Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
BANGSAWAN Nggak bisa donor darah
2
Suka
1,177
Dibaca

BANGSAWAN TIDAK BISA DONOR DARAH

Akhir-akhir ini media massa ramai dengan berita tentang tas branded palsu artis sinetron terkenal di Indonesia. Baik media mainstream, maupun media tanpa SIUPP. Masing-masing berlomba menyajikan berita terkini yang paling panas, melebihi panasnya seduhan kopi.

Di sebuah warung kopi yang tidak pernah takut bersaing dengan SETARBAK -Jaringan kafe internasional berlogo ikan duyung (Dugong)- terjadi percakapan yang seru, penuh argumentasi dan debat kusir -tanpa kuda.

“Lo yakin kalo tas brendid itu palsu?” tanya Ibnu -driver ojol Grape- pada rekannya, Arifin.

“Yakin bangetlah, Nu! Buktinye kan banyak.”

“Gue sih percaya kalo tas itu asli. Kan udah klarifikasi sertipikat!” sanggah Ibnu, mantap.

“Semalem di Tipiwan, rame bro debat antara Boi Karyo, Ade Warmindo, Ricko Garing, terus satu lagi siape tuh, Budayawan nyentrik yang suka sarungan?! Nggg!” Arifin berusaha mengingat nama seorang tokoh publik.

“Sukiwo Bejo!” celetuk Juned sambil mencomot gorengan tahu isi Wagyu beef cincang (gaya bingit).

“Oh, iye!” Ipin manggut-manggut, setuju.

“Gue sih gak demen loh liat muka Boi Karyo,” ungkap Ibnu, datar. “Nggak kayak orang intelek. Malah kayak wong ndeso!”

“Biar gitu-gitu, Boi Karyo turunan Bangsawan, loh!” terang Juned, dengan mulut terus mengunyah, mirip sapi di kandang.

“Masa?” tanya Arifin, tak acuh. Lalu dia meneguk sisa kopinya yang sudah tinggal ampas.

“Bener, bro! Coba gugling deh!” saran Juned, yakin.

“Nggak ngaruh, udah jaman e-ay (AI) sekarang!” Ibnu mencibir.

“Jadi Bangsawan itu nggak enak! Nggak bisa donor atau transfusi darah,” tiba-tiba Pak Heru, pensiunan PNS yang sedang ngopi juga, ikut berkomentar.

“Emang kenapa, Paaak?!!” Ibnu, Arifin dan Juned, kompak bertanya serius.

“Karena darah biru,” jawab Pak Heru, singkat.

Setelah membayar kopi, orangtua itu bangkit berdiri, lalu permisi dengan alasan ingin BAB. Ketiga driver ojol itu cuma bisa nyengir kuda -tanpa kusir- sambil menggerutu.

***

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
BANGSAWAN Nggak bisa donor darah
Heru Sandy
Cerpen
Bronze
Si Gembul Sahabatku
Pena Sastra
Flash
Bronze
Lon-te "Lontong Sate"
Sunarti
Flash
Apel untuk Doktor
Adinda Amalia
Flash
Bronze
Brandal yang tersakiti
penulis kacangan
Flash
Bronze
Memadu kasih
penulis kacangan
Cerpen
Tugas Akhir Mahasiswa Sastra Mancing
KusumaBagus Suseno
Cerpen
Dravoryans: Kabut Ungu dan Dewa Tai
Darian Reve
Flash
Bronze
Kamis Bahagia
Arif Holy
Cerpen
Bronze
My Cat is My Handsome?!
zahro ikrima
Cerpen
Standar Kenyang Indonesia
Rie Yanti
Flash
LIDAHMU MEMBUNUHMU
Ratna Arifian
Cerpen
Bronze
Kang Peras
Dewi Fortuna
Flash
Kesabaran Sang Sosialita
Freya
Cerpen
BALADA BOSS SUPER MODEL
Zirconia
Rekomendasi
Flash
BANGSAWAN Nggak bisa donor darah
Heru Sandy
Flash
NONTON KONSER SAMPAI BESER
Heru Sandy
Flash
NYOBAIN MIE NGACOAN
Heru Sandy
Cerpen
"MENDADAK SOLEH" DI RAMADHAN
Heru Sandy
Flash
ASAL JANGAN SUAMI SAYA
Heru Sandy
Flash
JOB FAIR BIKN APES
Heru Sandy
Flash
HP AYPON DI ANTRIAN BANSOS
Heru Sandy
Flash
NIKAH EKSPIRED DUA MINGGU
Heru Sandy
Flash
CALEG MODAL DENGKUL
Heru Sandy
Cerpen
HAJI SOLEH & SERTIFIKASI HALAL
Heru Sandy