilhamsyah
Cerpen
Bronze
Pesan maaf Inka
Desy Sadiyah Amini
Skrip Film
BEBAS
ulfatul Khairah
Skrip Film
Adam
Yurgen Alifia Sutarno
Rekomendasi
Flash
Apa yang Benar-Benar Betul?
kanun
Novel
Bagaimana Cara Bahagia Selamanya?
kanun
Flash
Jangan Tanya Jaraknya
kanun
Flash
Perkara Bintang yang Tak Kunjung Ditemukan
kanun