Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
BANGSAWAN Nggak bisa donor darah
1
Suka
485
Dibaca

BANGSAWAN TIDAK BISA DONOR DARAH

Akhir-akhir ini media massa ramai dengan berita tentang tas branded palsu artis sinetron terkenal di Indonesia. Baik media mainstream, maupun media tanpa SIUPP. Masing-masing berlomba menyajikan berita terkini yang paling panas, melebihi panasnya seduhan kopi.

Di sebuah warung kopi yang tidak pernah takut bersaing dengan SETARBAK -Jaringan kafe internasional berlogo ikan duyung (Dugong)- terjadi percakapan yang seru, penuh argumentasi dan debat kusir -tanpa kuda.

“Lo yakin kalo tas brendid itu palsu?” tanya Ibnu -driver ojol Grape- pada rekannya, Arifin.

“Yakin bangetlah, Nu! Buktinye kan banyak.”

“Gue sih percaya kalo tas itu asli. Kan udah klarifikasi sertipikat!” sanggah Ibnu, mantap.

“Semalem di Tipiwan, rame bro debat antara Boi Karyo, Ade Warmindo, Ricko Garing, terus satu lagi siape tuh, Budayawan nyentrik yang suka sarungan?! Nggg!” Arifin berusaha mengingat nama seorang tokoh publik.

“Sukiwo Bejo!” celetuk Juned sambil mencomot gorengan tahu isi Wagyu beef cincang (gaya bingit).

“Oh, iye!” Ipin manggut-manggut, setuju.

“Gue sih gak demen loh liat muka Boi Karyo,” ungkap Ibnu, datar. “Nggak kayak orang intelek. Malah kayak wong ndeso!”

“Biar gitu-gitu, Boi Karyo turunan Bangsawan, loh!” terang Juned, dengan mulut terus mengunyah, mirip sapi di kandang.

“Masa?” tanya Arifin, tak acuh. Lalu dia meneguk sisa kopinya yang sudah tinggal ampas.

“Bener, bro! Coba gugling deh!” saran Juned, yakin.

“Nggak ngaruh, udah jaman e-ay (AI) sekarang!” Ibnu mencibir.

“Jadi Bangsawan itu nggak enak! Nggak bisa donor atau transfusi darah,” tiba-tiba Pak Heru, pensiunan PNS yang sedang ngopi juga, ikut berkomentar.

“Emang kenapa, Paaak?!!” Ibnu, Arifin dan Juned, kompak bertanya serius.

“Karena darah biru,” jawab Pak Heru, singkat.

Setelah membayar kopi, orangtua itu bangkit berdiri, lalu permisi dengan alasan ingin BAB. Ketiga driver ojol itu cuma bisa nyengir kuda -tanpa kusir- sambil menggerutu.

***

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
BANGSAWAN Nggak bisa donor darah
Heru Sandy
Flash
Bronze
MITOS BATU KATANYA?
Siti rokhmah
Komik
Bronze
SMKPreet
lam21 EnT
Cerpen
Bronze
Panen Manggis, Nyawa hampir Menangis
Bang Jay
Flash
Bronze
Kamu Pilih Siapa?
Reyan Bewinda
Komik
Bronze
AFTER MARRIAGE
Agam Nasrulloh
Cerpen
Dinul Making Love
Annisa Putry
Flash
SIRKUS HEMAT
Wulan Kashi
Komik
Bronze
She's Not My Girlfriend?
Verda Ravan Varnesa
Flash
Bronze
Nazilla Core: Logika Anak vs Emosi Emak
Desy Cichika
Cerpen
Menunggu Hukuman Mati
Noer Eka
Cerpen
Bronze
Tetangga Berisik
Rama Sudeta A
Cerpen
Cintaku Bertepuk Sebelah Treadmill
cahyo laras
Cerpen
Bronze
Dravoryans: Kota Goblin, Monumen Es, dan Ranjau yang Dilupakan
Darian Reve
Cerpen
Sabotase
Yudhi Herwibowo
Rekomendasi
Flash
BANGSAWAN Nggak bisa donor darah
Heru Sandy
Novel
KUMPULAN CERITA KOMEDI SINGKAT
Heru Sandy
Flash
NYOBAIN MIE NGACOAN
Heru Sandy