Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
PANAS
0
Suka
1,625
Dibaca

Hari yang kutunggu-tunggu itu datang juga. Dengan sepatu lari andalan ku, aku mulai melakukan pemanasan dengan tim ku. Tidak lama, hanya 5 menit.

Setelah makan sedikit coklat untuk memacu energi, dan menegak sedikit air, aku masuk ke trek itu. Aku akan menang.

---

Nafasku terasa sesak sekali, tidak beraturan. Kalau saja bukan karena teriakan-teriakan dari belakang yang terus memacuku, mungkin saja aku sudah jatuh dan tersungkur di trek lari ini.

Aku mencoba menggerakkan kaki ku dengan sangat cepat, tapi tetap saja satu dua lawan di kanan-kiri ku mulai menyalip sedikit demi sedikit.

Aku mengingat segala latihan yang kulakukan hari demi hari, keringat demi keringat yang kukucurkan tiap hari. TIDAK! Aku tidak akan kalah.

“LETS GO ROBI!!!! BALAP SEMUANYA!!!”

Aku yang sedang berlari dengan setengah sadar tidak bisa menghindar dari sorakan teman-teman dan keluarga ku itu. Aku menggerakkan kaki ku seperti itu adalah larian terakhir ku, aku memompa seluruh otot ku, pikirian ku, semua nya!

Satu dua lawan berhasil kusalip, AYO ROBI 1 METER LAGI!!! Teriak ku dalam hati. Aku menyemangati kaki ku yang panas nya sudah seperti mesin motor balap.

Oh tuhan, sekarang garis persis 5 cm di depan ku. Nafas ku yang sudah tak beraturan, otot ku yang bekerja luar biasa keras, apakah akan terbayar?

---

“Tidak apa, rob”

“Masih ada lomba bulan depan kok, rob”

Ucapan dari kanan-kiri itu bagai terbang saja di atas kepalaku. Badan ku yang panas bagai mesin yang dipaksa kerja non-stop, Kepala ku yang terasa mabok seperti telah minum semalaman, dan hati ku.. hati ku bagai ditolak seseorang yang telah lama kukejar, sakit tak terbilang.

Aku hanya menatap ke bawah. sesekali mendongak keatas dengan penglihatan yang masih kabur, tersenyum seadanya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
PANAS
Maruki
Novel
Heaven
Dwi nurbaiti
Cerpen
Tanah yang Ditinggalkan
Yovinus
Cerpen
The Silent Garden Within Elena
mahmudah romadhona
Cerpen
Bronze
Halte Kehidupan
Nuniek Sobari
Flash
Pagi yang Terlalu Dini untuk Menguatkan Diri
Tsalits Fz
Cerpen
Takhta yang Mulia
Achmad Afifuddin
Flash
Bronze
Parallel Myself in Kanagawa Morning
Silvarani
Novel
Not There Yet, But Still Here
Renny Widia Astuti
Cerpen
Get Rich Overnight
Rizki Mubarok
Cerpen
Yang Dia Pilih Saat Dunia Ditawarkan
Siti Sulha Darmaini
Cerpen
Bronze
PERTARUNGAN
Khoirul Abidin
Cerpen
Bronze
Dia Yang Tidak Butuh Pujian
T. Filla
Novel
Cita Punca Prawira
elrena._
Novel
RUANG UNTUK SALAH
Dwi Fitriyaningsih Handoko
Rekomendasi
Flash
PANAS
Maruki
Cerpen
Nemo
Maruki