Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Ayahku koruptor
3
Suka
11,561
Dibaca

Pak Budi hidup bergelimang harta, wajah publik yang ia tunjukan adalah menjadi seorang yang bijaksana dan dermawan namun sayang; uang itu adalah jeri payah petani yang mengais pundi uang untuk makan setiap hari. Andai saja pemerintah lebih sadar jika masyarakat, lapar dan haus karena ulah pak Budi.

Subsidi beras yang menipis membuat kaum menengah kebawah antri dengan mengemis, dengan janji-janji manis saat pemilu tiba.

Cakra menyadari hal itu, Ayahnya mengkuliahkannya di jurusan hukum dengan uang haram itu, entah sampai kapan akan ketahuan. Cakra membaca tulisan diana; gadis yang ia taksir sejak SMA itu dengan seksama di laptopnya, tema hari ini adalah, kekuasaan rezime palsu, tulisan itu membuatku merinding.

Pilar-pilar kokoh dengan bangunan putih megah itu, agung. Para maling berdasi merah—menaiki mobil mewah dengan makan mengunakan sendok emas, bersiap menyuarakan haknya, katanya,

"Demi kemajuan rakyat." Mereka terpilih dengan koalisi dan berbangga hati, menginjak kami—rakyat yang terlihat lemah, mengais pundi rejeki terikat tali pajak sampai mati. Bukan berbelas kasih, diperas lintah darat, ya! Mengais pundi-pundi tangis perhari.  

Kelaparan, melanda kemiskinan struktural ya! Sejak kapan, Indonesia menikmati kekayaannya? Oh—sejak pejabat, berjoget ria! Bagaimana masyarakat marah. Menjarah, merusak bukankah harusnya yang cemas Indonesia. Mengapa? Ya, kita menuntut hak saja tidak didengar, bagaimana kemajuan bangsa.

"Demi Indonesia," Lantangnya, mirisnya—keadilan yang entah dimana ujungnya dan akhirnya mati.

Rakyat dibungkam, buku dijarah, pemuda-pemudi menuntut aksi dan disini diam tak berbudi.

 Masyarakat, marah. Harusnya pejabat korup itu diadili, Bukan diasingkan sementara, atau di nonaktifkan. Aku benci kerusakan, oh tentu! Siapa yang tidak benci. Semakin, banyak dikoarkan semakin tuli. 

Bukannya tikus itu harus dibasmi, kita hidup dikerajaan tikus yang mengenakan dasi.

Rezime menghalalkan cara untuk menang! Menang diatas kekuasaan yang kalian tindas. Hanya menceritakan tikus berdasi, yang suka ongkang-ongkang kaki.

Dada cakra sesak, lidahnya kelu. Ia bertanya pada Diana, "Ana, Andai kalau lu temenan sama anak koruptor gimana?" tanya secara tiba-tiba membuat dahi diana menyerit,

"Gua jauhin sih, mereka semua hama dan satu lagi, gua berharap seluruh koruptor di hukum mati, jangan masa tahanannya yang di potong."

Cakra hanya menarik napas berat, andai Diana; sang pujaan hati mengetahuinya apakah yang akan ia lakukan atau akan menjauhin secara perlahan.

"Kalau gua anak koruptor menurut lu gimana?" Tanya cakra, diana menatap manik mata cukup lama.

"Gua percaya, kalau bapak lu orang baik dan itu yang buat gua ngerasa Indonesia akan maju."

Cakra terdiam, membisu. Keheningan hari itu menutup semua cela kehidupannya, kebenaran ini jangan sampai terdengar ditelinga gadis manis itu.

"Tumben lu tanya gini, pasti tulisan gua bagus yah makannya lu ngerasa sesak napas."Tanya Diana kemudian, Cakra hanya mengangguk dan mengelus kepala Diana perlahan. "Gua harap, pertemanan kita langgeng yah, Ana."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Ajari Aku Syahadat Cinta (Novela Edisi Revisi)
Imajinasiku
Skrip Film
Kata Sandi
Fey Mega
Flash
Remahan
Ariq Ramadhan Nugraha
Flash
Ayahku koruptor
Reveniella
Skrip Film
SAH!
Rinaha Ardelia (Seorin Lee)
Flash
SEKALI SAJA
Sera Summer
Flash
Glasgow Coma Scale
Indah Azhari
Novel
Fatamorgana Cinta si Zein
Gusty Triyanto
Skrip Film
Sekolah Menjadi Ayah
Lotus Kecil
Skrip Film
I Call You, Mei
Rima Selvani
Cerpen
Bronze
Sang Penghancur
Hekto Kopter
Flash
Bukan Pujangga Bermulut Manis
pelantunkata
Cerpen
Bronze
Pertemuan Apa Pertemuan?
Nuel Lubis
Novel
Gold
KKPK Ibu Baru
Mizan Publishing
Novel
Gold
Tujuh Puisi Cinta Sebelum Perpisahan
Mizan Publishing
Rekomendasi
Flash
Ayahku koruptor
Reveniella
Flash
Aku
Reveniella
Cerpen
Hadriyam (2)
Reveniella
Flash
Apakah Aku Pantas Dicintai?
Reveniella
Cerpen
HARDARIYAM
Reveniella
Flash
Anggap Aku Rumahmu
Reveniella
Flash
Roda berputar
Reveniella
Novel
Qurencia
Reveniella
Flash
Retak
Reveniella
Cerpen
Laki-laki Tidak Bercerita
Reveniella
Flash
Matinya sang pelukis
Reveniella
Novel
First place in my heart
Reveniella
Novel
Lily and the mask
Reveniella
Novel
Rumah ke Rumah
Reveniella
Flash
Ujaranku pada kematian
Reveniella