Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Arganta
0
Suka
14,413
Dibaca

Senja merekah, daun-daun berguguran menyesakan jalan. Di depannya berdiri seorang manusia. Seseorang yang memiliki alis tipis dengan matanya yang penuh gairah. Ialah Arganta. Arganta adalah seorang pekerja yang tekun bagi keluarganya. Tapi itu dulu. Sekarang ia sendirian, bahkan untuk datang ke depan rumah ini saja ia enggan. Ia seperti merasakan ada beban berat selama perjalanannya ke sini.

Sudah berhari-hari ia merencanakan untuk datang berkunjung, tapi entah mengapa selalu tak jadi. Mungkin karena pekerjaannya sebagai Hakim lebih menyita waktu Arganta. Ya, ada sedikit penyesalan di dalam hatinya. Mengapa tak sejak kemarin ia datang kemari.

Sebentar lagi gelap, tapi entah mengapa kakinya belum mau enggan untuk beranjak. Air matanya jatuh menitik jalanan.

“Apakah aku berdosa?” kata Arganta menyesal. Ia menyeka matanya dengan tangannya dan berdoa semoga ia dalam keadaan baik-baik saja.

“Harusnya aku mendengarkan ucapannya,” sekali lagi Arganta menyesali. Ia berjalan dengan mantap pada akhirnya. Memasuki pelataran rumah yang dipenuhi daun-daun yang berguguran. “Sudah cukup berbual,” ia menyesali perbuatannya belakangan hari ini yang dirasanya seperti sosok yang bermulut besar di depan rekan kerjanya. Arganta tak tahu harus berbuat apa. Semakin ia diam semakin ia akan kehilangan istrinya.

Perlahan gemerisik air mengucur dari atap rumah dan Arganta mulai meninggalkan tempatnya. Di depannya berdiri seorang perempuan paruh baya dengan wajah sendu menanti kehadiran seseorang. Ketika ia melihat ada Arganta, muncul wajah puasnya.

“Kenapa tidak mendengarku? Lihat akibatnya, kan!” ucapnya.

Memang Arganta tak punya siapa-siapa dan ia sendirian harus menghadapinya. Hingga suatu ketika ia harus menerima itu dan berani masuk ke dalam rumah orang tuanya, dan di sana ia bersimpuh di bawah kaki ibunya.[*]

November 2025.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Arganta
Donny Setiawan
Skrip Film
Suami Akhir Pekan (Skrip)
Farida Zulkaidah Pane
Flash
Berkomunitas
Berkat Studio
Flash
Flower Crown
Keyda Sara R
Flash
Bronze
Resonansi di Kedalaman
Arsualas
Flash
Bronze
PERAHU KERTAS
Christin Meirdhika
Flash
Bronze
Pernikahan Politik
Silvarani
Novel
Gang Merpati
Anon1m
Flash
Bronze
Peri-Peri Mungil
anjel
Flash
Bronze
APA SALAH KAMI, MAMA?
Safinatun naja
Skrip Film
RETORIKA IBU
Lukyana Arsa
Flash
Jam Lima
SIONE
Flash
Salah Siapa?
Sri Marflowers
Flash
30 Detik
Fann Ardian
Flash
10 Days Without Permission
lidia afrianti
Rekomendasi
Flash
Arganta
Donny Setiawan
Flash
Adera Lina
Donny Setiawan
Flash
Jalan Groove
Donny Setiawan
Flash
Stasiun
Donny Setiawan
Flash
Balasan Pesan
Donny Setiawan
Flash
Perempuan
Donny Setiawan
Flash
Delana
Donny Setiawan
Flash
Bintang
Donny Setiawan
Flash
Chandramaya
Donny Setiawan
Flash
Tembok dan Jendela
Donny Setiawan
Cerpen
Bronze
Misteri Hilangnya Penjaga Perpustakaan
Donny Setiawan
Flash
Gasan Rahmi
Donny Setiawan
Cerpen
Rendra dan Tulisannya
Donny Setiawan
Cerpen
Bronze
Korban Sang Arquebus Jawa
Donny Setiawan
Cerpen
Misteri Hantu Rumah Kosong
Donny Setiawan