Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Jangan Tanya Jaraknya
23
Suka
36,254
Dibaca

"Hey, siapa saja yang ada di bulan?" Tempo hari, kamu meneleponku pada tengah malam yang tanpa bintang tanpa bulan.

"Banyak, sangat banyak. Ada tuan puteri dan kesatria, bangau biru, tokek bertotol, air dingin, telur salju hingga dinosaurus.

"Bagaimana mungkin semua yang pernah ke bulan nggak bisa melihat mereka?"

"Hmmm... sepertinya ketika sampai di bulan, janganlah kamu berpakaian macam antariksawan yang hendak mengambil sampel makhluk asing. Itu mengerikan. Pakailah pakaian macam pelancong: topi pantai, kemeja flamboyan, bawa tikar atau kamera. Bawa alat selam juga bagus, kudengar pantainya sudah dibuka lagi oleh tuan puteri. Oh ya! Bawa plastik atau beg kain besar untuk menangkap bintang ya."

Kamu berdeham di ujung telepon, seolah-olah faham betul. Aku yakin disertai dengan anggukan, walaupun aku tidak bisa melihatmu. Inilah satu perkara yang menggembirakan semasa bercakap denganmu: kamu tidak pernah menertawakan cerita-cerita sintingku (kerana beberapa orang menganggapku sinting).

"Tau darimana sih hal begitu?"

"Kabar burung dari kelinci ungu."

"Ah ya ... Kamu tau jarak ke bulan? Sekiranya ada waktu, mungkin kita boleh piknik di bulan bersama kelinci ungu dan tuan puteri tadi."

Aku terdiam.

Kamu memanggil-manggil namaku, mungkin mengira bahawa aku tertidur.

Tidak aku tidak tidur. Aku tidak pernah tidur saat malam mengungkung. Tetapi mendengarmu berkata begitu aku jadi sedih. Sangat sedih.

"Jangan tanya padaku jarak ke bulan, aku sudah lupa, sudah pergi terlalu lama."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (14)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Jangan Tanya Jaraknya
kanun
Novel
Suatu Ketika di Mulhouse
Adella
Novel
Bronze
Batu Selomita
YOHS SUWONDO
Novel
Gelato for My Lame Life
DWI CAHAYA LESTARI
Novel
Kepada Wanita yang Kusebut Ibu
Vanilla Hara
Skrip Film
Let's Do It!
Vika Rahelia
Flash
Bronze
Warisan
silvi budiyanti
Cerpen
Bronze
Jaket dengan Lubang Bekas Peluru
Habel Rajavani
Novel
Bukan Generasi Halu
manna wassalwa
Skrip Film
NEAR (script)
Dheajeng Novida
Flash
Setelah Gelap Datang
Rafael Yanuar
Flash
Merinci segala-gala
Berkat Studio
Flash
Bronze
Warung Tetangga Bangkrut
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Takutlah pada orang yang takut padamu
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Goresan pena
Langitttmallam
Rekomendasi
Flash
Jangan Tanya Jaraknya
kanun
Flash
Apa yang Benar-Benar Betul?
kanun
Novel
Bagaimana Cara Bahagia Selamanya?
kanun
Flash
Perkara Bintang yang Tak Kunjung Ditemukan
kanun